Wahai Para Suami

parasuami.jpg
Keterangan foto (dari atas ke bawah): Para suami, founder Kubik Training yang tak pernah mati gaya. Umroh bersama keluarga founder Kubik. Umroh bareng keluarga itu nikmat.

Keterangan foto (dari atas ke bawah): Para suami, founder Kubik Training yang tak pernah mati gaya. Umroh bersama keluarga founder Kubik. Umroh bareng keluarga itu nikmat.

Dalam perjalanan kehidupan rumah tangga banyak suami yang terjebak rutinitas dan melupakan sesuatu yang sederhana namun membuat bahagia. Saya yakin sebagian besar suami tak melupakan tanggung jawab yang utama yaitu memberi nafkah dan mendidik istri. Namun, terkadang seorang suami (termasuk saya) melupakan atau setidaknya mengabaikan hal-hal yang tampak kecil.

Sepulang umroh bersama istri pekan lalu, saya merenung tentang kehidupan rumah tangga saya. Ternyata, perhatian-perhatian kecil dari istri sangat berkesan dalam perjalanan hidup saya, bahkan sangat sulit untuk dilupakan. Saya yakin, ini juga berlaku sebaliknya. Apabila kita memberikan perhatian untuk hal-hal kecil kepada istri maka akan banyak moment yang terpatri di hati dan akan dikenang hingga mati oleh istri.

Wahai para suami, cobalah ngobrol berdua dengan istrimu. Bicaralah dari hati ke hati. Ungkapkan kekagumanmu, sampaikan pula kegelisahanmu. Jangan lupa, dengarkan cerita, keluhan, dan ungkapan isi hati istrimu. Kemudian berdoalah, “Ya Allah, satukan kami dalam cinta-Mu.”

Wahai para suami, sekali-kali biarkan istrimu menangis di pelukanmu. Rasakan getaran cintanya, hapus air matanya dengan tanganmu. Biarkan ia terus menangis dan jangan kau tanya “mengapa kau menangis?” Biarkan ia menangis sepuas-puasnya hingga ia lega. Ketahuilah, tak semua tangisan harus punya alasan.

Wahai para suami, sekali-kali bacalah Kitab Suci dihadapan istrimu. Biarkan ia mendengarkan bacaanmu. Izinkan dia meluruskan kesalahan apa yang kau baca. Rasakan getaran suara saat ia meluruskan bacaanmu. Masukan suara itu kedalam memori dan hatimu. Setelah itu bisikan ke dalam hatimu, “Betapa bahagianya aku didampingi istriku. Sungguh aku akan berusaha keras untuk membahagiakanmu.”

Wahai para suami, bila kau bekerja atau punya bisnis pasti kau akan berusaha melayani dan memuaskan pelangganmu. Ketahuilah, istrimu bukan hanya pelangganmu, ia juga pendampingmu, asistenmu, penasihatmu, terkadang ia mentormu. Oleh karena itu, ia lebih berhak mendapat layanan terbaik darimu.

Wahai para suami, ada hal-hal kecil yang kau anggap sederhana tetapi itu bermakna bagi istrimu. Kecuplah keningnya, godalah ia. Di tengah kesibukanmu, kirim sms atau pesan singkat. Boleh jadi hanya berupa tiga kata “I Love You” atau “I Miss You”. Akan tetapi, bila itu keluar dari lubuk hatimu maka itu akan membahagiakanmu dan tentu menambah cinta istrimu kepadamu.

Wahai para suami, perhatianmu kepada istrimu bukan karena istrimu memperhatikanmu tetapi karena itu kenikmatan bagimu. Semakin besar perhatianmu maka semakin besar kenikmatan dan kebahagian hidupmu. Bila kau hanya fokus pada kehidupanmu dan mengabaikan istrimu maka perlahan namun pasti kenikmatan dan kebahagian akan menjauh darimu. Camkan ini wahai para suami…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

64 thoughts on “Wahai Para Suami”

  1. hmm, semoga kelak saat jadi suami, saya bisa mengamalkan nasehat ini Kek..

  2. ismaya jaya says:

    berlinang air mata ku, bikin jleb ke hati… jadi mewek nih gurunda.. selama ini saya terlalu egois ke istri, lebih mengutamakan pelanggan dari pada istri. dgn membaca ini akan ku perbaiki sikapku kpda istriku. terimakasih banyak gurunda.

    1. Salam buat keluarga mas

  3. aryo says:

    hmmm, bikin ngiler deh tulisan hari ini…

    Selamat pagi kek Jamil …..

    Sampai ketemu di silatnas joglosemar ya 🙂

    1. Semoga jodohmu segera mendekat

  4. Andi Badren says:

    Waw ada sekolah dan pendidikan.suami juga disini 🙂 miss uuu kek

    1. Miss u too, teruslah berbisnis, teruslah menulis buku. Jodoh terbaikmu akan mendekat kepadamu

      1. Andi Badren says:

        Hebat kek, sy bener2 kagum, sy ini orang thingking introvert, mudah lupa ma orang. Kakek kan….hmm tapi inget terus ma saya.

        Sampai jumpa di surga

  5. Denni Candra says:

    Terimakasih nasehatnya kek, semoga saya bisa menjadi suami dambaan bagi istri dan ayah idaman bagi anak … amiin

    Salam SuksesMulia 🙂

  6. arif says:

    assalamualaikum kek jamil ,sungguh mengimpirasi di pagi ini, semoga ini menjadi nasehat bagi saya sebagai suami

  7. “Tak semua tangisan harus punya alasan”.

    Apalagi saat punya alasan untuk menangis ya kek. Menangis di hadapan Tuhan karena terkadang sering melupakan banyak hal. Melupakan doa yg selalu terucap dari sang istri, hingga doanya selalu mengiringi keselamatan sang suami.

    Hal kecil utk membahagiakannya malahan terabaikan. Alhamdulillah punya guru yang selalu mengajarkan. Hingga hal2 kecil itu sudah mulai sering dibiasakan.

    Salam suksesmulia…

    1. Saya yakin istrimu semakin bangga kepadamu

  8. ali samsudin says:

    aku malu… sebagian sudah saya lakukan, tapi aku malu mungkin blm bisa memuaskannya, terlalu besar kiranya pekerjaannya, tugas-tugasnya dibanding yang diterimanya….aku malu

  9. Subhanallah Kakek, terharu akuuu.
    Inspirator Sibuk Nikmatku…

    Semoga menginspirasi para suami, ditunggu wahai para istri (cerita lanjutannya)

  10. Princess Amanda @Princess_Coach9 says:

    Grandpa bikin nangis pagi2…sarapan yg so sweet pake bangetz….

  11. basith says:

    Jos bener, romantis yg terukur, Spt terukur dan seakurat umpan evan dimas dlm melayani lini depan, membahagiakan istri persis spt prestasi timnas U19. Yg memberi kebanggaan dan kebahagiaan rakjat indonesa, bertanggung jwb bak indra sjafri dlm mendidik evan dimas dkk, yg tdk hanya mendidik pemain terampil nendang bola tetapi membentuk pribadi pemain yg berkarakter,disiplin, religius, ada pendidikan formal, pendidikan menulis, kursus bhs inggris dan jepang, pengajian rutin dll dg tujuan membentuk pemain yg layak jd panutan masarakat indonesia, salam sukses mulia dan barokah, Al Fatihah….

  12. Teguh Gumilang says:

    semoga kelak bisa mengamalkannya kek.
    terima kasih nasihatnya kek:-)

  13. Nasehat yga Buagus Pak Jamil, semoga kebaikan berperilaku pada Istri dimiliki semua Suami…

    Ohya, berikutnya Tulisan Wahai para istri?
    🙂

    1. Hehehe, tulisan selanjutnya belum dipikirkan 🙂

  14. umar wirahadi says:

    Allhamdulillah semangat pagi kek,

  15. sukrON kek artikelnya yg kerON ini.

    bs untuk tambahan bekal saya dalam berumah tangga nanti & menjadi masukkan unt saya dlm memantaskan diri…

    🙂

  16. Alhamdulillah. Siap melaksanakan tausiahnya mas Jamil. Thanks

  17. syarifudin says:

    Langsung nyari istri ..
    Ehhh ..

    Doakan kek, agar disegerakan bertemu dg calon istri ..
    Aamiin ..
    Thks,

    1. Langsung kirim doa

  18. mhd husni tarigan says:

    Bismillah…….. Acti ON

  19. nisa says:

    artikel yang luar biasa…
    smg keluarga ku menjadi keluarga syakinah mawadah warohmah…
    amin ya rabbalalamin…

  20. heri smile says:

    Its Family service
    yes, Done..!!
    Nikmat dan bahagia kek!!..
    bila mengingat kebaikan2 istri…

    Semoga rumah kita menjadi baiti jannati

  21. Mudzakir says:

    Subhanalloh…… Wejangan yang sangat menyentuh dan #JLEBBB! Saya akan menjadi suami lebih baik lagi Kek JA dg menambah perhatian perhatian kecil untuk istri tercinta. Mudah mudahn kita semua bisa menjadi SUAMI TERBAIK untuk istri istri kita. Matur suwun Kek JA.

  22. @andihakim31 says:

    ilmu yg insyaAllah sangat bermanfaat meskipun belum jadi suami yg masih menunggu kehadiran jodoh yg Allah siapkan, memantaskan diri sampai tiba waktunya. syukrON babeh. salam kangen sudah lama tak jumpa

  23. Kiki Amelia says:

    Langsung cari suami eh salah calon suami mksdnya…

    Smoga diberi suami yang taat Soleh dan mampu membimbing ke Surga ya Pak..

    Aamiin.

  24. sumi yuanastuti says:

    Wah jd melek nih kek.
    Suamiku. Baca ini yah..

  25. Maryanah says:

    Waaah… baru sempet baca nih saya Kek..walaupun belum bersuami,tapi insha alloh akan resapi ilmunya kek 😉

    1. Ayo segera cari 🙂

  26. Radinal Mubaris says:

    Luar biasa kek wejangannya. Walaupun belom punya istri, doain ya kek biar bisa jadi suami yg bertanggung jawab nantinya.

  27. salimfillah says:

    Termasuk pada istri kedua ya Kek Jamil? Atau itu rahasia utk punya istri kedua shg para istri terpana 🙁

    1. Berlaku untuk yg ke 2,3 dan 4 kalau berani, hehehe. Tugas kita bukan membuat terpana wanita lain tetapi membuat terpana istri kita. Bukan begitu ustadz?

  28. dnur77 says:

    Alhamdulillah…
    istriku banyak sekali jasanya, mulai dari yg kecil sampai yg besar…bahkan saat umroh pun , istriku, selalu mendorong dan mendukung…semoga bisa membahagiakan dunia akhirat,.. amiiin

    1. Berbahagialah punya istri yang seperti itu. Jaga dan muliakan dis

  29. Sandi Hartono WBT 11 says:

    betul apa yg di katakan kek Jamil…….memuliakan istri itu sangat penting.memuliakan istri mengawali perubahan bagi rizki kita ke arah yg lebih baik, dan brkah …..
    wahai para suami..mari kita muliakan istri, sayangi dan berikan pelayanan yg terbaik buat istri…….

    1. Sedang terus berlatih

  30. Moga bisa menjadi pelayanan yang terbaik & teladan bagi istri. Insyaallah berkumpul di Surga Firdaus. Aamiin.

  31. subhanaLlaah.. saya belajar dari pak jamil ah..

  32. tety afianty says:

    Mhn saran jg doa_nya kek… Sy sdg ada mslh dgn suami. Sdh bertahun2 sy dn anak2 tdk d nafkahi lahir bathin. Tp sy takut tuk minta cerai. Takut Allah tdk suka dan takut akn sikap nekadnya pd sy dan anak2.

    1. Jika bertahan mungkinkah hidup Anda happy? Hidup perlu kejelasan agar tak merusak jiwa

  33. Bintang Al Farisy says:

    Mathurrnuwonn Wejangannya Kek… Do’akan Keluarga Kecil Kami Ya Kek..

    1. Saling mendoakan ya

  34. Danu Har T.U says:

    Baru kali ini baca. Keren puooollll. Salam buat keluarga, pak Jamil.

    1. Terima kasih, silakan disebarluaskan 🙂

  35. zulmardi says:

    Tanpa terasa airmata menetes membaca taushiyah pak Jamila.Syaukran Pak Jazaakumullahu Khaira

  36. ali says:

    tulisan ini pas bgt sesuai moment yg saya alami skr, inspiring bgt….terima kasih pak Jamil Azzaini.

    1. Sodorin tisu 🙂

  37. bunda lala says:

    alhamdulillah suamiku insya Allah dah sangat memberikan perhatian dan kasih sayang seperti di atas, mungkin lebih krn dia sangat menghormati dan menghargai sgl ap yg saya lakukan….
    Alhamdulillah ya Allah

    1. Wuih keren, salam buat suaminya ya

  38. sarjono says:

    Semenjak sy ijinkan istri kerja. Banyak dan sering tugas istri, yg pegang dan yg menyelesaikan nya adalah sy. Istri pulang kerja jam 5, 30 sore sy 4, 30 sore. Anak saya kadang lebih baik kluar rumah cepat. Kalu tau uminya datang. Karena setiap istri datang ada saja kesalahan di rumah kami. Bentakan makian sudah biasa buat kami. Terkadang kasihan sy sama anak2. Masih kecil harus sering terima makian. Buat susu si kecil. Cuci piring cuci baju. Cebokin si kecil. Lebih sering saya yg melakukakan. Mungkin sy terlalu sering melupakan hal2 kecil. Sperti ini sehingga istriku berlaku kurang menyenangkan buat kami. Trimakasi ustadz atas pencerahannya. Smoga Allah memuliakan ustadz skluarga dunia akhirat. Amin. ..

    1. Mohon maaf bila saya mengatakan, rumah tangga Anda kurang ideal jadi perlu ditingkatkan. Sang suami tak boleh melakukan pekerjaan yang terlalu kecil. Semoga keluarga Anda semakin sakinah, mawadah dan warahmah.

  39. Ono Sarjono says:

    Trimakasih ustadz. Pernah memang istri terucap minta cerai saja. Tapi sy diamkan saja. Karena sikecil masih 3th usianya. Sekarang memang gaji istri lebih besar dari saya ustdz. kadang tidak nyaman memang berumah tangga seperti ini.

  40. lely wanita ceria says:

    Alhamdulillah semua yg Kek Jamil sampaikan diatas sering aku lakukan dan selalu melakukannya dgn istiqomah dan ikhlas krn Allah. Karena itu bisa kurasakan cintanya di setiap langkahku walaupun aku tdk selalu disampingnya Kek. Aku akan trs melakukannya lebih krn tujuanku adalah syurga dan Syurgaku karena Ridho suamiKu. Semoga aku selalu bisa jadi Istri yg Cerdas, Ikhlas, dan Amanah. Salam kangen Gurunda…….

  41. Alfian Riski says:

    Ini hal kecil yang berarti 🙂
    Makasih Pak.. Insya Allah sangat bermanfaat buat bekal saya kedepannya ..

  42. Mustagfirin says:

    saya akan menikah, saya ingin seperti itu tadz

  43. Nurul says:

    gak bosen2 baca artikel yg 1 ini.. setiap baca pasti meneteskan air mata.
    mudah2an bisa menjadi sugesti suami saya utk menjadi lbh baik. aamiin

  44. Ria juliana says:

    semoga lelaki yang menjadi suamiku kelak, melakukan hal itu kepada ku.. 🙂

  45. novira says:

    izin share ya..bagus tulisan nya 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published.