Untuk Para Entrepreneur

Share this
  • 57
  •  
  •  
  •  
  •  
    57
    Shares

Para entrepreneur pemula atau muda yang melejit biasanya tergoda untuk segera ingin tenar dan populer. Waspadalah. Godaan untuk menjadi pembicara dan keliling ke berbagai kota bisa membuat bisnis Anda terkapar. Ingatlah, Anda pebisnis bukan pembicara apalagi artis. Memang menularkan semangat dan ilmu penting tetapi jangan terlalu sering. Jangan sibuk jalan-jalan padahal bisnis Anda tidak jalan.

Jadilah pembicara yang ngangenin. Jarang tampil namun saat tampil ilmunya daging semua. Berbobot, aplikatif dan berdampak bagi yang mendengarkan. Saya siap membantu Anda menyiapkan itu semua. Ya, saya membantu Anda menyiapkan presentasi karena saya pembicara yang punya bisnis. Sementara Anda pebisnis yang kadang-kadang perlu menjadi pembicara.

Terlalu sering menjadi pembicara akan membuat Anda “merasa” hebat dan punya nama. Akhirnya Anda pun melakukan crowd funding, menawarkan investasi ke berbagai pihak untuk mengumpulkan dana. Begitu dana terkumpul Anda bingung menginvestasikannya. Uang macet, bisnis tidak jalan sementara tuntutan dari investor semakin menguat. Bisa jadi Anda terjerumus kepada money game yang sangat menggoda. Ngeri dan menyesatkan.

Jangan sering mencela profesi karyawan. Ketahuilah, banyak karyawan yang gajinya lebih besar dari keuntungan bisnis Anda. Hanya saja mereka memilih hidup bersahaja. Tidak tergoda seperti Anda, penghasilan naik belum seberapa tetapi gaya hidup sudah seperti raja di raja. Ingin terlihat kaya raya padahal belum waktunya. Terlihat punya banyak aset padahal itu pinjaman yang menyiksa hidup Anda.

Jangan biasakan pamer aset, kekayaan dan fasilitas mewah yang Anda punya padahal pembayaran pajak dan sedekah Anda tidak seberapa. Kebiasaan pamer tidak akan menambah aset apalagi keuntungan usaha. Kebiasaan pamer justru membuat Anda boros dan selalu tergoda untuk tampil melebihi kemampuan Anda.

Baca Juga  Perbuatan Baik itu Membahagiakan

Wahai para entrepreneur, jangan Anda bilang “bisnis itu kuncinya SDM, sistem dan keuangan” tetapi Anda tidak menyiapkan SDM dengan benar. Anda tidak punya waktu menguatkan sistem di bisnis Anda. Lebih parah lagi Anda tidak bisa membaca laporan keuangan dengan benar. Mengajarkan tetapi tidak melakukan. Wajar bila Anda “kualat” sehingga perkembangan bisnis Anda tersendat.

Nasihat di atas ada yang self reminder untuk saya dan ada juga untuk para pengusaha di berbagai penjuru nusantara. Wahai para entrepreneur, alokasikan waktu terbanyak untuk profesi yang Anda tekuni. Kuasailah ilmu bisnis hingga mendarah daging. Bergurulah kepada para pelaku bisnis yang sudah teruji. Sementara bila Anda ingin punya kemampuan tambahan menjadi pembicara mari belajar bersama-sama dengan saya..

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook


Share this
  • 57
  •  
  •  
  •  
  •  
    57
    Shares

29 comments On Untuk Para Entrepreneur

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer