Pujilah Anakmu dengan Tepat

Share this
  • 64
  •  
  • 6
  •  
  •  
    70
    Shares

Saat yang saya nanti-nanti zaman sekolah dasar dulu adalah pulang cepat, karena gurunya rapat atau ada acara dengan dinas pendidikan –istilahnya waktu itu koordinasi dengan PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia). Sejujurnya saya, juga teman-teman, merasa senang kalau pulang cepat. He…he…he…

Nah, sekarang, bila Anda sudah punya anak, kira-kira apa yang Anda lakukan bila anak Anda pulang sekolah lebih cepat dari biasanya? Apakah Anda marah? Anda menanyakan alasannya terlebih dahulu? Atau, Anda memujinya? Cerita berikut bisa menjadi pelajaran.

Alkisah, seorang anak berusia 10 tahun pulang sekolah lebih awal. Pukul 9 pagi dia sudah tiba di rumah, padahal biasanya sekolah baru bubar pukul 3 sore. Walaupun agak heran, ibunya tetap menyambutnya dengan hangat dan bertanya, “Kok sudah pulang anakku yang ganteng, kan masih pagi?”

Sambil membanggakan diri anak itu menjawab, “Iya mama, tadi aku bisa menjawab pertanyaan dari pak guru dengan cepat. Aku dikasih hadiah sama pak guru pulang lebih cepat. Hebat kan aku mama?”

Sambil tersenyum ibunya menjawab, “Anakku pinter, itu turunan, seperti mama. Anak mama hebat. Mama bangga sama kamu. Kamu cerdas seperti mama. Kalau sudah besar pasti kamu menjadi orang yang terpandang. Kalau mama boleh tahu, memangnya tadi di sekolah pak guru bertanya apa?

“Tadi pak guru bertanya kepada kita semua, siapa yang melempar kepala bapak dengan kapur? Maka langsung saya ngacung dan menjawab, saya pak guru!”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Baca Juga  Selalu Menang

Share this
  • 64
  •  
  • 6
  •  
  •  
    70
    Shares

24 comments On Pujilah Anakmu dengan Tepat

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer