Perhitungan Belum Selesai Sabar bro

Perhitungan Belum Selesai: Sabar bro…

Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Saat ini di jagad social media ada tiga hasil pilpres yang berkembang dan ramai dibicarakan

Pertama, Quick Count. Dari 12 Lembaga Survey, 8 lembaga survey memenangkan pasangan no urut 01 dan 4 lembaga survey memenangkan pasangan 02. Selisih perolehan dua kandidat tersebut tidak mencapai 10 persen.

Dengan fakta ini, terlalu dini bila menyatakan bahwa salah satu kandidat sudah menang. Apalagi hasil quick count memang tidak memiliki kekuatan hukum untuk menyatakan menang atau kalah.

Kedua, hasil Real Count (berdasarkan Formulir C1). Pasangan yang sudah mempublikasikan hasil perhitungan real count adalah pasangan 02. Dari 320 ribu lebih TPS (sekitar 40%), Prabowo – Sandi unggul 62% suara. Angka yang disampaikan pasangan 02 inipun tidak mempunyai kekuatan hukum. Sehingga belum bisa dikatakan bahwa 02 sudah menang.

Ketiga, website KPU. Meski ini website resmi namun belum bisa menjadi rujukan karena data yang terinput, hingga tulisan saya buat, masih dibawah 5%. Keputusan resmi yang memiliki kekuatan hukum bersumber dari data di website ini. Semoga tim KPU bisa lebih cepat memprosesnya sehingga tidak menimbulkan gejolak negatif di tengah-tengah masyarakat.

Saya bukan politisi, jadi saya tidak akan membahas euforia ini dari sudut pandang politik. Saya membahasnya agar otak, jiwa dan kehidupan kita sehat alias waras. Mau? Berikut kiatnya.

Pertama, jangan terbiasa terburu-buru. Pada saat orang terburu-buru hipotalamus dalam otak akan memicu untuk mengeluarkan hormon stres yang kemudian memicu peningkatan denyut jantung, peningkatan tekanan darah yang mengakibatkan cedera pada dinding arteri dan pembentukan bekuan dalam pembuluh darah, serta aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah arteri). Waspadalah, hal ini mengundang banyak penyakit.

Baca Juga  Wardah

Selain itu, kebiasaan buru-buru bisa menjadikan salah keputusan, menjadi sering lupa dan dalam jangka panjang menyebabkan kepikunan. So, jangan buru-buru mengambil kesimpulan, bersabarlah menunggu keputusan resmi KPU. Perhitungan belum selesai.

Kedua, jauhi saling melaknat. Kita perlu meneladani Rasulullah.

Pada saat Perang Uhud, kaum Muslim banyak yang gugur, bahkan wajah Rasulullah terluka. Darah bercucuran dan satu gigi beliau tanggal. Pada saat itu, ada sebagian sahabat yang berkata, “Ya Rasulullah, berdoalah untuk kebinasaan orang-orang musyrik.”

Dengan suara lirih menahan rasa sakit, beliau menjawab, “Tidak, aku bukan tukang laknat. Sesungguhnya aku diutus sebagai pembawa rahmat.” (HR Muslim).

Beda pilihan tidak harus membuat kita saling mencaci atau melaknat. Jangan sampai pesta 5 tahunan merusak otak dan hati kita.

Kebiasaan mencaci dan melaknat juga merusak neuron-neuron dalam otak. Bisa menimbulkan stroke dan emosi yang labil.

Untuk itu bersabarlah wahai saudaraku…

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
Inspirator SuksesMulia


Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

1 comments On Perhitungan Belum Selesai: Sabar bro…

  • Betul Pak, PEMILU memang sudah menguras banyak pikiran banyak orang termasuk saya. Setelah membaca tulisan ini saya lebih tercerahkan untuk bisa menerima apapun hasilnya.
    Dan yang terpenting tetap menjadi hati dan tindakan sesuai dengan tuntunan Nabi SAW.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer