Agar Punya Banyak Pilihan

pilihan.jpg

Kemarin saya update status tweet begini, “Orang yang hobinya jelek-jelekin perusahaan biasanya termasuk kelompok orang yang sedikit prestasinya, cobalah perhatikan.” Saya juga repost tweet lama, “Jangan meludah di sumur yang airnya kamu minum. Jangan jelek-jelekin perusahaan yang kamu masih menerima gaji darinya.”

Berbagai tanggapan muncul dari tweet itu. Banyak yang mendukung dan berkomentar positif, tapi ada juga yang berkomentar negatif. Ada pula yang berkomentar, “Kalau kita gak ada pilihan bagaimana? Jadi kita bisanya cuma jelekin perusahaan.” Benarkah tak ada pilihan? Anda menjelek-menjelekan perusaan itu adalah pilihan. Begitupun jika Anda diam itu juga pilihan. Dan, atas setiap pilihan Anda harus bersiap menerima konsekwensinya.

Banyak orang merasa tidak punya banyak pilihan. Ironisnya, disaat yang sama ia melakukan sesuatu yang negatif yang sejatinya itu juga pilihan. Orang semacam ini akan semakin lemah, terpuruk dan justru akhirnya hidupnya dikendalikan oleh pilihan orang lain. Bagaimana agar kita punya banyak pilihan?

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah tingkatkan kompetensi Anda. Apabila Anda memiliki kompetensi yang tinggi maka Anda akan memiliki “daya tawar” yang tinggi dengan pihak lain. Orang yang mempekerjakan Anda atau orang yang bekerjasama dengan Anda akan merasa takut kehilangan Anda. Kompetensi yang tinggi membuat Anda lebih dihargai.

Cara yang kedua, luaskan pengaruh Anda. Kompetensi yang sudah Anda miliki jangan simpan sendiri. Bagikan kepada banyak orang di perusahaan tempat Anda bekerja. Semakin banyak berbagi dengan penuh kesungguhan pengaruh Anda akan semakin luas. Dan ajaibnya, semakin banyak Anda berbagi ternyata ilmu, kompetensi dan kemampuan Anda justru semakin melejit sehingga semakin sulit disusul oleh orang lain.

Pertanyaan saya, seberapa tinggi kompetensi Anda saat ini? Coba tanyakan kepada orang-orang di sekitar Anda. Jangan cuma mengandalkan perasaan Anda karena ternyata perasaan kita sering salah. Merasa kita hebat padahal itu hanya perasaan kita saja, bukan pengakuan banyak orang.

Pertanyaan kedua, sudah seberapa sering Anda berbagi tentang apa yang sudah Anda kuasai? Jangan-jangan Anda termasuk orang yang egois, tidak mau berbagi. Atau Anda masih merasa malu untuk berbagi karena tidak punya ilmu public speaking? [Bila jawabannya YA, maka segeralah ikut Wanna Be Trainer (WBT), hubungi 0812-1632-0707]

Segera lakukan kedua hal tersebut, tingkatkan kompetensi dan luaskan pengaruh Anda, agar Anda terrmasuk orang yang punya banyak pilihan. Bukan menjadi orang yang tertindas, merasa lemah, dan merasa menjadi korban.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

One thought on “Agar Punya Banyak Pilihan”

  1. ali samsudin says:

    Alhamdulillah

Leave a Reply

Your email address will not be published.