Saat Rindu

asaSetahun lebih tak berjumpa dengan dua anak saya itu rindunya tiada tara. Anak pertama (Dhira, 21 tahun) dan anak kedua (Asa, 19 tahun) sedang menuntut ilmu di Jerman. Walau secara rutin kami saling berkomunikasi lewat skype namun itu tak cukup menuntaskan rindu. Kami hanya bisa bicara dan melihat tapi tak bisa berpelukan, bermain dan bercengkerama menggunakan sentuhan fisik.

Saat rindu membuncah ada tiga hal yang perlu dihadirkan menyertai rasa rindu itu. Pertama, ingatlah kebaikan-kebaikan orang yang kita rindukan. Cobalah ingat kembali masa-masa yang indah dan moment-moment penting bersamanya. Buka kembali album foto yang tersimpan, bayangkan kembali kejadian-kejadian yang terjadi di balik foto itu.

Kedua, selipkan permohonan maaf di dalam hati karena kita belum memberikan yang terbaik. Banyak moment indah yang pernah kita tinggalkan atau abaikan saat mereka ada di dekat kita. Sebagai manusia biasa, saya juga pernah kehilangan beberapa moment penting yang seharusnya saya ada.

Saat anak saya Asa perpisahan sekolah SMA Lazuardi seharusnya saya ada di tempat itu. Namun ketika itu, saya jauh berada di Bali memberikan seminar di Bank Mandiri. Padahal saat itu Asa memberikan sambutan (pidato) mewakili teman-temannya. Di sambutan itu, ia bisa membuat mama-nya dan beberapa gurunya menitikkan air mata haru. Ia pun mendapat pujian dari beberapa temannya atas pidato itu.

Walau saya yang melatih pidatonya dan saya juga kirimkan kameraman untuk merekam peristiwa bersejarah itu, penyesalan masih tersisa di dalam hati. “Maafkan aku jagoanku, di saat moment pentingmu bapak masih juga sibuk memuaskan ego pribadi dan jauh berada di sisimu…”

Ketiga, selipkanlah doa untuk orang yang kita rindu. Kata guru saya, salah satu doa yang mudah dikabulkan oleh Allah swt adalah doa yang dipanjatkan oleh orang lain dan orang yang didoakan tidak tahu bahwa dia sedang didoakan. Doakanlah agar orang yang kita rindukan mampu meraih mimpi-mimpi hidupnya, menjadi orang SuksesMulia, menjadi orang yang dicintai penduduk langit, hidup bahagia di dunia dan kehidupan setelah dunia.

Perasaan rindu itu memang terkadang menyiksa, tapi janganlah Anda berharap kehilangan rasa itu. Sebab, rasa rindu bisa melembutkan hati, meningkatkan rasa cinta dan juga media untuk introspeksi diri.

Anakku, rinduku yang semakin membuncah membuat cintaku kepadamu semakin berlimpah. I miss you so much and I love you sepanjang waktu…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


TBnCbatch8


Bagikan:

31 thoughts on “Saat Rindu”

  1. imanudin says:

    Salam rindu buat Kakek yang lagi persiapan mimpin mandi wajib para trainer jum’at besok… ada selamatan dulu gak Kek, malem jumatnya… he.. he…

    1. Hehehehe, mandi kembang tengah malam

      1. Maria Yudhistira says:

        Pak Jamil, saya kecewa sekali, waktu ada family yg mau ke New York, saya minta dibelikan semua buku karangan Bapak, ternyata habis semua, saya cuma dapat Makelar Rezeki. Mau pesan tidak keburu waktunya…saya sudah baca bukunya… Masya Allah , bagus sekali pak.. ringan, simple tapi mengena di hati. Maju terus Pak Jamil.. ditunggu karyanya ya.. Salam dari New York,, Pak Ipho sudah ke New York, Pak Jamil kapan ?? ditunggu ya…

        1. Mbak Maria, insya Allah Juni saya ke USA, kalau waktunya berdekatan saya bawakan lengkap. Saya belum dapat kabar kemana saja saya selama di USA. Salam SuksesMulia

  2. dewi fauziyah says:

    Pagi2 sudah d buat menitikan air mata. Haru.

  3. Anggit Setyaningsih says:

    Siap praktekkan 🙂

  4. Terimakasih, mbah

  5. Kapan ya punya kesempatan menyampaikan pidato perpisahan seperti itu??? doakan ya kek jamil 🙂

  6. Ina says:

    Miss them (my Fa n lil Bro) so much forever :'(

    Hope Allah give them the best place ever…

    Amin

  7. Apu says:

    Salam Rindu umtuk orang tua tercinta yang berada di Malang ..

  8. Bang Tono says:

    jadi ngingetin sy wktu pidato mewakili teman2 seperti dek Asa sebelum naik panggung didandanin sm temen2, ada yg minjemin sepatu dan lain sebagainya.

    Semoga Putra Putri bapak di Jerman selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin…

    1. Seru khan? Hehehehe

  9. Nurul Sulistyoningrum says:

    ada sedikit ‘air di mataku membaca tulisan Bapak..terbayang wajah-wajah orang yang kukasihi..:)

    that is touched my heart deeply, thanks Pak.

    1. Semoga air mata itu melembutkan hatimu. Salam SuksesMulia

  10. syahran pulungan says:

    salam kenal…

    Alhamdulillah, kembali diri ini tersadarkan akan cinta dan kasih sayang seorang ayah pada anak2nya, akan tanggung jawab besar terhadap Amanah yg diberikan Alloh pada hambanya… setiap hari begitu nikmat dan renyah hidangan pk jamil azzaini,apa tah lagi bila ditelinga ini mengalun merdu murottal syahdu al hafiz, semoga Alloh yang Maha Agung menjaga dan memelihara hati dan kebaikan anda, hingga pertemuan kelak,Insy..

    Salam Rindu Menginspirasi

    syahran Pulungan

  11. ima says:

    Ah kakek…rindu terberat yg saya rasakan kerinduan pada alm bapak saya tulisan kakek memberi saya pencerahan arti bagaimana rindu tidak jadi kerinduan saja….jazakumullah

  12. gp bali says:

    jadi rindu sama seseorang habis baca

  13. kustinah says:

    Pak Jamil,terimakasih atas sharingnya…Jadi ikut menitikkan air mata haru…kebayang mulai Sept 2013 anak lanang mau mengikuti jejak kak Asa..study abroad..tolong bantu do’a lancar dan sukses ya pak..Jazakumulloh

  14. Zakia says:

    kangen bapakku yg 2 tahun lalu meninggal dunia karena kecelakaan sore hari, padahal siang harinya masih teleponan sama saya…

    saat rindu, bersyukurlah sekiranya masih bisa bertemu kembali, atau masih bisa mendengar suaranya…

    penyesalan terdalam, belum bisa memberikan yg terbaik untuk bapakku, smoga doa & amal kebaikan smoga menjadi tabungan pahala untuk beliau, dan mendapat tempat terbaik. aamiiin.

  15. fahmi firmansyah says:

    Assalamu’alaikum om jamil…
    Selalu tulisan om jamil membuat saya meneteskan air mata..meski tiap minggu pulkam,rindu kepada ortu selalu di hati..apalagi harapan2 ortu terhadap saya belm terwujd,minta doanya kek ya segera selesai kul saya dan mendapat pekerjaan sesuai passi-ON saya…Aamiin

  16. agustina says:

    saya pun sedang merasakan rindu yang sama pada kedua orang tua saya dan adik2 saya.
    mohon doanya kek agar saya bisa bermanfaat bagi mereka.

  17. Puncak CINTA adalah PERTEMUAN, begitulah saya pahami setelah mendapat pencerahan dari Ust. Halimi Zuhdy saat membahas tentang sebuah ayat di Qur’an. Kenapa bisa begitu? Saat saya melontarkan hal ini (Puncak CINTA adalah PERTEMUAN) di tweet twitter saya, ada cukup banyak pendapat. Ada yang berpendapat bahwa kerindu-anlah sebagai jawaban untuk pertemuan. Namun mari kita lihat lebih dalam makna kata “Puncak CINTA adalah PERTEMUAN”, maksud kata ini adalah Puncak CINTA Teragung kita pada ALLAH tentunya adalah denga bertemu ALLAH SWT; bahkan melebihi kenikmatan yang kita dapat di surga.

    Hal ini bisa kita sandarkan dalam CINTA kita pada pasangan kita (Istri/Suami). CINTA yang membumbung tinggi akan mencapai puncak saat ada pertemuan. Pun demikian dengan CINTA kita pada ALLAH, dengan bertemu dengan ALLAH. Saat bertemu Rindu itu pasti ada, bahkan Rindu akan bertambah menjadi-jadi.
    Ya begitulah, Puncak CINTA adalah PERTEMUAN, bukan hanya dalam bayangan saja.

    Semoga Bermanfaat dan menjadikan kita LEBIH BAIK dengan bertambahnya waktu ini…

    😀

    Semangat SuksesMulia!
    @seHARIADI

    1. Terima kasih tambahan ilmunya mas. Salam SuksesMulia

  18. shan says:

    tulisan kek Jamil selalu jadi inspirasi :’) *sungkem*

  19. Jujur, saat baca ini saya menangis ingat almarhum ayah.

    Allahummaghfirlahu….

  20. fita says:

    gimana caranya menyembuhkan rindu ya kek? jadi semakin kangen sama ibu,,, tapi ga bisa ketemu,, allahummaghfirlahaa

  21. Bundanya hafizh says:

    Jadi kangen sulungku yang di pesantren

  22. Ayah dan Ibu saya telah wafat sejak umur saya 10 tahun, cara ketiga itulah yang membuat saya bisa mengobati rindu yang membuncah.. Makasih Kek atas inspirasinya..

  23. prilie novantika says:

    Kek,saya terharu baca kata ini ” Ketiga, selipkanlah doa untuk orang yang kita rindu. Kata guru saya, salah satu doa yang mudah dikabulkan oleh Allah swt adalah doa yang dipanjatkan oleh orang lain dan orang yang didoakan tidak tahu bahwa dia sedang didoakan. ”
    Mari selalu doakan org2 yg kita sayangi :”))

  24. dwi says:

    Ah… malam ini saya rinduuuu sekali dengan putriku tercinta, aylaa (2thn). Sudah sebulan ini berada di jawa t4 akung uti nya. Saya di bali. Rasanya MashaAlloh. . . Pgen nangis tpi gbs keluar air mata. Nyesek..mentok didada. Slama 2thn kmaren.. sjk kk lahir…. sampai tanggal 1 juni kemarin.. sehariiii pun sya tak pernah berpisah dengan anak sayA. Bahkan rekor terlama qta tak jumpa adl 3,5 jam..
    Telpon tiada mengobati rindu. Melihat fto malah semakin rindu,, ada rasa bersalah kadang… mestinya tak saya tinggal. 10 hari lagi insyaAllah umi kesitu sayang.. kk aylaa…. umi kangen sekali….kangen…. ka ngen…. sungguh kangen…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.