Door Close vs Door Open

Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Salah satu dampak dari pandemi Covid 19 bagi saya adalah berkurangnya memberikan training offline (tatap muka). Sejak Maret 2020 saya hanya memberikan training secara tatap muka tidak lebih dari 20 kali. Padahal dalam suasana normal, saya memberikan training rata-rata 40 sesi dalam satu bulan.

Setiap ada hambatan dan tertutupnya kesempatan, saya selalu teringat teori Door Closed vs Door Open. Saat ada pintu tertutup selalu ada pintu lain yang terbuka. Setiap ada kesempatan yang hilang, selalu ada peluang baru yang bisa kita temukan.

Setiap ada pintu yang tertutup selalu ada hikmah yang bisa kita petik. Setelah itu cari peluang baru, kesempatan baru, hal baru, karena pasti ada di dalamnya.

Kesempatan saya memberikan seminar atau training secara tatap muka memang nyaris tertutup. Tetapi kesempatan memberikan training secara online terbuka lebar, bahkan terbuka antar negara. Saya pernah memberikan seminar khusus untuk peserta orang Indonesia yang bermukim di berbagai negara.

Begitupun, selama kunjungan saya ke Turki kali ini, saya masih bisa memberikan training 5 sesi dari perusahaan yang berbeda. Meski ada yang saya lakukan sebelum waktu subuh di Turki. Waktu sholat Subuh di Turki pukul 07.00. Saya memberikan seminar mulai pukul 05.00 dan usai pukul 07.00. Selesai webinar, langsung adzan Subuh.

Door open, memberikan training secara online ternyata lebih produktif dan menyenangkan dibandingkan training tatap muka. Kita masih bisa tetap produktif sembari jalan-jalan ke berbagai lokasi yang kita inginkan. Syaratnya, ada “sinyal” internet yang memadai.

Pemahaman door closed dan door open berlaaku untuk semua hal. Selalu ambil hikmah dari setiap tertutupnya kesempatan kemudian cari peluang baru, karena pasti ada pintu terbuka di dalamnya.

Baca Juga  Pelukan Jokowi dan Prabowo

Nah, boleh saya bertanya, Apa peluang baru yang sudah Anda temukan? Dan pastikan peluang itu menghasilkan atau menyenangkan bagi Anda. Siap?

Pamukale – Turki, 20 Januari 2021

Jamil Azzaini

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer