Satu Jam Pertama

Bagaimana kabar Anda hari ini? Lancar, smooth, feel so full, great, atau justru… apes, susah, ribet, terburu-buru, atau bagaimana?

Professional muda, insan SuksesMulia, sebuah situs pengembangan diri menuliskan, sesungguhnya bagaimana hari kita akan berlangsung kebanyakan ditentukan oleh jam pertama di hari itu. Kenapa jam pertama? Ya, karena jam pertama-lah yang akan memberikan warna dan irama bagaimana kehidupan Anda akan berjalan satu hari ke depan.

Mas Jamil, yang dimaksud jam pertama itu maksudnya jam berapa, Mas Jamil?

Insan SuksesMulia, di situs ini kemudian dituliskan, ada dua jam pertama yang jika Anda bisa lalui keduanya dengan baik, maka besar kemungkinan Anda akan melewati hari Anda juga dengan baik. Yang pertama adalah jam kehidupan dan yang kedua adalah jam pekerjaan.

Yang dimaksud dengan jam kehidupan adalah satu jam terhitung sejak Anda bangun pagi. Pastikan Anda bangun cukup pagi, sehingga Anda punya waktu untuk beribadah, berdoa atau bermeditasi. Kemudian, Anda pun punya cukup waktu untuk melakukan sedikit olahraga dan sarapan. Lalu pastikan juga Anda memiliki cukup waktu berkendara sehingga Anda tidak akan terlambat tiba ke tempat aktivitas pagi Anda. Bila Anda berhasil menjalani jam pertama ini dengan baik, selanjutnya akan cenderung berjalan lancar.

Lalu yang kedua, yang dimaksud dengan jam pekerjaan adalah satu jam pertama yang Anda habiskan setibanya Anda di kantor. Sebagian orang menghabiskan waktu untuk membuat teh atau kopi, kemudian ngobrol-ngobrol dengan sesama pekerja lain. Sebagian lagi menghabiskan waktu untuk membuka e-mail, facebook atau chatting-an dengan kawan dan kerabat. Hmmm…. Saya banget atau gw banget nih… hehehe..

Insan SuksesMulia, selain dua kebiasaan tadi, sebenarnya, ada opsi kebiasaan lain yang jika Anda lakukan, maka berpeluang besar membuat keseluruhan hari Anda berjalan lancar dan baik.

Opsi tersebut adalah menggunakan satu jam pertama di pekerjaan Anda untuk benar-benar bekerja, dan sebisa mungkin pilih pekerjaan yang menjadi kewajiban utama Anda. Menyusun laporan,  merancang program, atau kewajiban utama Anda yang lain misalnya. Dengan melakukannya di jam pertama, Anda akan lebih segar, lebih fokus, dan memungkinkan Anda menyelesaikan pekerjaan Anda dengan lebih baik dan bahkan lebih cepat. Jadi kecil kemungkinan menemukan diri Anda pada situasi bad mood atau bahasa Jawanya kemerungsung, dan sudah begitu masih banyak pula pekerjaan sehingga Anda harus lembur di kantor atau lembur di rumah. Wiiihhh….ogah kan?

So, mari jadikan jam pertama kita di hari ini dan seterusnya menjadi jam pertama yang baik, dan semoga hari kita akan berjalan dengan sangat baik!

Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini..

Follow saya di twitter @jamilazzaini..

Bagikan:

2 thoughts on “Satu Jam Pertama”

  1. adi says:

    saya setuju sekali mas dengan ini !

    alhamdulillah dengan membuat kolom muhasabah berbagai aktifitas yang bisa meningkatkan syaksiyah dan kompetensi skill bisa membantu evaluasi performance kita. terutama fokus ke aktifitas setelah bangun tidur dan 1 jam pertama nyampe kantor

    good article ! i like it and i hope the others get inspiration from its

  2. Dengan membiasakan bangun pagi hari, sebelum subuh, suasananya yang sunyi, udaranya segar, inshaa Allah sangat mendukung terwujudnya mood yang baik di jam-jam pertama kita membangun hari 🙂

    salam sukses mulia
    @ZakiaNurhadi

Leave a Reply

Your email address will not be published.