Segeralah Punya Anak

Share this
  • 171
  •  
  • 1
  •  
  •  
    172
    Shares

Orang cerdas akan selalu berusaha punya anak. Mengapa? Karena, salah satu yang bisa mengirimkan pahala setelah kita sudah meninggal adalah anak. Kala kita terbujur kaku di dalam kubur pahala terus mengalir karena amal sholeh yang dilakukan anak kita. Nikmat, kan?

Maka dari itu usai akad nikah jangan tunda-tunda punya anak. Melahirkan saat muda itu jauh lebih aman dibandingkan menunggu setelah tua. Selain itu, tangisan dan suara anak di dalam rumah itu menjadikan kehidupan lebih indah dan penuh warna. Apakah setelah tua tidak boleh melahirkan? Tentu boleh, kisah yang saya dapatkan dari istri saya ini semoga menjad pelajaran.

Dikisahkan, sepasang suami istri usai menikah bersepakat punya anak setelah tua. Saat muda mereka ingin fokus mengejar karir. Keinginan mereka terkabul, karir melesat dan akhirnya mereka benar-benar lupa untuk punya anak.

Namun setelah pensiun, mereka merasakan sesuatu yang hampa dan sepi dalam kehidupan mereka. Sepasang suami istri ini akhirnya sadar bahwa kehadiran anak itu penting. Merekapun berobat ke berbagai negara agar masih bisa punya anak. Setelah sepuluh tahun lebih berobat akhirnya sang nenek bisa melahirkan seorang bayi yang sangat cantik.

Tentu berita kelahiran ini menghebohkan warga. Seorang nenek ternyata masih bisa melahirkan. Berduyun-duyunlah warga datang ingin menengok kakek-nenek dengan bayi yang baru dilahirkannya.

Tiba di rumah kakek-nenek tersebut warga menyalami mereka sambil mengucapkan selamat. “Selamat ya kakek dan nenek akhirnya punya anak yang lucu dan cantik.” Kakek-nenek inipun menjawab, “Terima kasih, ini berkat doa kalian semua.”

Setelah ngobrol sekian lama, warga kemudian memohon, “Kakek dan nenek, bolehkah saya melihat dan menggendong sang bayi?” Sepasang suami-istri itu kemudian saling pandang dan menjawab, “Sebentar ya, nunggu bayinya nangis.”

Baca Juga  Merasa Lebih Hebat dari Bung Karno

Warga serentak menjawab, “Lho! Kenapa harus nunggu nangis dulu?” Kakek dan nenek itu menjawab, “Iya, kami lupa naruhnya dimana.”

Hehehehe… Jangan serius-serius, ayo kerja lagi!

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


WBT batch 10



Share this
  • 171
  •  
  • 1
  •  
  •  
    172
    Shares

24 comments On Segeralah Punya Anak

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer