Simpel dan Membumi

Pekan lalu saya diundang oleh dua sahabat saya yang hebat. Pertama, saya diundang mas Dwiki Darmawan untuk menghadiri acara Harmoni Masterpiece Koes Plus. Acara yang diselenggarakan  Jumat 16 Maret di Balai Sarbini ini menampilkan banyak penyanyi ternama yang menyanyikan lagu-lagu yang pernah dibawakan Koes Plus.

Saya mendengar lagu-lagu Koes Plus waktu masih kecil, tahun 1970-an. Sungguh luar biasa, lagu-lagu mereka tetap bertahan dan digemari selama hampir setengah abad. Lagu-lagu mereka mampu terus bertahan seperti itu, menurut saya, karena simpel, membumi dan mewakili kejadian-kejadian yang benar-benar terjadi di masyarakat.

Kedua, 18 Maret saya diundang untuk hadir di acara Bisma Big Moment. Acara ini sebenarnya ulang tahun Bisma Centre yang ketiga dan ulang tahun pemiliknya yaitu Ali Akbar yang ke 33 tahun. Acara yang dihadiri 700-an orang lebih ini, dikemas layaknya sebuah parade training. Saya berkesempatan menjadi pembicara terakhir yang tampil.

Bisma Big Moment sungguh menarik dan inspiratif. Saya hadir sejak pagi dan baru pulang setelah acara ini usai.

Dari berbagai testimoni yang saya dengar di acara tersebut saya jadi mengerti mengapa pada usianya yang baru tiga tahun Bisma sudah berkibar. Ternyata materi Optimasi yang terkesan rumit dan sulit bisa dikemas oleh Bisma menjadi simpel, membumi dan mampu menangkap berbagai peluang yang ada di tengah-tengah masyarakat.

“Mas Ali menyampaikan materi training optimasinya dengan bahasa manusia,” kata ibu Ike salah satu peserta yang bisnisnya tumbuh dan berkembang setelah dioptimasi Ali Akbar.

Saya berharap usia Bisma dan Ali Akbar terus berkibar melebihi Koes Plus yang mampu bertahan puluhan tahun.

Diantara hiruk pikuk hari ini, masyarakat memang sudah bosan dengan sesuatu yang rumit apalagi menggunakan bahasa langit. Simpel dan membumi adalah kata kunci agar ide dan gagasan Anda mudah diterima dan dikenang lama oleh masyarakat. Tengoklah, iklan-iklan yang dikenang masyarakat adalah juga yang simpel dan membumi. Tokoh-tokoh masyarakat yang mendapat apresiasi besar juga mereka yang simpel dan membumi.

Ayo, buat segala sesuatu yang ingin Anda tawarkan ke orang lain simpel dan membumi!

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

18 thoughts on “Simpel dan Membumi”

  1. Angelia says:

    Keerreeen, Kek..
    Postingan Kakek hr ini jg Simple dan Membumi.. 😀

  2. nova says:

    mantap… semua yang rumit bisa diatasi dengan simpel,,

    salam SuksesMulia

    Nova
    JayaBerkah

  3. Ali Akbar says:

    Yg nulis inilah Guru yang mencontohkan “Simpel dan Membumi”

    Ali Akbar
    OPTIMIZer

  4. Widada says:

    Top markotop..yang simple apa ya?. coba deh saya nawarin tenaga pada temen sekitar saya dulu,”ada yang bisa saya bantu?”

  5. mella says:

    kereeenn… guru-guruku ini memang simple dan membumi sehingga banyak di cintai.. salut 🙂

  6. faizal kamal says:

    Simple dan membumi dua kata yang kita lupa bahwa itu adalah modal untuk menjadi besar, hari ini saya belajar lagi dari kakek. semoga ilmu ini bisa diterapkan untuk BISMA center dan yang memberikan ilmu mendapat pahala sebesar member BISMA mengamalkan ilmu-ilmunya.”Salam Dua Jari” dari @isalkamal dan @MuhamadRidwan

  7. Luar Biasa..Selalu menginspirasi setiap pagi. Sukses terus utk Guru @JamilAzzaini dan mas Ali Akbar @pakarseo 🙂

  8. Simpel dan Membumi..
    Nice words that means everything..

  9. gun gun says:

    nice posting, mantab pak !

  10. Gaya bahasa yang lugas dan tegas serta simple dan membumi merupakan ciri khas dari Pak Jamil Azzaini.
    Sehingga mudah dipahami dan dicerna oleh siapapun, dari masyarakat awam hingga masyarakat modern profesional dan akademisi.

    Rahasianya apa ya? *hhhmmmm mikir*
    harus banyak belajar dari Pak Jamil nih, biar bisa membumi.

  11. Mekoh says:

    Di acara Bisma Big Moment kemarin Saya memperhatikan Ucapan, Gerakan dan Gaya Pak Jamil di panggung, persis banget sama catatan dibuku WBT saya.*Walk The Talk*

    Sementara itu istri saya yang duduk disamping saya sesunggukan dan sibuk mengusap air mata yang tak sanggup dia bendung mendengar dan melihat tampilan Pak Jamil *belum tahu dia*

    Kalau Kita belum bisa menjelaskan Sesuatu dengan Simple dan Sederhana, berarti kita belum menguasai Sesuatu itu.

    Terima Kasih Inspirasi nya Pak Jamil *Ganteng*

  12. Evi says:

    Membuat yang susah dan mbelet jadi simpel adalah kunci kerja semua jenius ya Pak Jamil. Pengen latihan seperti itu, setidaknya dalam menulis ..

  13. Najla Ge says:

    Subhanallah…makin tertarik untuk terus mampir di sini….

  14. yudith handini says:

    “Ayo, buat segala sesuatu yang ingin Anda tawarkan ke orang lain simpel dan membumi!” kalimat yang paling penting yang mempengaruhi saya dari tulisan bpk ini 🙂
    Simple dan membumi, karakter yang harus kita bawa dalam setiap aspek kehidupan kita..

  15. Dianita says:

    Subhanallah…di acara Bisma Big Moment kemarin, terus terang, saya baru pertama kali melihat kakek Jamil membawakan materi seminar..luar biasa..saya langsung beli buku Makelar rezeki..dan ingin ikut training2 selanjutnya..:)salam sukses mulia..

  16. Simple dan membumi,, kata yang simple tapi dalem banget.. 🙂

    via : http://www.SaafiaSaffanah.com

  17. effa says:

    pak ali akbar memang ramah, bahkan mau jawab tiap pertanyaan di bbm dgn jelas

    tqq pak ali…

  18. “simple dan membumi:”… kudu, harus, mesti, must to, wajib, fardhu ‘ain bagi kita!

Leave a Reply

Your email address will not be published.