Populer Belum Tentu Cerdas

girl.jpg

Dalam sepekan, saya menyediakan diri untuk belajar full selama satu hari. Bagaimana caranya? Kadang berguru langsung ke rumah sang expert. Bisa juga mendengarkan tim riset di perusahaan saya mempresentasikan berbagai hasil riset mutakhir tentang bisnis, personal development dan leadership. Terkadang juga menonton video yang sudah disiapkan oleh tim saya.

Selama berguru, ternyata ilmu-ilmu bermutu saya temukan banyak dimiliki oleh orang-orang yang tidak terlalu populer. Sementara ada juga orang yang populer tetapi ilmunya kalah bobotnya dibandingkan orang yang tidak populer. Popularitas tidak menjamin kecerdasan.

Dikisahkan, seorang artis berinisial AA tiba-tiba mendadak populer. Karena popularitasnya menanjak akhirnya ia ikut kontes pemilihan Putri Indonesia. Semua kandidat terseleksi di tahap administrasi harus menginap satu pekan untuk mengikuti seleksi berikutnya. Artis AA ini termasuk yang lulus seleksi administrasi.

Seleksi di malam pertama adalah pelajaran sejarah, sang juri bertanya kepada artis AA, “Kapan Pangeran Diponegoro meninggal?” Artis AA menjawab, “Dia belum meninggal pak, dia baik-baik saja. Kematian misteri pak, jadi saya tidak tahu kapan Pangeran Diponegoro akan meninggal.”

Mendengar jawaban itu sang juri langsung berkata, “Anda salah, pangeran Diponegoro sudah meninggal. Silakan Anda kembali ke kamar.”

Artis AA ini kembali ke kamarnya. Ternyata teman satu kamarnya sedang belajar untuk persiapan tes. Sang artis AA bertanya, “Apakah Pangeran Diponegoro sudah meninggal?” Teman satu kamarnya tertawa, “Ya sudah keles.” Sang artis AA terus mengejar, “Kapan dia meninggal?” Temannya menjawab, “Sudah sejak 1830”

Sang Artis AA langsung berkomentar, “Pantesan saya gak tahu, meninggalnya baru habis maghrib tadi, to!”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

10 thoughts on “Populer Belum Tentu Cerdas”

  1. mas shohib khan says:

    hehehe…

  2. aan says:

    wkwkwk…lagian Kek Jamil pake’ inisial AA segala…kereON…

    1. Jamil Azzaini says:

      Bukan AAn ya 🙂

  3. Ari Wijaya says:

    Alhamdulillaah dia masih tahu apa itu maghrib ya, Pak JA….

    1. Jamil Azzaini says:

      AW Ari Wijaya 🙂

  4. Ferdi says:

    Ha…ha….., lucu kek,,,

  5. Muhammad Abduh says:

    bisa aja mas Jamil ini he3

  6. Muhammad Abduh says:

    ha…ha…ha…. bisa aja mas Jamil

  7. fazar says:

    😀 just relax. Tapi memang benar ya kek orang popular belum tentu berilmu, begitupun sebaliknya. Karena Setiap orang bisa menjadi guru dan Setiap tempat adalah sekolah

    1. Jamil Azzaini says:

      Yes….

Leave a Reply

Your email address will not be published.