Perampok di Sekitar Kita

pencuri.jpg

Teman saya pernah bercerita bahwa orang tuanya di rampok saat mobil yang dikendarainya berhenti di lampu merah. Saat menunggu warna merah berganti warna hijau tiba-tiba ada 2 orang masuk ke dalam mobil. Satu orang duduk di depan dan satu orang di belakang.

Kedua perampok itu menodongkan senjata dan meminta mobil berjalan ke arah yang diminta. Di perjalanan, mereka meminta jam tangan dan uang yang ada di dompet. Setelah beberapa menit perjalanan, mereka turun dari mobil dan membiarkan orang tua teman saya ini mengendarai mobilnya.

Kejadian serupa, hari Minggu malam yang lalu menimpa anak lelaki saya, Ahmad Sholahuddin (Asa). Saat Asa berhenti, tiba-tiba ada bencong masuk ke dalam mobilnya. Satu bencong berdiri di pintu dekat sopir dan yang satu di pintu belakang. Asa sempat melawan dan berujung pipi sebelah kiri anak saya terluka. Sejumlah rupiah dan euro, KTP, SIM serta beberapa pernik-pernik di dalam mobil dibawa kabur sang perampok.

Saran saya, waspadalah apabila Anda membawa mobil sendiri. Pastikan mobil terkunci dan tak bisa dibuka dari luar. Sekarang perampok banyak di sekitar kita. Bukan hanya perampok harta benda tetapi juga perampok kehidupan.

Siapakah perampok kehidupan? Mereka yang sering mendemotivasi kita, mentertawakan mimpi-mimpi yang akan kita wujudkan, menghina hasil karya yang sudah kita hasilkan. Kata-kata yang keluar terkadang sinis, negatif dan bisa membuat kita putus asa. Boleh jadi mereka adalah orang-orang yang dekat dengan kita.

Para perampok ini tidak sadar bahwa dirinya perampok. Yang dirampok pun kadang tidak sadar kalau dirinya dirampok bahkan sangat terpengaruh dengan ucapan para perampok. Segera kenali perampok kehidupan di sekitar Anda. Kunci telinga Anda atas apa yang mereka ucapkan namun tetap buka telinga Anda untuk ilmu yang bermutu dan nasehat dari orang yang hebat.

Sekali lagi, kunci mobil Anda dan kunci telinga Anda dari para perampok yang banyak berkeliaran di sekitar kita. Waspadalah….

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

13 thoughts on “Perampok di Sekitar Kita”

  1. julmansyah says:

    siap kunci telinga. berangkat…! hehe

    1. Sipp, jangan ngebut2 nanti jatuh 🙂

  2. Ora Dadi Opo says:

    menjelang lebaran bny org yg nekat hny unt mendpt nikmat sesaat…
    sungguh miris ya kek… 🙁

    saya doakan semoga keluarga besar Insan Sukses Mulia selalu dalam lindungan Allah SWT… Aamiin
    sebaik-baik pelindung hanyalah Allah….

    1. Amin YRA, in sya Allah dilimpahkan kepada yang mendoakan juga

      1. Ora Dadi Opo says:

        Aamiin Aamiin Yaa Robbal Alamin…

        Mas Asa gk apa2 kan kek setelah kejadian itu?

  3. Perampok Harta..
    Perampok Kehidupan..

    dan Perampok Hati, klo ini piye Beh? 😀

    1. Hati2 ya, aku khan perampok hati, hehehehe

      1. Oh My GOD..
        Bahayaaa…. 😀

  4. Ya ampun,,
    aku baru ngeh kek….

    terus mesti gimana?

  5. Ruru says:

    Perampok kehidupan… biasanya yang seperti itu memang justru orang-orang di dekat kita.

    Semoga kita semua selalu dilindungi Allah dari keduanya. Aamiin… 🙂

  6. Oh My GOD..
    Bahayaaa…. 😀

    *Kabooorrr* Kemudian hilang *tuing*

  7. EventJogja says:

    setuju bgt bahwa banyak yg “merampok” harapan dan motivasi kita, harus eling lan waspada

  8. setuju kek harus selalu waspada nih.
    kunci telinga kita rapat2 juga kalo ada ucapan yg mendemotivasi kita ya kek.

Leave a Reply

Your email address will not be published.