Impoten Batin

Share this
  • 387
  •  
  •  
  •  
  •  
    387
    Shares

Salah satu penyakit yang ditakuti laki-laki adalah impoten. Bukan hanya laki-laki yang dirugikan, sang istripun bisa merana dan tak bahagia. Penyakit impoten sangat mudah dideteksi dan dikenali oleh sang penderita maupun pasangan hidupnya.

Ternyata impoten bukan hanya fisik, tetapi juga bisa menyerang batin seorang laki-laki. Kapan itu terjadi dan apa ciri-cirinya? Pertama, ketika seorang suami merasa lemah dan merasa tidak sanggup menafkahi keluarganya. Akhirnya ia “memaksa” istrinya untuk berkarir dan mencari nafkah.

Apakah wanita tak boleh berkarir dan mencari uang? Tentu boleh, tetapi itu harus atas kesadarannya sendiri bukan karena “paksaan” suaminya. Tugas suami itu bukan “memaksa” tetapi memberikan izin kepada istri. Impoten batin seorang laki-laki akan semakin parah apabila ia tega-teganya membebankan tanggungjawab keuangan keluarga juga kepada sang istri.

Kedua, ketika sang istri lebih dominan dibandingkan suami. Dominasi istri belum tentu karena kesalahan istri, boleh jadi karena kelamahan sang suami. Kita semua paham, suami adalah pemimpin rumah tangga. Tetapi saat pemimpinnya malas, kurang bergairah, lemah dan tidak bisa dibanggakan, boleh jadi sang istri yang kemudian muncul mengambil alih peran suami. Dalam kondisi seperti inilah, impoten batin mulai menyerang suami.

Saat sang istri penghasilan atau pendidikannya lebih tinggi peran suami sebagai kepala keluarga harus tetaplah dominan. Bagaimana caranya? Berjuanglah lebih keras untuk meningkatkan kompetensi. Selain itu ciptakanlah berbagai pintu datangnya rezeki, kebahagian, dan kedamaian dalam keluarga. Suami jangan justru menjadi malas karena terbuai fasilitas yang diperoleh dari istri.

Sebagai pemimpin di rumah tangga, seorang suami juga seharusnya menjadi teladan bagi anggota keluarganya. Ia tahu kapan saat yang tepat mengeluarkan nasihat. Ia pun paham kapan saat telinganya harus lebih banyak dipakai untuk mendengar. Ia juga harus terus berlatih menjadi hebat dalam mengambil keputusan yang tepat. Bila peran ini dijalankan dengan baik, suami akan terhindar dari impoten batin.

Baca Juga  Bagaimana Agar Merasa Kaya?

Jadilah laki-laki yang tidak impoten batin. Karena impoten batin yang akut dan berkepanjangan boleh jadi akan benar-benar menyebabkan impoten yang sesungguhnya. Anggota tubuh yang seharusnya berperan vital justeru malah tidak berfungsi optimal. Wallahu’alam…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


TBnCbatch8



Share this
  • 387
  •  
  •  
  •  
  •  
    387
    Shares

20 comments On Impoten Batin

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer