Self Reminder

selfreminder.jpg

Dua pekan ini saya disibukkan dengan memberikan penilaian atas penampilan atau kinerja banyak orang. Dengan lugas dan tegas saya memberikan komentar dan penilaian karena memang tuntutan pekerjaan. Disela-sela kesibukan tersebut, di group whatsApp Kubik Training kami mendapat kiriman ‘self reminder’ dari ibu Ferlita, salah satu coach Kubik, yang lengkapnya sebagai berikut.

Seorang guru ditanya tentang dua keadaan manusia. Pertama, manusia yang sangat rajin beribadah namun sombong, angkuh dan selalu merasa suci. Kedua, manusia yang sangat jarang beribadah, namun akhlaknya begitu mulia, rendah hati, santun, lembut dan menyayangi manusia. “Mana yang lebih baik?”

Sang guru menjawab, “Keduanya baik. Boleh jadi suatu saat ahli ibadah yang sombong menemukan kesadaran tentang akhlaknya yang buruk dan dia bertaubat lalu ia akan menjadi pribadi yang baik lahir dan batin. Dan yang kedua, bisa jadi karena kebaikan hatinya maka Allah SWT menurunkan hidayah lalu ia menjadi ahli ibadah yang memiliki kebaikan lahir dan batin.”

Kemudian orang tersebut bertanya lagi kepada sang guru, “Kalau begitu, siapa yang tidak baik?”

“Yang tidak baik adalah kita, orang ketiga yang selalu mampu menilai orang lain, lalu lalai menilai diri sendiri,” jawab sang guru.

Kiriman ‘self reminder’ ini membuat saya berhenti sejenak kemudian merenungkan ‘apa-apa yang saya lalaikan padahal itu saya nasihatkan atau saya sarankan kepada orang lain.’

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

2 thoughts on “Self Reminder”

  1. Dani iswanda says:

    Assalamualaykum Pak Jamil.

    Izin untuk mensharing nya

    1. Jamil Azzaini says:

      Dengan senang hati…

Leave a Reply

Your email address will not be published.