Tahu Diri

Seperti sudah diduga, walau 80 persen lebih rakyat tidak setuju BBM naik (survey LSI) akhirnya pemerintah tetap menaikan harga BBM. Bagi para pejabat dengan gaji berlipat dan berbagai fasilitas dinikmati cuma-cuma tentu kenaikan ini tak terasa dampaknya.

Akan tetapi bagi masyarakat kecil atau menengah bawah, kenaikan ini dampaknya mulai terasa. Saya mengetahui hal ini setelah ngobrol dengan sopir taxi, ngobrol di masjid usai sholat berjamaah, mendengar uneg-uneg beberapa karyawan saya. Rasanya, sekeras apapun kita berteriak, pemerintah tetap pada keputusannya.

Saat ini, tugas kita adalah mengatur bagaimana agar tidak lebih besar pasak daripada tiang alias lebih besar pengeluaran daripada penghasilan. Secara teori orang mudah berkata “tingkatkan penghasilanmu dan perkecil pengeluaranmu”. Namun, dalam kondisi daya beli masyarakat yang menurun dan harga-harga yang membumbung tinggi, teori ini sangatlah sulit diterapkan.

Memang sulit bukan berarti tak bisa. Tapi, diperlukan kreativitas yang tinggi untuk menemukan berbagai alternatif baru untuk meningkatkan penghasilan. Padahal kita tahu, kreativitas adalah salah satu kelemahan masyarakat kita. Sayapun juga sedang terus mencari cara bagaimana agar bisa meningkatkan berbagai alternatif penghasilan lain dan belum ketemu. Hehehehe…

Sementara dalam aspek pengeluaran, kita perlu melatih pengeluaran yang penting dan mendatangkan pahala saja. Apakah ada pengeluaran yang tidak mendatangkan pahala? Banyak, contohnya membeli rokok, miras, membeli sesuatu untuk menyombongkan diri atau gengsi dan lain-lain.

Membelanjakan sesuatu yang tidak mendatangkan pahala dan manfaat walau hanya satu rupiah itu adalah pemborosan. Maka jauhilah, hindarilah. Jadilah orang yang cerdas, membelanjakan sesuatu yang tidak merusak kesehatan dan kehidupan kita serta menyelamatkan kehidupan di akhirat.

Jangan menjadi orang sombong dan bodoh, sedekah pelit, membantu orang tua jarang, nyumbang itung-itungan tetapi uangnya justru dihambur-hamburkan untuk membeli sesuatu yang merusak kesehatan. Kita perlu menjadi manusia yang tahu diri. Setuju?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


WBT batch 10


Bagikan:

15 thoughts on “Tahu Diri”

  1. #InspirasiParenting
    Siiip… Setuju kek. Kenaikan harga BBM yang terus mencekam menuntut untuk terus mengembangkan kreativitas khusnya bagaimana agara terus dikejar orederan. He..he..he..

    Memang sungguh tidak bijak, ditengan himpitan ekonomi yang kian sulit dan kitapun terus menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang tidak bermanfaat, apalagi merusak tubuh. So, mari kita lebih bijak, dengan merespon sesuai proporsi secara adil. Salam SuksesMulia.

    1. Siiip, ewako. Salam SuksesMulia

  2. Sarapan pagi yang menginspirasi yaa babe. Menurut pendapat pribadi saya, cara untuk mengembangkan kreativitas dan menambah penghasilan adalah dengan berwirausaha, hehe.

    Daripada mengandalkan Pemerintah dan terus-terusan mengeluh lebih baik mencoba berjualan dan berkolaborasi menjual produk2 kita. Terus Move ON!

    Salam BerkahBerlimpah
    Follow @yayanBATIK

    1. cintai Batik. setiap memberikan training saya selalu berusaha mengenakan batik

  3. Prihapen says:

    Assalamualikum
    Setuju Banget. Gak apa Pemerintah begitu. Sudah Biasa dari Dulu. Makanya penting bagi kita bukan tergantung pada manusia. Tergantungnya hanya pada Yang Mencipta Manusia. Insya Alloh Hasil Sedikit Bisa Jadi Berkah. Amin…

  4. m.khanafi says:

    setujuu…
    setelah BBM naik bentar lg tarif angkutan umum naik, trus apa fungsi kenaikan BBM kl semua ikut naik.. BLT 150-200rb sebulan dapet ap sekarang? kebijakan yg tidak bijak..
    rakyat kecil suruh peras otak tuk bs bertahan hidup, penguasa ambil kebijakan peras rakyat.. terlalu

  5. mhd husni tarigan says:

    Terimakasih kek, semangat pagi melalui hari setelah kenaikan harga bbm dkk.

  6. alhamduliLLAH… Pak jamil ada tanggapan juga tentang kenaikan BBM.

  7. bukik says:

    Baca langsung jleb
    dan menunduk

  8. Wendi Fernando Barus says:

    Setuju Pak. 🙂
    Pak, sesekali tampil di standup comedy dong (MetroTV) gitu! Pengen denger penyampaian yang lucu lucu dari Seorang Guru Trainer SuksesMulia. 🙂
    Karena menurut saya masyarakat indonesia hiburan yang membawa cerdas dan bahagia sala satunya terdapat di comic(standup comedy).

    1. Hehehehe, siapatakut?

  9. Zakiy says:

    Ayo terus gelorakan kesalehan sosial, saudara-saudara kita yang punya harta berlimpah dan belum banyak memberi kontribusi terhadap peningkatan ekonomi umat perlu selalu kita ingatkan untuk bersedekah produktif, salam sukses mulia

  10. Daripada menggerutu karena mati lampu, lebih baik menyalakan lilin
    Daripada mikirin kenaika bbm bikin otak buntu, lebih baik cari alternatif lain 😀

  11. toss pak jamil, sepakat banget. Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini kita memang harus sangat selektif dan bijak dalam pengeluaran

  12. Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini kita memang harus sangat selektif dan bijak dalam pengeluaran.

    mari kita lebih bijak, dengan merespon sesuai proporsi secara adil. Salam SuksesMulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.