Terbaik Bukan Berlebih

Share this
  • 179
  •  
  •  
  •  
  •  
    179
    Shares

“Berlebihan itu merugikan. Lakukanlah yang terbaik bukan berlebih.” Kata-kata bijak tersebut mengingatkan saya pada mimpi tadi malam. Ya, semalam saya bermimpi dua anak saya, Nadhira dan Asa, pulang dari Jerman. Kami kemudian pesta durian, salah satu makanan kesukaan kami. Hasilnya? Nadhira sakit karena makan durian berlebih –semoga ini hanya mimpi dan kedua anak saya tetap sehat.

Sesuatu yang berlebihan memang bisa berakibat buruk. Di China, seorang pemuda yang berlebihan menonton pertandingan piala Eropa dikabarkan meninggal karena kelelahan. Bagaimana tidak, pada malam hari pemuda ini menonton pertandingan sepak bola, sementara siang harinya bekerja, terus menerus begitu selama sebelas hari berturut-turut.

Contoh lain, seorang sahabat saya ingin menurunkan berat badan secara instan dan melakukan diet dengan ketat. Hasilnya? Dia masuk rumah sakit dan berbagai penyakit lain bermunculan. Saat kuliah dulu saya pernah belajar habis-habisan pada malam hari dan keesokannya justru tertidur saat ujian.

Bahkan untuk urusan beribadah kepada Allah pun kita dilarang untuk berlebihan. Sebagian besar dari kita pasti ingin bahwa segala yang kita lakukan dianggap ibadah kepada Allah sehingga mendapat balasan di dunia serta balasan setelah kehidupan dunia. Padahal, agar sesuatu bernilai ibadah syaratnya dua: ikhlas dan benar melakukannya. Ingat! Benar, bukan berlebih!

Oleh karena itu, biasakanlah melakukan yang benar dengan cara yang terbaik agar bernilai tinggi. Saat bekerja dan berbisnis lakukanlah dengan cara yang terbaik bukan berlebih. Jangan sampai kita gila kerja tetapi lupa keluarga, abai menghadiri momen-momen penting anak, tidak memiliki waktu berlibur bersama anak dan istri. Jangan sampai saat anak istri bertanya, “Kapan kita punya acara bersama?” Jawabannya selalu, “Bapak lembur… Bapak lembur… Bapak lembur….”

Baca Juga  Kunci Bahagia

Saat hari libur dan waktunya istirahat, lakukanlah istirahat yang terbaik bukan berlebihan. Saat libur bukan berlebihan untuk tidur, bukan juga berlebihan untuk menonton televisi. Saat libur, bukan juga berlebihan untuk berolahraga atau melakukan aktivitas lain yang tidak bisa dilakukan saat hari kerja.

Sekali lagi, lakukanlah yang terbaik bukan berlebih. Ingatlah, tubuhmu punya hak, keluargamu punya hak, orang-orang di sekitarmu punya hak. Perusahaan atau bisnismu juga punya hak. Dan yang lebih penting, Tuhanmu juga punya hak. Apakah mereka semua sudah memperoleh yang terbaik darimu?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya?ร‚ย Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Share this
  • 179
  •  
  •  
  •  
  •  
    179
    Shares

16 comments On Terbaik Bukan Berlebih

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer