Say per Do

Share this
  • 40
  •  
  • 6
  •  
  •  
    46
    Shares

Lakukan apa yang kamu suka dan jadikan itu bisnis.” (Bill Gates)

Hidup ini kombinasi antara apa yang kita katakan (Say) dengan apa yang kita kerjakan (Do). Say per Do yang baik adalah yang seimbang. Jangan terlalu banyak Say namun miskin Do. Apalagi Say sesuatu yang tidak kita lakukan, dalam jangka panjang itu bisa merusak integritas dan nama baik.

Jangan juga hanya Do tapi tidak mau Say tentang ide, gagasan dan kebaikan. Sebab, orang-orang cerdas dan pengukir sejarah mereka juga Say kepada banyak orang. Yang mereka Say adalah ide, gagasan dan kebaikan, bukan gosip apalagi celaan.

Yang terbaik adalah Do apa yang kita Say. Kalau menurut Bill Gates Do apa yang kamu suka dan jadikan itu bisnis. Kalau menurut saya, Do apa yang dicintai Allah dan jadikan itu kebiasaan.

Apa-apa yang dicintai Allah belum tentu menghasilkan uang. Tetapi yakinlah, bila kita Do pasti ada hasilnya, baik itu berupa pahala, rasa tenang, banyak teman, kebahagiaan, keharmonisan dan banyak kebaikan lainnya.

Jangan lupa, bila kita sudan Do segeralah Say kepada banyak orang agar kebaikan itu menular. Fokus pada Do dan tidak mau Say itu namanya egois, kebaikan kok dilakukan sendiri, ajak-ajak dong. Sementara fokus pada Say dan tidak mau Do itu artinya tukang kibul, oportunis, dan benalu dalam kehidupan.

Jadi, saat dipelukan Say, say-lah. Dan saat diperlukan Do maka do-lah. Say per Do dalam kehidupan perlu proposional dalam takaran yang wajar. Akur?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Baca Juga  Harapan dan Kekhawatiran

Share this
  • 40
  •  
  • 6
  •  
  •  
    46
    Shares

12 comments On Say per Do

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer