Revoleader

Share this
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Akhir-akhir ini kami diminta memberikan beberapa paket training, coaching dan consulting yang sebelumnya belum pernah ada. Apa itu? Membekali dan mendorong peserta untuk mau dan bersedia menjadi pemimpin puncak di perusahaan tersebut. Kami tentu heran, kenaikan jabatan yang dulu dirindukan banyak orang saat ini justru dihindari.

Melihat fenomena ini, kami melakukan diskusi intensif, meminta bagian riset and development Kubik untuk melakukan kajian secara mendalam. Ternyata terdapat sebuah fenomena yang disebut sebagai“Leadership Readiness Gap”, yaitu kesenjangan antara potensi seorang kader pemimpin perusahaan dengan kesiapannya untuk memimpin. Temuan kami menujukkan bahwa banyak pemimpin yang ternyata tidak siap memimpin. Hal ini setidaknya ditunjukkan oleh tiga hal.

Pertama, perusahaan pada skala korporasi, saat ini banyak yang mengalami hambatan dalam kaderisasi pemimpin puncak. Dimana kader pemimpin yang telah lama disiapkan di level menengah, ternyata tidak siap jika harus menduduki posisi puncak perusahaan tersebut. Mereka galau, tidak siap dan cenderung menghindar saat didorong untuk menjadi pemimpin puncak.

Kedua, pada kepemimpinan level menengah, kendala yang sama juga terjadi, dimana pemimpin level dibawahnya, tidak siap untuk menggantikan posisi kepempimpinan di atasnya. Bukan karena tidak ada kaderisasi tetapi ternyata kaderisasi yang dilakukan tidak mampu menjawab perubahan dramatik yang sedang terjadi saat ini.

Ketiga, para pemimpin bisnis pada perusahaan level SME/ UKM ternyata juga kesulitan mendapatkan kader pemimpin untuk mengisi jabatan pada level puncak dan manajerial, sehingga ownernya terus terjebak untuk menjadi pengelola perusahaan. Ngakunya pebisnis atau owner tetapi faktanya seperti tukang atau profesional biasa. Ia terpenjara oleh bisnisnya.

Perusahaan-perusahaan yang tidak waspada atas temuan kami ini akan mengalami stagnasi pertumbuhan dan kehilangan banyak momentum panting dalam bisnisnya. Bukan hanya kalah bersaing, boleh jadi akan tumbang secara perlahan. Saatnya diperlukan pemimpin yang siap menghadapai perubahan yang revolusioner dan dramatic ini. Kami menyebut pemimpin yang siap menghadapai perubahan revolusioner dan dramatik ini sebagai “Revoleader.”

Baca Juga  Sahabat atau Kaki Tangan

Apakah Anda siap menjadi revoleader? Apakah di perusahaan atau bisnis Anda banyak revoleader? Bersiap-siaplah Anda keluar dari barisan persaingan bisnis apabila Anda tidak siap menjadi revoleader atau Anda tidak memiliki revoleader. Segeralah menjadi sekaligus melahirkan REVOLEADER.

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Group
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook


Share this
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer