Siklus Kegagalan

Setiap orang pasti pernah gagal dan gagal itu sungguh menyakitkan.  Namun bila Anda ingin semakin menikmati hidup, Anda tidak boleh larut dalam kegagalan.  Langkah pertama yang paling penting untuk mengurangi dampak kegagalan adalah dengan belajar untuk tidak mengambil hati pada kegagalan tersebut.  Selain itu, Anda sadar dengan sepenuh jiwa bahwa kegagalan adalah bagian yang memang harus dilalui oleh seorang pemenang.

Sayangnya, kepedihan menanggung kegagalan membuat banyak orang takut untuk gagal.  Sebagian diantara mereka ada yang mengatakan, “Saya sudah terlalu tua untuk menangis, namun tertawapun terlalu sakit rasanya.” Kondisi seperti inilah yang menunjukkan orang tersebut sedang terperangkap dalam lingkaran ketakutan.  Dan jika Anda diliputi rasa takut maka hampir tidak mungkin untuk mengubah kegagalan menjadi batu loncatan keberhasilan.

Orang ini terjebak dalam siklus kegagalan yang membuat orang itu akan semakin terpuruk.  Siklus kegagalan awalnya dimulai dengan rasa takut.  Rasa takut yang besar membuat orang itu tidak mau mengambil tindakan, dampak selanjutnya orang ini akan minim pengalaman, karena minim pengalaman akhirnya kurang memiliki kemampuan dan akhirnya akan muncul rasa takut yang baru dan itu terus berlangsung dan akhirnya orang itu akan semakin takut, semakin takut, semakin takut dan orang itupun akan semakin gagal. Istilah Jawanya, gagal maning… gagal maning…

Supaya Anda terbebas dari siklus kegagalan Anda perlu melakukan empat hal berikut. Pertama, periksalah harapan Anda dalam bidang itu.  Tuliskanlah semua harapan Anda.  Apakah harapan Anda itu realistis? Apakah Anda berharap sukses dalam upaya pertama? Berapa banyakkah kekeliruan yang seharusnya Anda perkirakan sebelum Anda meraih sukses? Sesuaikan harapan Anda.

Kedua, Carilah cara-cara baru untuk mengerjakannya.  Pertimbangkanlah setidaknya sepuluh pendekatan baru dan cobalah setidaknya setengahnya.  Ketiga, Fokuskanlah pada kekuatan Anda.  Dengan kekuatan yang Anda miliki kerahkan semua upaya untuk mencapai tujuan Anda. Dan terakhir, berjanjilah untuk segera bangkit kembali.  Tak ada bayi yang lahir langsung berjalan, tak ada orang sukses yang tak pernah gagal.  Jadi, berdamailah dengan kegagalan Anda.

Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini.

Follow saya di twitter @jamilazzaini

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.