Percaya Diri

1. Orang yang kurang percaya diri biasanya disebabkan karena ia fokus pada kelemahannya bukan kekuatannya. (Jamil Azzaini)

Penjelasan: Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Bila Anda ingin memiliki percaya diri yang besar fokuslah pada kelebihan Anda bukan pada kekurangan Anda.

Saya dulu minder dan kurang percaya diri ketika harus memberikan seminar atau training untuk para pimpinan perusahaan terbaik Indonesia. Untuk mengatasinya sebelum tampil saya selalu melakukan self talk, “Memang untuk urusan memimpin perusahaan dia lebih hebat dibandingkan saya. Tetapi untuk urusan tema dan delivery training saya lebih unggul dibandingkan mereka.”

Dengan cara seperti itu kepercayaan diri saya terus tumbuh. Sebaliknya rasa minder serta kurang percaya diri saya semakin terkikis.

Seiring dengan berjalannya waktu, alhamdulillah, hingga saat ini 30 lebih dari “100 Perusahaan Terbaik Indonesia Versi Fortune” sudah menggunakan jasa kami secara rutin.

Ayo segera temukan apa kekuatan Anda dan fokuslah pada kekuatan itu. Sebab bila Anda fokus pada kelemahan Anda, sampai meninggal duniapun Anda tidak akan pernah percaya diri.

2. Kumpulkan prestasi-prestasi kecil maka itu akan memperbesar percaya dirimu (Jamil Azzaini)

Penjelasan: Walau saya lulus dari salah satu perguruan tinggi terbaik Indonesia,  IPB, tahun 1992, sejujurnya saya juga dulu tidak terlalu percaya diri. Selain berasal dari keluarga miskin, Indeks Prestasi Komulatif saya juga pas-pasan. Rasa percaya diri saya mulai terbangun setelah tulisan saya dimuat di Opini Harian Umum Republika tahun 1994. Bahkan ada hal sederhana yang melejitkan percaya diri saya pada tahun 1997, yaitu bersalaman dengan Presiden RI ketika itu Soeharto.

Dalam dunia training, kepercayaan diri saya mulai tumbuh setelah tahun 2004 saya ikut training Reza Syarief dan Arvan Pradiansyah di kantor saya ketika itu (Dompet Dhuafa Republika). Apalagi pada tahun yang sama saya berhasil mengukir prestasi dalam dunia training yaitu berkesempatan tampil satu panggung dengan Andre Wongso dan Jansen Sinamo pada pembekalan staf KPU di Century Hotel. Masing-masing dari kami diberi waktu tampil selama 2 jam.

Tentu kepercayaan diri semakin meningkat setelah buku yang kami tulis best seller, memberikan training di perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia, menjadi pembicara di berbagai televisi dan radio. Berkesempatan ikut acara diskusi dan pelatihan di Philipina, Malaysia, dan Hongkong juga semakin mempertebal kepercayaan diri itu. Apalagi setelah berkesempatan memberikan training di Brunai Darusalam, Hongkong dan Macau kepercayaan diri itu semakin menebal.

Jadi pastikan Anda kumpulkan prestasi-prestasi kecil untuk semakin mempertebal kepercayaan diri Anda. Selamat mengukir prestasi. Ayo mulai dari sekarang!

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

13 thoughts on “Percaya Diri”

  1. Khalik HR says:

    ya cukup banyak prestasi pak Jamil semoga saya bisa dapat kesempatan seperti pak jamil dengan meningkatkan percaya diri saya.Amin

  2. Anggit Setyaningsih says:

    Bgmn kl percaya diri-nya berlebihan om? Aku ada tmn, PeDe sih,tp sudah kebablasan bgt PeDenya.biasanya cuma pngen cari perhatian dr orang2 sj..bgmn om kl org spt it?

  3. didi says:

    aminn,. bljr penuh semangat meneladani ap yg dsampaikan di artikel mas jamil,. trimakasih krn slalu menginspirasi mas..

  4. Sukendar says:

    Terima Kasih selalu memberikan Energi Positif setiap pagi,….berkah untuk kegiatan mas jamil…
    Salam SuksesMulia………

  5. Budi Santoso,S.Sos says:

    Utk mencapai percaya diri sy sdh mencoba mencari kelebihan yg sy miliki. Bahkan sdh tanya temen dekat, tp blm ada jawaban yg pasti. Apakah pekerjaan di Lembaga Keuangan Syariah (BTM)itu kelebihan sy? Gmn Ustadz JA?

  6. piyu says:

    pak jamil tapi seringnya ketemu orang yang kepercayaan dirinya berlebih jadi gak sesuai dengan kekuatannya gimana dong

  7. Jamil says:

    Anggit itu namanya bukan percaya diri berlebihan tapi tak tahu diri, he…he…..
    Mas Budi, kerja di BTM bukan kelebihan karena banyak orang yg bisa bekerja di situ, kelebihan itu yang menjadi ciri khas kita yg jarang bisa orang lakukan
    Piyu, nasehati dia dan sadarkan. salam SuksesMulia. jamil azzaini

  8. Farid Gambut says:

    Mantaap..pa,trmksh..

  9. fijri says:

    subhanallah,,baiklah aku akan mencoba.
    amien ya Raaaabbbb,,,,

  10. fijri says:

    subhanallah….iyyya insyaAllah saya akan mencoba….
    moga berhasil n’sukses slalu untuk azzaini,,
    amieeeeeenn ya Raaabbb.

  11. artikel yang bagus, Dulu saya juga tidak percaya diri, tapi setelah melakukan terapi percaya diri, saya jadi lebih percaya diri.Saya setuju dengan artikel tentang percaya dirinya. Salam sukses Pak!

  12. Rubi Utami Varalin says:

    Assalamu’alaikum Pak Jamil. Tahun 2009 waktu Pak JAmil ngisi training di BMT Beringharjo, saya berjanji akan menulis buku. Mohon doanya tahun 2012 ini bisa jadi buku dan diterbitkan ya Pak. Terimakasih motivasinya selalu untuk kami di Yogyakarta. Salam.Uut

  13. galih says:

    pak jamil saya juga orangnya gak PD pak,sy ga PD karena saya lahir dari keluarga miskin.minta doanya pak semoga saya bisa jadi orang yg PD seperti bapak

Leave a Reply

Your email address will not be published.