Muliakan Istri

Share this
  • 849
  •  
  •  
  •  
  •  
    849
    Shares

Istri itu harus dihormati dan dimuliakan. Sebaik-baik lelaki adalah yang terbaik memperlakukan istrinya. Istri bukan karyawan atau pembantu, dia adalah mitra Anda. Perlakukanlah istri Anda dengan terhormat.

Salah satu bentuk penghormatan terhadap istri adalah dengan cara TIDAK memanggil dengan panggilan yang tidak disukainya. Jangan panggil istri Anda dengan panggilan yang merendahkannya. Walau istri Anda sangat gemuk tidak baik memanggilnya “gembrot” atau “gentong.”

Rumah tangga yang harmonis pasti di dalamnya ada candaan antara istri dan suami. Tidak kaku, dan tidak saling menjaga jarak diantara keduanya. Suami tidak boleh merendahkan atau menghina istri walau dalam canda atau saat guyonan, karena itu menyakitkan.

Alkisah, ada seorang suami yang setiap hari selalu merendahkan istrinya. Saat bercanda ia merendahkan, apalagi saat sedang marah istrinya sangat direndahkan. Bahkan terkadang menyebut nama-nama binatang.

Suatu saat, suami dan istri ini berbeda pendapat. Agar perkelahian tidak didengar putra-putrinya ia sepakat pergi menggunakan mobil pribadi. Di tengah perjalanan, mereka melihat sekumpulan kambing yang sedang memakan rumput di lapangan. Kenakalan suami mulai muncul, “Itu saudara-saudaramu sedang makan rumput ya?”

Sang istri yang masih marah langsung menjawab, “Iya betul, itu adalah sekumpulan saudara iparku.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Baca Juga  Ibu Sempurna

Share this
  • 849
  •  
  •  
  •  
  •  
    849
    Shares

16 comments On Muliakan Istri

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer