Tiga Lebih

tiga.jpg

Setiap orang yang ingin keluar dari kerumunan alias hidup diatas rata-rata setidaknya harus punya kelebihan dibandingkan yang lain. Cobalah dimulai dari hal sederhana berikut, insya Allah dalam jangka panjang kelebihan Anda akan terbentuk. Apa hal sederhana tersebut? Saya menyebutnya tiga lebih.

Pertama, kata-kata yang LEBIH positif. Mulai saat ini berlatihlah untuk memastikan bahwa yang keluar dari mulut kita adalah hal yang positif. Saya pernah punya kebiasaan mengkritik, menilai dan mengomentari orang lain dari sisi negatif. Dan kebiasaan itu sudah mendarah daging.

Untuk mengubah komentar menjadi kata yang lebih positif sangat berat bagi saya ketika itu. Namun, kini saya sudah terlatih untuk lebih banyak mengeluarkan kata yang lebih positif. Walau terkadang kebiasaan buruk itu masih suka kambuh. Hehehehe.. Saya merasakan berat pada awalnya namun nikmat pada akhirnya: Hidup lebih tenang, sahabat semakin banyak yang mendekat dan kenikmatan semakin berlipat.

Kedua, tindakan yang LEBIH menantang, kreatif dan kontributif. Lakukan secara berkala tindakan-tindakan yang menantang yang sebelumnya belum pernah kita lakukan. Kita harus berani melakukan hal yang baru secara kreatif, keluar dari kebiasaan lama yang mungkin sudah usang tanpa kita sadari.

Selain itu, untuk “naik kelas” kita juga perlu melakukan tindakan yang lebih kontributif. Kegiatan yang kita lakukan memberdayakan orang lain, meringankan beban hidup orang lain, membuat orang lain lebih bergairah menjalani hidup. Berusahalah agar keberadaan kita memiliki arti dan sumbangsih positif kepada sekitar kita.

Ketiga, hati yang LEBIH bersih. Ibarat rumah, secara berkala harus dibersihkan. Pengalaman saya, setiap saya membersihkan rumah selalu ada saja yang harus dibuang. Begitu pula hati kita, secara berkala perlu dibersihkan.

Perjalanan hidup yang semakin kompetitif terkadang membuat penyakit hati mampir di hati kita. Jangan biarkan terlalu lama, segera buang agar hati selalu terjaga. Ingatlah, bila segumpal daging ini (hati) rusak maka itu akan merusak kehidupan kita. Penyakit hati ini tak terlihat mata namun dampaknya merusak sendi-sendi kehidupan kita. So, berlatihlah agar hati lebih bersih dari biasanya.

Yuk, kita praktikkan tiga lebih! Kata yang LEBIH positif, tindakan yang LEBIH menantang, kreatif dan kontributif, hati yang LEBIH bersih. Lakukanlah, dan Anda akan merasakan dampaknya.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

13 thoughts on “Tiga Lebih”

  1. Widiag says:

    Semoga termasuk yang lagi berupaya lebih Kreatif, lebih menantang dan lebih kontributif.. 😉

    1. Didoakan mas, doakan saya juga

      1. Widiag says:

        Insya Alloh, amin. Artikel ini saya ambil untuk sesi renungan pada pelatihan kemarin 😉

  2. noza says:

    Siap kek 🙂 berusaha mnjdi lebih baik lagi 🙂

    1. Prok….prok….asyik

  3. vina says:

    oke oke oke

  4. ali samsudin says:

    wuih!! seberat apapun harus berlatih, insyaallah

  5. akan saya praktekkan kek..

    saya termasuk penggemar blog kek jamil hehe

  6. Damayanti says:

    Kata Tindakan Hati
    Siiipppp…

  7. EventJogja says:

    catat dan simak dalam2, lebih positif menantang dan bersih 😀

  8. Arieffadillah says:

    Insya Allah Pak Jamil, biar lebih teringat, saya jadikan desktop background di PC saya ya Pak…makasih Pak, semoga suksesmulia selalu…

  9. Muhammad Mubin says:

    Subhanallah, semoga menjadi seperti yang diatas,,,,
    mohon doanya kakek jamil ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.