Ulang Tahun Bukanlah Pesta Pora

Ulang tahun adalah momen introspeksi dan evaluasi diri. Ketika usia bertambah, sudah sewajarnyalah kebaikan, kebajikan dan kedewasaan pun bertambah. Hari ulang tahun adalah hari dimana Anda mendengar suara hati Anda dan juga mendengar “suara” dari orang-orang yang Anda cintai.

Kami punya tradisi tersendiri setiap kali ada anggota keluarga yang berulang tahun. Pertama, yang berulang tahun memberi sambutan dan menyampaikan keinginannya. Kedua, semua anggota keluarga satu per satu menilai kehidupan yang berulang tahun selama setahun terakhir. Selanjutnya, masing-masing anggota keluarga menyampaikan harapan dan sarannya kepada yang sedang berulang tahun. Ketiga, sebagai kepala rumah tangga saya merangkum semua masukan dan saran menjadi intisari pesan ulang tahun.

Setelah itu, saya menutup dengan memimpin doa bagi yang sedang berulang tahun. Acarapun berakhir dengan salaman dan pelukan bagi yang sedang berulang tahun.

Saya sudah merasakan manfaat dari tradisi ini. Saat ulang tahun yang ke-35, saya baru menyadari bahwa saya menjalani hidup dengan mengabaikan keluarga. Saat itu Nadhira, anak saya yang pertama, ketika mendapat giliran bicara berkata, “Bapak menjadikan rumah seperti hotel. Berangkat pagi, pulang malam. Saat bapak berangkat kerja,  kami belum bangun. Saat bapak pulang kerja, kami sudah tertidur…”

Dengan terisak, Nadhira melanjutkan, “Bapak sudah bukan milik kami lagi. Bapak sudah menjadi miliki masyarakat.  Bapak lebih senang berkumpul dengan orang lain daripada kami. Bapak tidak bisa menemani kami lagi saat ambil raport. Kami merindukan bapak yang dulu, bisa berenang bersama, bisa bermain bersama. Maafkan aku ya, pak.”

Sejak saat itulah, saya selalu memasukkan acara keluarga dalam agenda hidup saya. Tradisi itu, telah mengingatkan saya bahwa hidup bukan hanya mengejar karir tetapi juga tentang keindahan dan keharmonisan keluarga. Dari tradisi itulah, kami saling tahu mimpi-mimpi kami. Saling memperbaiki diri. Saling mengerti isi hati orang-orang yang kita cintai.

Semoga momen ulang tahun dalam hidup Anda tidak sekadar diisi dengan pesta pora tanpa makna, tetapi sesuatu yang memberi arti dalam hidup. Selamat ulang tahun, bagi siapapun yang berulang tahun hari ini. Terutama buat seseorang yang hari ini berulang tahun, yang namanya tak berkenan disebut disini, tapi kehadirannya begitu berarti dalam hidup saya..

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

17 thoughts on “Ulang Tahun Bukanlah Pesta Pora”

  1. adi setiadi says:

    luar biasa pak..terima kasih pencerahan pagi yang berkesan, karea kesibukan terkdang kita lupa dengan orang2 yang kita syangi…

  2. sendy says:

    Right Pak JA Ultah bukan hanya diisi dengan pesta pora tetapi sesuatu yang memberi arti hidup… terima kasih atas ucapannya (saya Ultah di awal desember) walaupun bukan secara langsug tertuju ke saya…he…he… Salam Sukses Mulia….

  3. Anggit Setyaningsih says:

    Subhanallah.. Siip bgt ^.^
    Tante Ria yaa om yg sdh ultah? 🙂

  4. mustika yanti says:

    Hmm, terharu. Sepatutnyalah momen ultah menjadi ajang muhasabah, tuk selanjutnya meningkatkan kualitas diri menjadi pribadi yg bermanfaat.

  5. yasya asgar says:

    WAJIB diikuti oleh saya,
    sangat sangat terima kasih, jazakallah khoeron kasyiro.Aamin.

  6. Nikke says:

    Ruuuar BIASA pak Jamil…SEPATU (Sepakat dan Setuju)!
    Hayuk…kita belajar utk memberi arti dlm hidup utk orang2 yg kita sayangi, mariiii 🙂
    Mator tengkyu pak Jamil tlah diingatkan 🙂
    Jzkmlh…
    Smangaaaaat 🙂

  7. Budi Santoso, BTM Kalibening- Banjarnegara says:

    Susah saya utk berkomentar. Sebab saya dan anak saya tidak pernah berulang tahun.

  8. aannoe says:

    terharu sama apa yg diucapkan mbadhir 🙁

  9. Subhanalloh..
    ngepas banget ya Kek, besok saya juga ulang tahun 🙂
    Smoga saya bisa semakin memaknai umur yang telah dianugrahkan, dan terus mengintrospeksi diri.aamiin

  10. Terima kasih kek sudah mengingatkan kami, saya khususnya.
    kebiasaan berulang tahun yang selama ini kami lalui penuh dengan hura-hura tanpa makna.

    Next project, Ulang tahun dibuat lebih bermakna.

    Selamat Ulang Tahun Untuk Bunda Sofie Beatrix.
    Semoga segala yang terbaik dilimpahkan oleh Allah untuk beliau sehingga bisa mencapai Sukses Mulia.

    Salam Sukses Meraih Bahagia
    Andri I. Karif

  11. Alam Smart CCTV Bogor says:

    mantap!

  12. boeloek says:

    Menikah itu merupakan proses penyesuaian diri antara 2 karakter yg brbeda. Disanapun ada latar blakang kdua belah pihak yg mewarnainya. Bersyukur me n husband mmiliki visi yg sama ttg BIRTHDAY…tinggal mentransfer pada buah hati, secara bersahaja….*ridhoi kami ya Allah*

  13. Ya setuju, momen ultah adalah saatnya introspeksi dan evaluasi diri terlebih “Ketika Memasuki Usia Empat Puluh Tahun” fase kearifan hidup dimulai dan bukan fase coba-coba. Imam Al Ghazali pernah mengatakan “Barangsiapa yang telah melampui usia 40 tahun sedangkan kebaikannya tidak dapat mengalahkan kejahatannya, maka hendaklah dia mempersiapkan dirinya untuk masuk ke dalam neraka”.

  14. akhnurhadi says:

    jika sudah baca ini masih pesta pora

    >> SUNGGUH T.E.R.L.A.L.U. (bang haji oma irama mode)

  15. mamaendang says:

    1212 adalah hari kelahiran saya, pas sekali topik yg ditulis pak jamil pada 1212 ini. Alhamdulillah ulangtahun saya kemarin saya rayakan dengan berbagi dipanti asuhan dan ditemani oki setiana dewi (pemeran ana di film KCB). Semoga ulang tahun saya tahun depan 121212 bisa lebih bermakna.

  16. dwinur77 says:

    superrr Pak Jamil…..smoga apa yg kita lakukan sukses mulia

  17. andi ampa says:

    ane suka kalimat ini ” hidup bukan hanya mengejar karir tetapi juga tentang keindahan dan keharmonisan keluarga”

    salam SUKSES MULIA

Leave a Reply

Your email address will not be published.