Terapi Integritas

Share this
  • 32
  • 1
  •  
  •  
  •  
    33
    Shares

Kata John C Maxwell, inti kepemimpinan adalah pengaruh. Selama seseorang memiliki pengaruh maka mereka bisa disebut pemimpin meski tidak menduduki jabatan formal. Semakin tinggi pengaruhnya semakin kuat kepemimpinan orang tersebut. Saya pernah ditanya oleh salah seorang direksi, “pak Jamil, agar kita memiliki pengaruh yang kuat, apa satu kata yang perlu ada dalam diri seorang pemimpin?” Saya menjawab singkat “integritas.”

Integritas itu keselarasan antara hati dengan ucapan dan tindakan. Ketiganya harus ada, apabila hanya keselarasan antara hati dan ucapan, itu namanya jujur. Sedangkan keselarasan antara ucapan dan tindakan sering disebut komitmen. Keselarasan antara hati, ucapan dan tindakan (HUT) ini perlu terus diasah dan dilatih, karena integritas itu proses panjang yang secara konsisten perlu dilakukan. Saya menyebutnya, Terapi Integritas. Bagaimana melakukan terapi integritas?

Pertama, berjanjilah kepada diri sendiri dan tepati janji tersebut. Janji bisa dimulai dari hal yang sederhana namun menantang. Misalnya, bagi Anda yang kelebihan berat badan dan ingin menurunkan berat badan, berjanjilah untuk makan nasi satu hari satu kali saja dan tidak mengkonsumsi gula. Saya sudah mempraktekkannya dan terbukti berhasil.

Konsistensi dalam memenuhi janji ini merupakan pondasi kuat bagi kita untuk memiliki integritas diri yang kuat. Terbiasa menepati janji kepada diri sendiri akan melatih kita terbiasa menepati janji kepada orang lain.

Kedua, berjanjilah kepada orang lain dan tepati janji tersebut. Berjanji kepada orang lain bisa dimulai dengan berjanji kepada orang yang terdekat atau kita cintai. Berjanji kepada pasangan hidup, berjanji kepada orang tua, berjanji kepada anak, berjanji kepada saudara dan penuhi janji itu sesulit apapun. Apabila Anda sudah terlatih menepati janji kepada orang terdekat atau orang yang Anda cintai bersegeralah membuat janji kepada orang lain. Sangat sulit kita memiliki integritas apabila dengan orang terdekat dan kita cintai saja, kita sulit menepati janji.

Baca Juga  Ratu Snack dari Indonesia

Ketiga, berjanjilah kepada institusi atau komunitas dan tepati janji itu. Saat Anda bergabung dengan sebuah institusi atau organisasi jadilah orang yang memiliki karya dan prestasi. Jangan sampai keberadaan Anda seperti tidak ada, dalam istilah lain “ada namun tiada.” Untuk itu, berjanjilah kepada founder, owner, atau pemimpin Anda tentang kontribusi terbaik yang bisa Anda berikan. Penuhi janji tersebut dengan penuh cinta. Saat Anda berhasil mengerjakan satu janji, lakukan lagi untuk hal yang menantang.

Apabila ketiga janji itu sudah terlatih, bersegaralah berkomitmen untuk melakukan sesuatu untuk negeri dimana kita tinggal, untuk kehidupan di dunia yang jauh lebih bermartabat, kehidupan yang semakin SuksesMulia. Demi meninggalkan “legacy” di bumi yang kita tinggali. 

Saat membuat janji, minta tolonglah kepada Allah swt agar kita diberi kemampuan untuk menepatinya. Sampaikan pula kepada-Nya bahwa kita melakukan semua itu dalam rangka “merayu” Allah swt agar kita mendapat cinta-Nya.

Apabila terapi integritas ini dilakukan dengan konsisten, para pelakunya akan memiliki integritas yang teruji dan terbukti. Mereka akan memiliki pengaruh yang kuat, mereka layak disebut pemimpin meski tidak memiliki jabatan resmi yang diakui. Dan sungguh pengaruhnya semakin kuat apabila mereka diberi kepercayaan untuk menduduki jabatan formal.

Andakah yang termasuk di dalamnya?

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini


Share this
  • 32
  • 1
  •  
  •  
  •  
    33
    Shares

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer