The Next Inspirator

Brili Agung Zaky PradikaBaju putih, dasi biru, lengkap dengan setelan jas hitam dan sepatu klimis. Lima belas trainer yang biasa dipanggil Fasilitator tegap membuat lingkaran di Arena WBT batch 12. Di dalam arena, masih lengang. Pintu sengaja ditutup rapat-rapat. Ini adalah momen sakral pagi hari jam 7 sebelum gaung WBT bermula.

Seorang pria matang dengan tatapan teduh mengeluarkan kata-kata saktinya, “Anda semua disini adalah orang-orang terbaik yang selama tiga hari ini akan menjadi pemandu bagi orang-orang luar biasa. Bukan peserta sembarangan. Mereka mengeluarkan segala daya upayanya untuk bisa hadir di sini. Berikan yang terbaik untuk mereka.”

Pria itu biasa dipanggil Kakek, Babeh, atau Pak Jamil Azzaini. Siramannya di pagi itu membuat kami berlima belas semakin serius untuk mempersiapkan sekaligus membahas detail demi detail WBT di hari pertama. Hari ini kami akan membahas tentang “Berani Tampil”.

Misi utama kami adalah memangkas rantai gajah yang tertanam di pikiran 93 peserta WBT. Mas Dinar, selaku Lead menjelaskan detail demi detail acara dan rangkaian tugas kami. Walaupun misi ini adalah misi serius, canda dan tawa masih sering mengalir diantara kami. Tukar menukar jokes, candaan, dan tawa selalu menjadi warna diantara kami.

Tugasku hari itu menantang. Aku satu-satunya fasilitator yang akan memandu kelompok dengan anggota 7 orang. Dan semuanya wanita!

Well, memang sedari awal sudah ada satu skenario bahwa ada satu kelompok wanita yang dipegang Fasilitator pria. Karena Fasilitator wanita yang terpilih ada tiga, sedangkan kelompok wanitanya ada empat. Alasan kenapa aku dipilih untuk memandu kelompok itu cukup. Ah Sudahlah. Bu Sofie bilang, karena aku satu-satunya Fasilitator Pria yang tidak perlu meminta ijin istri untuk memandu kelompok wanita. 

But The Show Must Go ON!
Aku meyakini kelompok yang kupandu ini adalah The Next Inspirator. Inspirator Indonesia selanjutnya! Mereka mampu melepaskan rantai gajah yang selama ini membelenggu kemampuan public speaking mereka. Sungguh luar biasa. Lebih dari itu, ilmu TSB pun sudah mampu terserap.

Wanna Be TRAINER dalam hidupku adalah an unforgettable experience. Tiga hari momen yang pasti akan menjadi tak terlupa untuk siapa saja yang berada di sana.

3 hari yang luar biasa! 3 hari yang akan terkenang untuk selamanya! 3 hari yang akan abadi menetap di singgasana jiwa!

Salam Sukses Mulia,
Brili Agung

Bagikan:

11 thoughts on “The Next Inspirator”

  1. Mas Brili adalah salah satu guru mudaku. Terus berkarya dan berprestasi Mas Brili. 🙂

    1. Andriansyah says:

      Mas Brili dan Mas ALif…2 fasilitatorku yang hebat…

  2. hmm, pengen ikut di suasana diatas | semoga bisa kesampean | Aamiin Aamiin Yaa Robbal Alamin |

  3. Aksaramu telah mempengaruhiku… MAs Brili itu Guru Mudaku Juga

    @gunawanagumi

  4. Andriansyah says:

    Aku sedang membaca buku Mas Brili nih…salut dengan semangat-nya.

  5. Wanna Be Trainer memang training yang berkualitas. Kek Jamil & 15 fasilitator orang-orang yang hebat.

    Moga kami bisa jadi Next Inspirator seperti mas Brili.

  6. dnur77 says:

    Salam Mas Briliii….

  7. Sa'ad Budiman Lubis says:

    We Aere The Next Inspirator

    Terima kasih banyak kek jamil dan Para Fasilitator…

    Ketika di minta untuk menuliskan testimoni, saya hanya menuliskan beberapa kalimat..

    “Tidak Sangup Digambarkan Dengan Kata-Kata”
    🙂

  8. Brili is BriliON …. begitulah kesan pertama pada saat bersama-sama jadi peserta WBT batch 9 FEb 2013. Setahun kemudian bareng jadi fasilitator WBT batch 12. Menjalankan tugas dari kek JA utk jadi faslitator bareng brilli dan rekan lainnya sungguh pengalaman yg never forgeted.
    Wajar jika saya begitu menggebu-gebu ingin ikut WBT, yang katanya berpengaruh sekali bagi aluimninya. ternyata memang…. terbukti. MAka itu sy ngotot ingin jadi fasilitatornya, pengen tau kenapa training ini sampe begitu melekat efeknya sampai sekarang.
    Training tidak hanya sekedar training, ada banyak nlai-nilai kehidupan yang didapat dalam training tersebut, dan kami belajar satu sama lain dengan kerendahan hati.
    Saat menjadi fasilitator, ternyata memang, auranya adalah kami di bekali dengan “wejangan” untuk mengemban amanah dalam memberikan yang terbaik buat para peserta….
    Sungguh aliran energi yang merasuk sampe tulang sumsum… menjalar ke seluruh peserta WBT….
    Sekarang sy baru ngerti kenapa WBT itu lebh dari sekadar training.more than trainig, i ove it.
    Thanks ya sang ispirator muda! yo’re briliON inspirator.

  9. tau gitu aku ikut jadi fasilitator deh… ya paling tidak, bisa mendampingi mas Brili mendampingi kelompok peserta putri.. pasti kerON deh… kapan ada lagi?

  10. wira says:

    Buat coach kami kelompok Dian pelangi
    Mas Brili

    Terima Kasih

    untuk semangatnya mendampingi kami berproses dan antusiasme yg menular pd kami. dan percaya bahwa kami mampu mjd THE NEXT INSPIRATOR. Amiin. InsyaAlloh. terima kasih

    barakallah untuk kakek jamil, master guru kami semua, yg telah mjd pr fasil luar biasa untuk mendampingi kita belajar.

    jazakalloh

Leave a Reply

Your email address will not be published.