Terus Belajar Menjadi Orang Tua

Terus-Belajar-Menjadi-Orang-Tua.jpg

Hingga saat ini, saya terus belajar menjadi orang tua. Ilmu mendidik anak yang berhasil diterapkan di anak pertama belum tentu berhasil untuk anak-anak berikutnya. Dunia yang terus berubah ternyata “memaksa” kita untuk selalu memperbaharui ilmu dan kemampuan menjadi orang tua. Saya jadi paham mengapa Rosulullah pernah berpesan “didiklah anakmu sesuai dengan zamannya.”

Beberapa pondasi yang perlu dimiliki saat kita mendidik anak. Pertama, selaraskan 4-ON anak. Apa itu 4-ON? 4-ON adalah kependekan dari vision, action, passion dan collaboration. Dorong anak kita untuk punya visi hidup yang menantang. Setelah itu, pastikan bahwa action yang dilakukan selaras dengan visi hidupnya dan merupakan passion yang melekat pada diri anak.

Tugas kita selanjutnya adalah memastikan bahwa anak berkolaborasi di tempat yang tepat. Support anak untuk memiliki pergaulan yang luas dan memiliki soulmate yang tepat. Carikan “guru” untuk melatih keahlian yang selaras dengan visi hidupnya. Ingat ya, bukan guru les tetapi guru profesi atau guru yang punya keahlian tertentu. Bantu dan dukung anak memajukan komunitas atau lingkungannya.

Kedua, jangan menuntut anak menjadi “Malaikat.” Biarkan anak tumbuh sesuai dengan zamannya, tentu dengan koridor agama yang kita anut. Apabila anak melakukan kesalahan, jangan “dihakimi” sebagaimana terdakwa dalam sebuah persidangan. Selama kesalahan itu tidak menimbulkan dosa, anak jangan terlalu disalahkan. Biarkan ia pernah berbuat salah dan belajar menerima konsekwensi dari kesalahan itu. Salah itu biasa saat masa tumbuh-kembang anak.

Ketiga, berilah kepercayaan kepada anak. Dunia memang berubah begitu cepat dan terkadang membuat orang tua gelisah. Selama Anak sudah sangat selaras dan yakin dengan 4-ON yang disusunnya serta mendapat kasih sayang yang kuat dari orang tuanya, berilah ia kepercayaan untuk melakukan berbagai aktifitas di luar rumah. Biarkan ia belajar mandiri, biarkan ia mengembangkan dirinya, biarkan ia semakin percaya diri.

Marilah kita terus belajar menjadi orang tua

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

One thought on “Terus Belajar Menjadi Orang Tua”

  1. Ilmu kependidikan orang tua kepada anak yang sangat bermanfaat.
    Terimakasih Pak Jamil 🙂

    Salam hangat
    Benedikt Agung Widyatmoko
    http:// bentoelisan. wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.