Jangan Sepelekan yang Kecil (2)

Share this
  • 163
  •  
  •  
  •  
  •  
    163
    Shares

Kita sering tidak menyadari bahwa sesuatu yang kecil itu bisa merusak kita.  Rumah kita bisa cepat rusak karena ada lubang kecil yang menyebabkan air hujan masuk ke dalam rumah kita. Badan akan terasa meriang apabila ada lubang kecil di gigi kita.Begitupula dalam kehidupan kita, sesuatu yang kecil dan kita abaiakan bisa menghancurkan hidup kita.

Beberapa contoh ”penyakit” kecil yang bisa merusak kita antara lain pernyataan-pernyataan yang seolah positif tapi bisa menjerumuskan. Contohnya, “Saya sudah tahu; Saya orangnya memang begini, dan  Hiduplah mengalir seperti air…

Saya sudah tahu

Pernyataan saya sudah tahu membuat kita enggan belajar.  Lebih parah lagi kalau ada yang menyatakan, ”Saya kenal dia sejak kuliah dulu, saya tahu isi kepalanya.”

Mestinya kita tahu bahwa manusia itu bukan benda mati. Manusia itu hidup dan dinamis. Manusia adalah mahluk pembelajar. Boleh jadi ketika kuliah ilmunya di bawah kita, namun bila dia banyak belajar ilmunya bisa jauh lebih baik dibandingkan kita. Betapa banyak kita jumpai seorang murid yang akhirnya lebih pintar dibandingkan gurunya.

Bila kita punya penyakit ”saya sudah tahu” sesungguhnyalah ketika itu kita telah berhenti berkembang. Orang lain terus maju berkembang dengan ilmu-ilmu barunya sementara orang itu stagnan dan akhirnya ditinggalkan zaman.

Saya orangnya memang begini

Sering saya mendengar orang yang sedang dinasehati, ikut training maupun seminar yang berkomentar, “Saya orangnya memang begini, mau diapa-apain saja tidak akan berubah. Udah gak usah nasihatin saya, gak mungkin saya berubah…”

Bila kita punya penyakit ini, maka hati kita semakin keras, tidak mau menerima nasihat dan tidak mau berubah ke arah yang lebih baik. Setiap masukan, kritik atau saran yang membangun dianggap sebagai hujatan dan penghinaan.

Baca Juga  Fokus itu 80:20

Hiduplah mengalir seperti air

Kita tidak perlu merencanakan hidup kita, biarkan hidup itu mengalir toh setiap air yang mengalir selalu menuju ke laut.  Sebenarnya tidak semua air yang mengalir selalu menuju ke laut, ada juga yang ke comberan, septic tank dan tempat-tempat kotor yang lain. Bila Anda tak merencanakan hidup Anda jangan menyesal bila nanti di masa tua ternyata Anda berada di “comberan”…

Salam SuksesMulia!

Bila manfaat silahkan tulisan ini dishare ke teman-teman Anda.

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @jamilazzaini


Share this
  • 163
  •  
  •  
  •  
  •  
    163
    Shares

11 comments On Jangan Sepelekan yang Kecil (2)

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer