Promosi Jangan Bombastis

Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Promosi memang penting dalam bisnis, tetapi tidak baik bila bombastis, berlebihan apalagi ada unsur penipuan di dalamnya. Seorang pengusaha pasti berpikir jangka panjang bukan yang penting closing atau target tercapai. Cara promosi yang penting closing adalah tanda bahwa Anda tak punya mental wirausaha.

Dikisahkan, seorang pengusaha kuliner membuka restoran di sekitar kampus. Untuk menarik pengunjung, ia menyediakan fasilitas wifi gratis. Namun, agar penggunaannya tertib, wifinya menggunakan pasword yang setiap hari diganti.

Suatu hari, ada mahasiswa yang datang ke restoran itu untuk dowload video dari internet. Saat sang mahasiswa sudah duduk di kursi ia bertanya, “Mbak, pasword wifinya apa?” Saya pelayan dengan ramah menjawab, “Maaf mas makan dulu.” Mahasiswa itu membatin, “Wah, pinter juga yang punya restoran, harus pesan makanan dulu sebelum memanfaatkan fasilitas internet.”

Setelah ia melihat daftar menu, ia memesan makanan yang harganya paling murah. Setelah selesai makan, mahasiswa tersebut memanggil pelayan dan bertanya lagi, “Pasword wifinya apa?” Dengan agak menundukkan badan sembari tersenyum, pelayan itu menjawab, “Maaf mas makan dulu.”

Dan, sebelum mahasiwa emosi, sang pelayan menjelaskan, “Paswordnya memang itu, maaf mas makan dulu. Huruf kecil semua tanpa spasi ya, mas.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Baca Juga  Harga BBM Turun

5 comments On Promosi Jangan Bombastis

  • Hehehe…gerrr-nya berantakan…..Kejadian ini mirip dengan pengalaman saya sewaktu meeting di puncak bogor, waktu itu pelayan restoran mengatakan passwordnya “lupalagi”……

  • Pengalaman sy di kedai kopi di Makassar passwordnya: jangandownload 🙂

  • hahaha kok saya jadi ketawa sendiri ya pak, berasa membaca novel
    pesan yg saya tangkap, saat kita pada kondisi miss komunikasi harusnya diperjelas, agar tidak salah tafsir, pada cerita akhirnya kan emg paswordnya “maaf mas makan dulu”, bukannya kita harus pesen makan dulu baru dpt password.. kocak sekali

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer