Siapa Yang Mensholati Saya?

Share this
  • 268
  • 9
  •  
  •  
  •  
    277
    Shares

Hari Senin, 29 Juli 2019, usai memberikan training untuk para pimpinan Pancaran Group, saya mendapat kabar teman kuliah saya di IPB, Tina Paramita meninggal dunia. Saya langsung meluncur ke rumah duka di Bojong Kulur Bogor.

Pukul 19.07 saya tiba di rumah duka, namun saya sudah terlambat. Jenazah sudah dibawa ke Bandung untuk dimakamkan di sana.

Mungkin Anda tidak mengenal Tina Paramita, tetapi perlu Anda tahu bahwa yang mensholatkan sahabat saya ini adalah para tokoh kebaikan, salah satunya adalah Prof. Didin Hafiduddin, yang rumahnya 2 jam perjalanan ke rumah duka.

Selain Tina Paramita wanita solehah, suami beliau Dudi Iskandar juga orang yang soleh dan tawadhu. Meski jabatan Kang Dudi adalah salah satu direktur di BPPT, ia tetap hidup bersahaja.

Tina, disholatkan di dua tempat, Bogor dan Bandung. Selalu ramai orang yang ikut mensholatkan. Itulah salah satu nikmat orang yang meninggal.

Di dalam perjalanan pulang ke rumah, saya bertanya pada diri sendiri “Andai saya meninggal nanti, siapa yang akan mensholati saya? Siapa yang akan berada disisi saya, membimbing mengucapkan kalimat “Laa illaha illallahu?”

Siapakah yang akan mengantarkan saya ke kuburan? Siapakah yang mendoakan saya agar terhindar dari azab kubur? Siapakah yang menguatkan orang-orang yang saya tinggalkan?.

Makhluk hidup itu berkumpul dengan yang memiliki sifat dan karakter yang sama. Kambing berkumpul dengan kambing, ayam berkumpul dengan ayam. Serigala berkumpul dengan serigala, buaya berkumpul dengan buaya.

Orang baik berkumpul dengan orang baik. Maka saat saya kelak saat meninggal ingin disholati oleh banyak orang baik, saya perlu banyak berbuat baik dan bergaul serta bersahabat dengan orang baik. Semoga saya bisa.

Baca Juga  Uang Bukan Nomor Satu

Ya Allah, siapakah kelak yang mensholati saya? Mengkafani saya? Memandikan saya? Mendoakan saya? Dan menemani saya diujung kematian saya? Semoga banyak orang baik yang dengan tulus melakukannya untuk saya.

Terima kasih Tina Paramita atas kebaikan dan keteladanmu selama ini. Saya menjadi saksi bahwa kamu orang baik dan sangat layak berada di tempat yang baik, surga terbaik.

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini


Share this
  • 268
  • 9
  •  
  •  
  •  
    277
    Shares

1 comments On Siapa Yang Mensholati Saya?

  • Saudari Tina ini sahabat sy sejak SMP, teman sekelas. Ketika sy diterima di IPB via Sipenmaru, almrh. Tina lebih dl diterima via PMDK. Tina lah yg menyambut sy di halaman kantor TPB yg sekarang Mall Botani, Tina pula yg mengenalkan sy pd teman SMAnya yg kelak akan menjadi teman kelompok tingkat I. Sehingga, walau sy mahasiswa yg masuk belakangan, sy sdh memiliki teman di kelas.
    Ketika sakit pun masih berkomunikasi, dg ucapan2nya yg penuh keimanan dan keihlasan. Semoga almarhumah menjadi penyambut sahabat2nya di jannah kelak…

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer