Siapa Pahlawanmu?

Hari ini  10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Tentunya Anda tahu beberapa nama dari pahlawan nasional kita. Namun kali ini saya tidak akan membahas tentang pahlawan nasional, melainkan tentang pahlawan kehidupan yang lebih personal.

Dalam menjalani kehidupan, saya dan Anda pastinya punya pahlawan. Mereka adalah orang-orang yang sangat berarti dalam hidup kita. Pahlawan yang utama dan tidak ada tandingannya tentu orang tua kita. Setuju? Tapi, saya juga tidak akan membahas jasa-jasa mereka. Kali ini saya ingin mengenang jasa orang-orang yang berperan mengubah hidup saya.

Siapa saja pahlawan dalam hidup saya? Yang pertama adalah Prof. Dr. Andi Hakim Nasution, Rektor IPB (Institut Pertanian Bogor) pada 1978-1987. Sekarang beliau sudah almarhum. Untuk mengenang jasa-jasa beliau, kini namanya diabadikan menjadi nama Gedung Rektorat IPB.

Saat saya lulus SMA sebenarnya saya sudah memutuskan tidak akan melanjutkan kuliah. Orang tua saya terjerat hutang dan miskin papa. Sepucuk surat dari pak Andi Hakim yang mengundang saya untuk menjadi mahasiswa IPB mengubah skenario itu. Saya mendapat undangan tersebut sebagai bentuk “penghargaan” dari IPB setelah saya menjadi juara karya ilmiah remaja tingkat SMA dengan judul, “Pengaruh Daun Lamtoro Gong dan Abu Dapur Untuk Meningkatkan pH tanah”.

Kebahagiaanpun membuncah, namun problem finansial datang menyergap. Orang tua  mengajak saya datang ke rumah orang kaya di kampung untuk meminjam uang. Ternyata yang didapat bukan pinjaman uang, malah cercaan dan hinaan yang sangat menyakitkan.

Dalam kondisi seperti ini datanglah tawaran dari seorang yang bernama Paijo, kami memanggilnya kang Paijo. Ia rela menjual perhiasan emas yang dimilikinya untuk bekal saya ke Bogor. Menerima uang itu kami sekeluarga menangis tiada henti, Kang Paijo bagi kami adalah pahlawan. Sayapun berangkat ke Bogor,  dan dari sinilah titik balik perjalanan kehidupan kami ke arah yang lebih bermartabat.

Pahlawan terdekat yang selalu menjaga kehidupan saya adalah istri saya. Dialah yang selalu mengingatkan saya untuk selalu mendekat kepada Allah. Selain itu ia terus mendorong saya untuk mengejar impian-impian hidup saya. Saat saya lelah dialah yang menyemangati. Saat saya jenuh dialah yang menghibur. Semua kebaikannya tak akan cukup saya tulis di tempat ini. Pesannya yang selalu saya ingat adalah, “Aku rela hidup susah dari pada makan sesuatu yang haram.”

Pak Andi Hakim Nasution, kang Paijo dan istri saya adalah pahlawan yang namanya begitu kuat tertanam di dalam jiwa saya. Nah, siapa pahlawanmu?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

18 thoughts on “Siapa Pahlawanmu?”

  1. Agus salim says:

    Salam untuk pahlawan@ Pak Jamil, kalau pahlawan saya adalah Ibu dan abah saya, beliaulah yang selalu mengarahkan, membiayai,menuntun,dan njewer saya kalau salah,,Salam sayang untukmu Abah dan emakku

  2. Pahlawan kehidupan kami adalah Muhammad SAW, Kek. Karena jasa dan perjuangan beliaulah kami dapat membaca tulisan ini. ☺
    Selamat Hari Pahlawan! ☺

  3. Nikke says:

    Subhanalloh…terharu baca cerita pak Jamil, Hikz.
    Membuat sy hrs byk belajar bersyukur atas nikmat yg diberikan Alloh.
    Pahlawan sy utk saat ini dlh Bapak, Ibu dan mbah yut. Beliaulah yg membiayai,memberikan kasih sayang, dorongan, semangat dan do’a. Senangnya hati ini kalo bs membahagiakannya. Mohon do’anya semoga sy bs membahagiakannya. Mohon do’anya juga pak Jamil, semoga sy segera diberikan jodoh yg terbaik olehNya, krn itu yg mereka harapkan saat ini dr sy.
    Tengkyu…Jazakumulloh
    Senyum 227 🙂

  4. aandes says:

    luar biasa…. makasih pak….

  5. Sukendar says:

    luar biasa, makasih bang…

  6. iiholillah says:

    pak..saya jadi tertarik menulis kan sesuatu yg mirip2 seperti pengalaman bpk..mudah2n nnt saya bisa SuksesMulia sprti inspirasi yg bapak bagikan..:)
    terimakasih pak..bbrp waktu ini tulisan bpk sdh mjadi pahlawan penyikapan sy th sesuatu 🙂

  7. r budi rahadiyono says:

    Mantap pak

  8. jajang says:

    saya sendiri, karena tanpa kemauan . dorongan maupun ajakan dari luar gak akan ada pengaruhnya.. #salam sukses mulia

  9. Anggit Setyaningsih says:

    Terharu baca slh 1 coment di atas 🙁
    Selain org tua sy, nenek & budhe sy adl pahlawan sy. Mereka2 lah yg sllu membimbingku ke arah yg lebih baik. Jasa2 mreka sgt luar biasa 🙁
    OmJamil jg slh1 pahlawan sy di kehidupn ini.
    Saat khdpn sy hampa,srg kali brpkir egois,srg emosi,dll yg jelek2..kmdn sy brtemu dg omJamil yg bs mrubah khdpn sy mjd lbh baik. Alhamdulillah 🙂

  10. cristin herni says:

    pahlawan hidup saya adalah mama & bapak saya karena tanpa mereka saya tidak akan menjadi seperti sekarang ini , Alhamdulillah mereka selalu membimbing dalam kehidupan duniawi dan akhirat..nanti Insya Alloh…amiin

  11. Para pahlawan adalah orang yg tidak pernah berpikir apa yg akan dia dapatkan tapi selalu berpikir apa yg dia bisa berikan bagi orang lain…

  12. kanyaka says:

    pahlawan menurut saya adalah semua orang yang pernah saya kenal, karena dari mereka semua saya dapat menjadi diri saya sekarang. pola pikir, tindakan serta ucapan mereka yg membuat saya tersadar untuk mengoreksi diri dan melangkah lebih baik dari kemarin. saya slalu bersyukur kepada Tuhan, telah mempertemukan saya dengan mereka termasuk bapak..bukan kah setiap manusia adalah pahlawan dalam hidupnya..:)

  13. adi setiadi says:

    pahlawan akan selalu hidup walau raga telah tiada..selamat hari pahlawan.

  14. @aannoe says:

    ibu saya.suatu saat nanti istri & anak2 saya.

  15. boeloek says:

    Istri m’hargai suami/suami m’ghargai istri&ank m’ghargai ortu/ortu m’hargai anak..m’rpakan sala 1 pjakan dlm m’jlankan SEPARUH AGAMA. Tauladan dari KHADIJAH dan RASULULLAH sharusnya mnjadi spirit bagi kita u/ TEGAR dlm m’ghadapi OMBAK K’HIDUPAN… *KHADIJAH..cinta sejatinya RASUL—-takterganti*

  16. Dani Kaizen says:

    Pahlawan yg paling berarti adalah Bapak dan Ibu saya…..

    kemudian pahlawan yg membuat saya terus memperbaiki diri menjadi lebih baik yaitu :
    1. Buya HAMKA =>Saya jadi mengerti agama Islam yg indah dan damai.
    2. Dale Carnegie => Saya jadi lebih tahu tentang ilmu motivasi/pengembangan diri.
    3. Andrias Harefa => Saya jadi suka menulis dan tambah bersemangat untuk menulis.

    *Terimakasih untuk kalian semua, semoga jasa2 kalian mendapat balasan yg baik dan mulia….aaaamiiiinnnnn… 🙂

    #Untuk Bapak jamil Azzaini, Terimakasih banget dengan artikel blognya yg selalu menginspirasi dan memotivasi diri saya 🙂

  17. jilbab faira says:

    pahlawan saya selain keluarga siapa ya? >_<

Leave a Reply

Your email address will not be published.