Yang “Diharamkan” Bagi Karyawan

Alhamdulillah, kepercayaan perusahaan-perusahaan ternama kepada Kubik Training terus meningkat. Bahkan di tiga bulan terakhir ini, jadwal kami sangat padat. Dalam satu hari terkadang ada tujuh training di berbagai perusahaan papan atas di Indonesia. Dari pergulatan dan seringnya interaksi kami dengan berbagai karyawan, kami menjadi tahu bagaimana mental karyawan yang menjadi bintang dan karyawan yang karirnya tidak berkembang.

Saya yakin, setiap karyawan yang sehat akal dan jiwanya pasti ingin menjadi yang terbaik di perusahaan tempat ia bekerja. Saran saya, jauhi hal-hal yang “diharamkan” bagi Anda yang ingin menjadi bintang di perusahaan Anda. Apa sajakah itu?

Pertama, penyakit BED. Fakta menunjukkan bahwa karyawan yang tidak berkembang atau karirnya mentok memiliki tiga penyakit utama: Blame, Excuse, Denial (BED). Mereka punya kebiasaan menyalahkan orang lain. Mereka juga pintar mencari berbagai alasan serta menolak hal-hal baru atau sesuatu yang baik. Mereka terjebak di zona nyaman sehingga enggan menolak perubahan.

Kedua, meludah di sumur yang airnya Anda minum. Apa artinya? Sudah tahu tiap bulan mendapat gaji atau bayaran dari perusahaan tetapi sering menjelek-jelekkan perusahaan. Tidak tahu diri, prestasi tidak seberapa bahkan tidak punya tetapi mulut tidak dijaga. Mau menerima bayaran tetapi tidak mau menerima pekerjaan. Rasa malunya seolah sudah sirna dari dirinya.

Ketiga, “silo” alias hanya mementingkan dirinya sendiri atau timnya. Perusahaan itu ibarat satu kapal, satu dengan lain saling tergantung dan membutuhkan. Tidak boleh penumpang bagian bawah mengambil air dengan cara melubangi kapal. Mudah bagi dirinya tetapi bisa mencelakakan semua penumpang kapal.

Tentu yang “diharamkan” bagi Anda sebagai karyawan masih banyak. Namun apabila Anda meninggalkan tiga hal tersebut di atas beban negatif yang Anda bawa untuk berhasil dalam karir semakin ringan. Peluang Anda layak menjadi bintang semakin terbuka lebar. Cobalah…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

25 thoughts on “Yang “Diharamkan” Bagi Karyawan”

  1. Tatay Sutari says:

    makasih inspirasinya kek, semoga selalu tetap ikhlas dan istiqomah menjalankan tugas dan menjaga amanah di perusahaan, amin

    1. Jamil Azzaini says:

      Mandiri jadikan tempat untuk mas Tatay lebih mandiri

  2. Denny Dachlan - Sales Activator says:

    Setuju, Kek.. Banyak Sy temui karyawan yg tipe kedua, Kek.. Msh makan gaji, tetapi suka menjelek2an Perusahan tempat dia kerja… Mudah2an kita terhindar dr hal tsb ya, Kek… Aamiin…

    1. Jamil Azzaini says:

      Aamiin YRA. Apa alasannya dulu berani resign mas?

  3. MotivaTweet says:

    Ahem… *kirim artikel ke semua karyawan*

    Btw, Webnya makin optimal nih Mbah ^_^ tanpa banner dari “luar”.. muehehe ^_^

    1. Jamil Azzaini says:

      Hehehehehe, niru dirimu…

  4. Princess amanda Hypnotherapy says:

    Very inspiring article…:)

    Pagi2 udah dapat sarapan lezat nan bergizi dari Gurunda kerON….

  5. Jussie says:

    Menanti tulisan berikutnya, Yang Diharamkan bagi Pengusaha, karena saya tidak mau selamanya jadi karyawan.. hehehe

    Weekend yang luar biasa, selama 2 hari berturut2 bertemu dengan orang-orang hebat. Bertemu dan berbincang dengan owner butik terbesar di Sidoarjo INDAH BORDIR hari Sabtu. Minggu bisa ikut seminar Pak Jamil. Alhamdulillah. Semoga ini pertanda segera ‘ketularan’ bisa menjadi pengusaha yang sukses mulia.. mohon doa pak.. matur nuwun.

    1. Jamil Azzaini says:

      Senang bisa mengenal ibu…jangan lupa bukunya dibaca πŸ™‚

  6. Jamil Azzaini says:

    Princess sibuk melulu ya? Alhamdulillah….

    1. Professional Hypnotherapyst_Princess says:

      Alhamdulillah lagi di beri kesempatan sibuk yang bermanfaat sm Allah nie Gurunda…

      Ilmu dari Gurunda benar2 sangat bermanfaat bingiitz….:)

  7. Beni Badaruzaman says:

    Hehe … BED itulah penyakit kebanyakan saat menjadi karyawan, jika kita bisa mengatasinya ENJOY juga ko… kembali lagi sama kita yg menjalinya dan tetap pada jalur “KERJA adalah IBADAH” Inysa Alloh Berkah …..

    1. Jamil Azzaini says:

      Yes….

  8. Arfani says:

    KerON kek artikel pagi ini, izin share ke sesama karyawan sebelum resign seperti Mas Denny πŸ™‚
    Semoga saya tidak melakukan 3 hal di atas Kek.
    tambah kerON lagi tau permintaan training di Kubik yg luar biasa, sampai 7 perusahaan/hari.
    kapan ya saya seperti trainer2 di Kubik? byk yg ngundang & sll berbagi. semoga bisa segera. Amien YRA.

    Salam Sukses Mulia.

    1. Jamil Azzaini says:

      Mas Arfani pasti bisa kalau diseriusi… πŸ™‚

  9. Ari Wijaya says:

    Joss Gandos, Pak JA.
    Mohon ijin..
    Saya share kepada all team dan management Elnusa.

    1. Jamil Azzaini says:

      Dengan senang hati pak…

  10. Ora Dadi Opo says:

    Inshaa Allah berusaha unt tidak terjangkit ketiga penyakit diatas. Apalagi skrg mulai meniti karir di kapal yg baru. Mohon doanya ya kek_ πŸ™‚

    1. Jamil Azzaini says:

      Saling mendoakan ya….

  11. Amah Majidah says:

    Kek, tulisan ini penting sekali dibaca bagi karyawan macam saya. Terima kasih sudah berbagi. Salam sukses mulia

  12. Fauzi Zoo says:

    Assalamualaikum, kek izin share ya buat temen2…
    Terimakasih

    1. Jamil Azzaini says:

      Dengan senang hati…

  13. afik says:

    Pegawai negeri termasuk karyawan ya kek? Kalau sering ngritik negara boleh dong !

  14. jerry sona says:

    subhanallah..
    terima kasih Kek,,semoga saya bisa mengurangi 3 hal itu.

  15. dani badrazamani says:

    ijin kopas ya pak jamil

Leave a Reply

Your email address will not be published.