Tak Perlu Takut Meminta

Bandeng-Presto.jpg

Jumat pekan lalu, Bank CIMB Niaga mengundang saya untuk memberikan Seminar di Gunung Geulis (Gugel) Bogor. Usai acara, ada beberapa peserta yang mendatangi saya dan mengatakan, “Pak, sudah lama kita tidak bertemu, banyak cerita bapak yang masih melekat di hati saya sampai sekarang. Salah satunya adalah cerita bandeng presto.”

Ya, dulu sebelum merger dengan Lippo Bank, hampir setiap hari selama dua tahun, saya dan tim Kubik memberikan training di Gugel. Salah satu cerita yang pernah saya ceritakan adalah tentang bandeng presto. Dan cerita ini, sudah lima tahun lebih tidak pernah saya ceritakan lagi. Saya menjadi teringat cerita ini.

Dulu, saat istri saya hamil, ia pernah ngidam bandeng presto. Ketika itu saya berkata, “Mama, mana ada bandeng presto di Bogor.” Istri saya menjawab, “Terserah, pokoknya aku mau bandeng presto, bayi yang aku kandung kan akibat perbuatan bapak juga”.

Sebagai laki-laki yang bertanggungjawab, cie cie cie… hehehe… saya keliling mencari bandeng presto. Tahun 90-an di Bogor toko swalayan belum menjamur seperti sekarang. Dari toko-toko atau swalayan besar di Bogor yang ada ketika itu, semua saya datangi. Dan hasilnya nihil. Bahkan di salah satu swalayan pelayannya bilang, “Yah bapak, cari bandeng presto kok di Bogor. Bandeng presto adanya di Semarang, pak.”

Saya pun pulang dengan tangan hampa. Sesampainya di rumah, istri saya tetap ngotot minta bandeng presto. Saya sudah kehabisan akal, maka usai sholat di masjid saya pun berdoa, “Ya Allah, bila bandeng presto adalah wujud cinta kasihku kepada istriku maka berikanlah aku bandeng presto. Bagimu amat mudah mendatangkan bandeng presto semudah Engkau mengatur milyaran planet di muka bumi ini.”

Beberapa saat setelah saya pulang sholat maghrib dari masjid, pintu rumah saya diketuk. Setelah saya buka pintu ternyata sahabat saya yang bernama Anang berdiri di depan pintu. “Jamil, keluargaku baru datang dari Semarang, dia bawa bandeng presto, ini untuk kamu,” katanya. Anang buru-buru pamitan karena ia ingin menjamu tamunya yang baru tiba dari Semarang.

Kita memang tak perlu takut meminta kepada-Nya walau untuk urusan yang mungkin tidak masuk logika. Bagi Allah SWT semuanya mudah. Dan saya sangat yakin, Dia akan memberikan apa yang kita minta bila itu memang kita butuhkan dan baik bagi kita. Apa permintaan Anda tahun ini?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

8 thoughts on “Tak Perlu Takut Meminta”

  1. Edy Toer says:

    QS 65:2-3 ” ….. Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”
    Kalau dari cerita itu kek Jamil sudah berusaha semaksimal mungkin dan kemudian berdo’a (bertawakal) dan selanjutnya Alloh lah yang menyelesaikan urusanNya. Wallohu’alam

    1. Jamil Azzaini says:

      Terima kasih mas….

  2. Anik Wijayanti says:

    Wihhh… doa ini terasa banget keke….”“Ya Allah, bila bandeng presto adalah wujud cinta kasihku kepada istriku maka berikanlah aku bandeng presto. Bagimu amat mudah mendatangkan bandeng presto semudah Engkau mengatur milyaran planet di muka bumi ini.”

    1. Jamil Azzaini says:

      Rasa bandeng prest…. Hehehehehe

  3. Ora Dadi Opo says:

    Bismillah kek, tahun ini ku berencana memberangkatkan ortu umroh dan menikah.

    “Ya Allah, bila memberangkatkan orang tua umroh adalah wujud cinta kasihku kepada orang tuaku maka ridhoilah hamba memberangkatkan orang tua umroh. Dan bila menikah adalah wujud cinta kasihku kepada calon istriku maka ridhoilah hamba menikah.

    Bagimu amat mudah memberangkatkan orang tua umroh dan meridhoi hamba untuk menikah, semudah Engkau mengatur milyaran planet di muka bumi ini.

    Mohon doanya ya kakek

    1. Jamil Azzaini says:

      Aamiin yra…

  4. wahyu presiden says:

    semga tahun ini bisa belajar langsung dari pencetus Sukses Mulia…. amiiin

    1. Jamil Azzaini says:

      Ditunggu

Leave a Reply

Your email address will not be published.