Suasana Batin Menentukan Kesehatan

Share this

Kemarin, saya mendapat kiriman tulisan dari sahabat saya, Ahmad Faiz Zainuddin. Tulisan tersebut merupakan hasil rangkuman dari buku yang berjudul Radical Remission karya Kelly A Turner. Ph.D. Penulisnya adalah seorang dosen, peneliti dan konselor.

Ia melakukan penelitian selama lebih dari 10 tahun di 10 negara dan juga mempelajari jurnal-jurnal kedokteran yang terbit sejak tahun 1900. Hasil temuannya menarik, ternyata penyakit kanker itu bisa dibantu penyembuhannya melalui perbaikan suasana hati atau suasana batin.

Kasus Mr. Wright (1957) yang menderita kanker lymphosarcoma bisa menjadi contoh. Ia menderita penyakit tumor sebesar buah jeruk di bawah ketiak, perut, dada dan leher. Organ Lever dan Limpa membengkak, Paru parunya dipenuhi 2 liter cairan putih sehingga setiap hari harus dipompa supaya bisa bernafas.

Saat Mr. Wright sakit, ia mendengar tentang obat baru yang sedang diteliti bernama Krebiozen. Ia pun memaksa dokter yang merawatnya untuk memberinya obat tersebut. Sang dokter keberatan karena obat ini masih diteliti dan hanya boleh diberikan kepada pasien yang harapan hidupnya kurang dari 3 bulan.

Karena dipaksa terus menerus oleh Mr. Wright maka  Dr. West yang merawatnya memberikan obat tersebut pada hari Jumat. Sang dokter menduga umur sang pasien tidak akan melewati akhir pekan. Namun, di luar dugaan, pada hari Senin Mr. Wright justeru sudah berjalan-jalan di koridor rumah sakit, tumornya mengecil tinggal setengah aslinya.

Dan 10 hari setelah diberi Krebiozen, tumornya hilang. Selama dua bulan Mr. Wright memuji-muji kehebatan obat tersebut. Hingga hasil penelitian awal keluar yang mengumumkan bahwa ternyata Krebiozen adalah obat yang tidak  bagus. Gara-gara membaca laporan itu Mr. Wright jadi depresi, dan kankernya tumbuh kembali

Baca Juga  Jangan Jadi Beo

Melihat fakta ini, Dr. West yang merawat Mr.Wright memberi obat baru sembari menyampaikan “obat yang kemarin itu versi yang tidak bagus, Kali ini kami berikan Krebiozen versi yang paling bagus buat anda”. Padahal dia hanya menyuntikkan air putih saja. Dan sekali lagi, tumornya menghilang, cairan di parunya juga mengering. Dan Mr. Wright kembali sehat wal afiat dalam 2 bulan berikutnya.

Dua bulan kemudian, American Medical Association, mengeluarkan laporan resmi bahwa terbukti memang Krebiozen itu obat yang tidak berguna. Apa yang terjadi kemudian? Dua hari setelah mendengar kabar ini, Mr. Wright meninggal dunia.

Dari ribuan kasus seperti Mr.Wright inilah Kelly A Turner kemudian menyimpulkan bahwa ada 75 faktor yang dapat mempercepat penyembuhan penyakit. Dan 9 hal yang paling dominan adalah: (1) Mengubah pola makan (2) Mengkonsumsi herbal dan suplemen, (3) Bertanggungjawab penuh atas kesehatan Anda sendiri, (4) Meningkatkan perasaan positif, (5) Melepaskan emosi negatif, (6) Mengikuti intuisi, (7) Merangkul dukungan sosial, (8) Memperdalam hubungan dengan Tuhan (9) Memiliki alasan kuat untuk hidup.

Saya menjadi teringat sahabat saya, Lies Sudiati. Saat lulus SMA, ia pernah divonis menderita kanker stadium 4, usianya pun diprediksi tidak akan lama. Namun, ia tidak berputus asa. Ia mulai berlatih melepas emosi negatif, merangkul dukungan sosial, meningkatkan perasaan positif dan terus menanamkan alasan kuat untuk tetap hidup.

Hasilnya? Ia menikah dengan dikaruniai 3 anak. Ia pun bekerja di beberapa perusahaan ternama hingga level manager, termasuk bekerja di perusahaan milik saya. Ia pun meninggal beberapa tahun setelah pensiun karena faktor usia.

Ya, suasana batin itu bisa membantu penyembuhan. Dan kita patut bersyukur karena suasana batin itu bisa dilatih. Saya pun melatihnya dengan melakukan silent mindful di berbagai aktivitas. Alhamdulillah, berbagai penyakit di dalam diri saya, atas izin Allah swt kini telah hilang.  

Baca Juga  Proposal Hidup Anakku

Anda juga bisa melakukan silent mindful di berbagai aktifitas. Apabila Anda belum tahu caranya, Anda bisa bergabung di kelas Silent Mindful Listening yang dilakukan oleh Kampoong Hening dengan menghubungi 0811 7900 777. Semoga informasi ini membantu dan menginspirasi Anda

Jakarta, 09 Februari 2021

Jamil Azzaini

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer