Work Life Balance

work-and-life-balance.jpg

Di era yang tanpa sekat ini, dimana teknologi informasi dan social media menjadi teman setia, waktu kerja pun seolah tak ada batas. Di malam hari terkadang kita masih diskusi di group whatsApp, BB, telegram dan sejenisnya membicarakan tentang pekerjaan. Dalam situasi seperti inilah work life balance (WLB), kehidupan yang semakin seimbang antara berbagai kepentingan, menjadi sangat penting.

WLB yang saya maksud bukan tentang pembagian waktu yang “saklek” antara urusan pekerjaan, rumah tangga, sosial dan spiritual. Waktu yang dihabiskan antara berbagai urusan tersebut boleh saja berbeda tetapi totalitas energi saat mengerjakan menjadi prioritas utama. Dengan kata lain, Anda perlu flow atau khusyu saat mengerjakan sesuatu.

Saat sedang diskusi dengan istri atau anak Anda, maka letakanlah gadget Anda. Kerahkan secara total energi dan perhatian Anda kepada topik diskusi. Jangan sampai secara fisik Anda di dekat mereka tetapi pikiran Anda melayang ke pekerjaan atau terburu-buru ingin update status atau membaca status orang lain di social media.

Begitu pula saat menuntaskan pekerjaan, tuntaskan pekerjaan dengan kualitas terbaik. Kerja asal kerja, yang penting absen, yang penting terlihat sibuk adalah salah satu ciri bahwa hidup Anda tidak work life balance.

Banyak cara bisa dilakukan agar kita bisa menjalani hidup dengan WLB. Salah satu diantaranya, fokus dan kosentrasilah saat mengerjakan sesuatu. Kerahkan semua energi, pikiran dan suasana hati untuk melakukan yang terbaik. Hindari multi tasking yaitu melakukan banyak hal di waktu yang bersamaan. Apalagi yang dilakukan adalah sesuatu hal yang memiliki tingkat kerumitan yang hampir sama.

Untuk melakukan WLB diperlukan komitmen yang kuat, kedisiplinan diri yang tinggi dan kemampuan “menaklukan” ego pribadi yang sering kali hadir tanpa diundang. Apabila saat ini Anda mengalami kesulitan, teruslah berlatih. Sebab apabila Anda menjalani hidup tidak balance beribu penyesalan akan datang saat kita sudah berusia senja.

Saya pun terus berlatih agar bisa menjalani WLB di tingkat tertinggi. Saya berharap Anda pun demikian. Karir atau bisnis melejit, rumah tangga harmonis, kehidupan sosial terjalin dengan sangat baik, spiritualitas terus bertumbuh ke arah pemaknaan yang semakin dalam. Bahagia di dunia, terhormat di akhirat. Saya rasa, ini adalah impian semua orang yang sehat dan beriman.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

4 thoughts on “Work Life Balance”

  1. isya julianto says:

    Fokus, mencurahkan pada tempat dan waktu yang tepat. Wihh, keren kek. Terima kasih kakeeek..

    1. Jamil Azzaini says:

      Sama-sama mas

  2. andi djunaidi says:

    Wah itu problem saya banget mas Jamil.
    Multitasking dan tidak fokus bisa menimbulkan penyesalan karena pada akhirnya tidak satupun pekerjaan bisa terselsaikan dengan baik.

    Semoga tulisan sederhana ini, menggugah dan mengingatkan kembali bahwa fokus k

    1. Jamil Azzaini says:

      Ayo mulai hari ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published.