Warisan

Pekan ini banyak sekali yang berkeluh kesah kepada saya tentang pembagian harta waris di keluarganya. Ada yang bapak atau ibunya telah meninggal puluhan tahun hingga saat ini harta warisnya belum terbagi semua. Ada pula yang mengadu karena rumah warisan orang tua dijadikan agunan ke bank oleh salah satu ahli warisnya.

Menurut ketentuan agama (Islam) memperlambat pembagian harta waris merupakan bentuk kedurhakaan kepada orang yang meninggal. Segeralah dibagai sesuai dengan ketentuan hukum agama. Membagi harta waris itu ada aturannya, tidak boleh asal membagi tanpa berpegang kepada aturan agama.

Sesungguhnya harta waris bisa menjadi sumber kebaikan dan juga sumber perpecahan sebuah keluarga. Maka tatkala kita masih hidup wariskanlah kepada orang-orang di sekitar kita ilmu dan mental yang kuat. Jangan pelit mengeluarkan harta untuk meningkatkan ilmu dan menguatkan mental yang menjadi ahli waris kita.

Lebih baik kita mewariskan harta yang sedikit namun ilmu dan mental ahli waris kita mumpuni. Dan sungguh amatlah rugi bila kita mewariskan harta yang berlimpah tetapi ilmu dan mental ahli waris lemah, karena hal ini adalah sumber perpecahan dalam sebuah keluarga.

Saat kita masih hidup, perbanyaklah mengeluarkan harta untuk pendidikan anak-anak kita. Bukan hanya ilmu di bangku kuliah tetapi juga ilmu-ilmu kehidupan. Anak yang soleh adalah warisan terbesar yang sepatutnya kita tinggalkan.

Selain itu, sedekahkan dan belanjakan harta kita untuk kebaikan sesama. Gunakan harta itu untuk memberdayakan orang lain, memutus rantai kemiskinan, mensyiarkan agama dan mempermudah orang lain dalam memperluas kebaikan. Harta yang diberikan kepada orang lain saat kita masih hidup juga merupakan warisan terbanyak yang seharusnya kita tinggalkan.

Kita mengumpulkan harta bukan untuk merusak ahli waris kita. Percuma harta warisan berlimpah namun setelah  meninggal keluarga besar Anda pecah dan saling bermusuhan. Tinggalkanlah anak yang soleh dan banyak kebaikan, maka harta waris yang Anda tinggalkan akan menjadi sumber keberkahan.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

9 thoughts on “Warisan”

  1. Nova says:

    Salam

    Betul Kek,,
    Karena setelah kita meninggal hanya ada tiga hal yang tetap mengalir ke alam akhirat,,
    – Anak yang Shaleh
    – Ilmu yang Bermanfaat
    – Amal Jariyah/ Harta yang di Sedekahkan

    3 Warisan itulah yang harus kita tinggalkan,,

    Salam SuksesMulia

    Nova
    JayaBerkah

  2. gun gun says:

    ” … amatlah rugi bila kita mewariskan harta yang berlimpah tetapi ilmu dan mental ahli waris lemah, karena hal ini adalah sumber perpecahan dalam sebuah keluarga” agree Pak Jamil …

    http://proposalmushola.blogspot.com/

  3. jadikan ilmu dan mental kuat serta harta berlimpah sebagai OUR LEGACY..

  4. sangat menginspirasi, mengingatkan kita akan keutuhan keluarga yang harus dijaga,warisan sesungguhnya bukan harta saja.

  5. motty says:

    Zupeeeeerrrrr Mbaaaaaahhhhhhhh! ^_^

  6. mekoh1268 says:

    Cocok Guru….

    Nabi dan Rasul pun tidak mewariskan dinar dan dirham yang banyak…akan tetapi mewariskan kekuatan iman, ilmu dan amal…

    Tks Guru sharingnya hari ini…

  7. Abyan says:

    Subhanalloh…seringkali kita pandai berteori bahwa suatu saat kita akan meninggal dan hanya akan ditemani dg beberapa ‘hal’ yg bisa sampai ke akhirat, tapi kenyataannya kita seringkali ‘tidak/kurang berusaha’ untuk mewujudkannya…aplg kalo sudah ‘hanyut’ oleh gemerlapnya kehidupan dunia(harta/tahta..dst)..terimakasih pak jamil, telah mengingatkan kita semua…teringat juga pada kisah kaisar hirohito, kata2 yg diucapkan setelah siuman dari pingsannya setelah Jepang dibom atom, kurang lebih adalah “..berapa guru yang masih hidup..?”, apa artinya..? bahwa guru-lah yg mengajarkan ilmu kpd kita semua….ilmu yg bermanfaat yg terus menerus akan kekal sampai terbawa mati…sudahkah kita memikirkan ilmu sebagai ‘harta’ warisan yg paling berharga..?…hari ini kita diajarkan oleh guru kita semua, bp, jamil……jzklh…

  8. ida busana says:

    sungguh menjadi inspirasi buat kami untuk memberikan warisan yg terbaik buat anak anak kami berupa ilmu, mental & harta yg belimpah serta bermanfaat….

  9. Selain itu Pak, kita juga perlu mewariskan 3 hal untuk diri sendiri,
    1. Anak yang Sholeh,
    2. Amal Jariah,
    3. Ilmu yang bermanfaat,

    Salam SuksesMulia

    sent via: http://brainmindtohappiness.wordpress.com/2012/05/27/budaya-konsumtif/

Leave a Reply

Your email address will not be published.