Muliakan Istri

Istri itu harus dihormati dan dimuliakan. Sebaik-baik lelaki adalah yang terbaik memperlakukan istrinya. Istri bukan karyawan atau pembantu, dia adalah mitra Anda. Perlakukanlah istri Anda dengan terhormat.

Salah satu bentuk penghormatan terhadap istri adalah dengan cara TIDAK memanggil dengan panggilan yang tidak disukainya. Jangan panggil istri Anda dengan panggilan yang merendahkannya. Walau istri Anda sangat gemuk tidak baik memanggilnya “gembrot” atau “gentong.”

Rumah tangga yang harmonis pasti di dalamnya ada candaan antara istri dan suami. Tidak kaku, dan tidak saling menjaga jarak diantara keduanya. Suami tidak boleh merendahkan atau menghina istri walau dalam canda atau saat guyonan, karena itu menyakitkan.

Alkisah, ada seorang suami yang setiap hari selalu merendahkan istrinya. Saat bercanda ia merendahkan, apalagi saat sedang marah istrinya sangat direndahkan. Bahkan terkadang menyebut nama-nama binatang.

Suatu saat, suami dan istri ini berbeda pendapat. Agar perkelahian tidak didengar putra-putrinya ia sepakat pergi menggunakan mobil pribadi. Di tengah perjalanan, mereka melihat sekumpulan kambing yang sedang memakan rumput di lapangan. Kenakalan suami mulai muncul, “Itu saudara-saudaramu sedang makan rumput ya?”

Sang istri yang masih marah langsung menjawab, “Iya betul, itu adalah sekumpulan saudara iparku.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

16 thoughts on “Muliakan Istri”

  1. Nova says:

    Salam,,

    Heehehe,,,
    Mantap Kek,,, Inspiratif tapi nyantai
    Like this,,

    Salam SuksesMulia

    Nova
    JayaBerkah

  2. Hehehe… Istrinya cerdas.

    Sayang saya belum punya istri yang bisa saya muliakan :'(

    Mohon do’anya semoga tahun 2013 saya akan sudah beristri 🙂 walaupun saat ini belum ada calonnya 😀 (

    terima kasih atas guyonan fresh-nya guru

    Salam SuksesMulia

    sent via: http://brainmindtohappiness.wordpress.com/2012/05/31/elang-zuperb/

  3. gun gun says:

    he he .. terimakasih sekali pak jamil, setiap jum’at selalu membuat tersenyum … 😀

    Salam Sukses Mulia

    http://proposalmushola.blogspot.com/

  4. ngakak

    hehehe

    saya belum punya istri kek

    @dr_want

  5. @YuniMahmuro says:

    Mdh2an kelak suami saya bsa memuliakan saya 🙂 ,. Wlpn skrg blm pnya calon.. Tetapi mdh2an tahun dpan bsa lgs menjadi seorang istri.. 🙂 inspiring kek.. Terimakasih..

  6. mekoh1268 says:

    iya ya…

    istri saya kalau manggil saya suka pake panggilan yang…*kayak sayang…gitu…*

    Tapi kadang ada terusannya yangkung…*eyang kakung*…Terlalu…

    Tks Tulisan Ringannya Pagi Ini Guru…

    Happy Weekend All…

  7. ida busana says:

    lucu dan penuh inspirasi…
    terima kasih karena mengingatkan saya untuk memuliakan istri..

  8. bnd sila says:

    Alhamdulillah suami selalu memanggil ‘Say’ sjak mnikah smp skarang skalipun di dpn anak2. Tp sy share ke suami jg nih

  9. mbak Niek says:

    he he he….ba’da shubuhan baca artikel ini makin suegeeeer SUHU. two thumbs….;-)

  10. tantan says:

    selalu membahagiakan membacanya

  11. saepudin says:

    mantap kek.. hehehe..
    segerrr…
    minta do’anya ya ,, supaya tahun ini bisa nikah… 🙂

  12. inne says:

    klu q di panggil sma suami itu mamah,,,tp kdng” qu ska srng di pnggil kurus menyebalkan

  13. hahahah..upper cut yang mematikan

  14. Hariyono says:

    Saya mendoakan yg belum dapet jodoh di segerakan sama Allah dan yg sudah dipanjangkan umurnya dan jodohnya,..hehehe

  15. andine says:

    Hehehe
    Betul bgt
    Lelaki memang memanggil istri seperti itu

  16. linda says:

    Izin share…

Leave a Reply

Your email address will not be published.