Produktif Itu Diawali Dengan Menentukan Prioritas

Gagal mengelola waktu bisa menjadikan seseorang tidak produktif. Atau dengan kata lain, seseorang yang tidak produktif biasanya karena ia salah menetapkan prioritas.

Sejak tahun 1997, saya menggunakan kerangka penggunaan waktu yang dipopulerkan oleh Stephen R. Covey. Cara ini sangat membantu dalam menetapkan prioritas hidup sehingga saya selalu bersemangat.

Menurut Covey ada 4 cara membagi/mengelola waktu. Pertama, penting tetapi tidak mendesak. Apa contohnya? Anda menemui seorang klien potensial itu penting. Tetapi bila pertemuan itu hanya untuk membicarakan susunan acara gathering awal tahun 2012 itu berarti tidak mendesak. Bukankah sekarang masih September?

Kedua, mendesak tetapi tidak penting. Misalnya? Saya pernah ditelepon teman lama zaman sekolah dulu. “Mil bantuin saya dong. Mantan pacar saya besok mau menikah. Ini khan kejadian spesial buat dia. Saya ingin memberikan hadiah yang mahal dan berkesan buat dia supaya dia menyesal tidak memilih saya.” Kemudian saya bertanya, “Terus apa hubungan dengan saya?” Dengan mantap dia menjawab, “Tolong pinjemin saya uang dong!”

Ketiga, tidak penting dan tidak mendesak. Sibuk di depan komputer, iPad, BB tanpa tujuan yang jelas sehingga habis memikirkan status yang hendak ditulis di Facebook atau twiiter. Bahkan karena bingungnya ia kemudian hanya menulis status: Saya bingung, sepi sendiri,  gue lagi gak ada ide.

Keempat, penting dan mendesak. Contohnya, sebagai seorang trainer saya harus memberikan training hari ini pukul 10.00 di Ritz Carlton Hotel Jakarta. Contoh lainnya, seorang mahasiswa harus meminta persetujuan judul skripsi kepada dosen hari ini sebelum dia berangkat ke luar negeri selama 2 bulan.

Jadi, agar selalu produktif tetapkanlah prioritas kegiatan Anda setiap hari. Caranya, urutkan kegiatan Anda mulai dari yang penting dan mendesak, penting tetapi tidak mendesak, mendesak tetapi tidak penting. Setelah itu baru kerjakan yang terakhir: tidak penting dan tidak mendesak.

Ayo coba sekarang juga!

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

13 thoughts on “Produktif Itu Diawali Dengan Menentukan Prioritas”

  1. feishol says:

    Bismillah.. Siap Kek!

  2. Anggit Setyaningsih says:

    Semuanya akan trasa mudah & lancar jk kita bs mengelola waktu dg baik.
    Mskpn smp skrg blm bs, hrs selalu dicoba & dicoba sampe akhrnya BISA!! 🙂

  3. Agus edi says:

    Siip… Sebagaimana ajaran guru saya, Taqdimul Aham fal Aham, Tsummal Anfa’ fal Anfa’… Tapi sangat sulit menjalankan apalagi ketika menyangkut perasaan ketika bermuamalat, kadang kita merasa tidak penting dan tidak bermanfaat tapi karena di dorong perasaan tidak enak kepada orang yang kita hadapi akhirnya skala prioritas kita akhirkan. Semoga training Pak Jamil hari ini memberikan Manfaat seluas-luasnya dan sebanyak2nya. Salam SuksesMulia.

  4. mustika yanti says:

    Siap. . . Terus berusaha membuat prioritas kegiatan.
    Shg waktu yg ada bisa digunakan lebih maksimal.

  5. Edo Oskar says:

    Makasih om atas pencerahannya. Sekarang saya tau langkah apa yang seharusnya saya ambil untuk menyelesaikan masalah saya.Karena sudah bisa meletakkan masalah saya di prioritas yang mana.
    Salam Sukses Mulia Om….
    ( Makasih email balasannya ya Om..:))

  6. isw_banna says:

    akhirnya menemukan jawabannya

  7. Nisa says:

    Siap…!

  8. kencono SARI says:

    sptnya ini jawaban galauku td malah. Matur nuwun, pak 🙂

  9. widiag says:

    Kalo nulis di web, tiap harinya seperti kang Jamil kayaknya sudah jadi penting dan mendesak, karena ditunggu ribuan orang 🙂

  10. Yaya says:

    Saya lagi belajar memulai hari dengan Tahajud, Subuh, jalan pagi dan Dhuha Pak..

    InsyaAllah Istiqomah, lagi dalam proses belajar memantaskan diri agar dipertemukan Allah dengan jodoh saya. Mohon doanya Pak 🙂

  11. Setuju.
    First thing first.

  12. andriany putri85 says:

    Mantap kek,,, sangat bermanfaat,,
    Laksanakan,, (•ˆ⌣ˆ​​​​•)

Leave a Reply

Your email address will not be published.