Penyakit 3H

Tulisan ini saya sarikan dari artikel buah pikiran Profesor Komaruddin Hidayat yang pernah saya baca di Harian Seputar Indonesia. Di artikel tersebut beliau menulis, riset terbaru para ahli penelitian sosial menyebutkan masyarakat saat ini sedang terjangkit “penyakit H Behaviour”. Agar mudah diingat, saya menyebut penyakit itu sebagai virus 3H, yaitu Hurry, Hostile, Humorless. Hurry artinya terburu-buru. Hostile itu bersaing dengan cara menjatuhkan, dan humorless terlalu serius bekerja sehinga kehilangan rasa atau selera humor.

Seseorang yang terkena virus Hurry akan selalu ingin terburu-buru, serba instan. Ingin kaya dengan cara terburu-buru, jadilah ia korup. Ingin naik tahta dengan cara terburu-buru jadilah ia penjilat. Lawan dari penyakit Hurry ini adalah Honour, terhormat. Alih-alih melakukan segala sesuatu dengan terburu-buru, seorang yang “honour” melakukan segala sesuatu dengan cara yang terhormat. Caranya? Tingkatkan prestasi dan core competence Anda. Sebab bila Anda memiliki banyak prestasi dan core competence yang tinggi maka harta dan tahtapun akan mendekat kepada Anda.

Virus kedua, Hostile –mental persaingan yang disertai dengan permusuhan. Boleh jadi ini terpicu oleh rasa takut tidak kebagian. Orang yang terjangkit Hostile ini hobinya mengkritik, menjatuhkan orang lain, memandang negatif orang lain. Kalau orang lain mampu membuat prestasi bagus dia akan berkomentar, “Hallah, kalo kayak gitu saya juga bisa!” Mereka tidak suka bila orang lain berhasil. Lawanlah Hostile ini dengan Humbble. Humble itu rendah hati, tidak sombong. Ingatlah, laut itu menampung air begitu banyak dibandingkan yang lain, laut mendapat kiriman dari 1000 air terjun dan ribuan sungai karena laut berada di tempat yang rendah. Begitu pula kalau kita Humble, merendah, maka ilmu akan datang kepada kita, kebaikan-kebaikan hidup akan datang kepada kita.

Penyakit yang ketiga adalah Humorless. Orang yang terjangkit penyakit ini sudah tidak lagi memiliki cita rasa humor. Orangnya kaku, jarang tersenyum, tampak berpikir terus. Lawanlah penyakit ini dengan Happy. Nikmati pekerjaan Anda, cintai pekerjaan Anda, berangkatlah kerja dengan tersenyum. Bekerjalah dengan tersenyum dan pulanglah ke rumah dengan tersenyum. Pikirkanlah semua kebaikan-kebaikan yang bisa Anda peroleh dari pekerjaan yang Anda tekuni.

Jadi, sekali lagi, penyakit akibat virus 3H itu lawannya adalah 3H juga. Hurry dilawan dengan Honour, Hostile diberangus dengan Humble, dan Humorless disikat dengan Happy. Dengan cara ini saya yakin Anda akan menikmati hidup yang lebih bermakna.

Terima kasih kepada gurunda Profesor Komaruddin Hidayat yang telah memberikan inspirasi ini.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter @jamilazzaini

Bagikan:

6 thoughts on “Penyakit 3H”

  1. sebenarnya obat itu sudah ada disekitar kita ya pak, semuanya diciptakan berpasangan …

  2. Ari Kuncoro says:

    Thanks … mencerahkan kami

  3. dodirustandi says:

    ( Sambil mangap ) Haapp.., dah disantap pengetahuannya…, tks

  4. aji says:

    Trimakasih P Jamil. Saya sdh ikut pelatihan Tuhan inilah proposal hidupku. Luar biasa sangat menginspirasi.

  5. Sugeng Afianto says:

    Yes Pak Jamil….org buru2…sebenarnya karena time management jelek. org mau kelihatan berprestasi dengan menjatuhkan orang lain….sebenarnya karena dia sebenarnya masih “miskin” kompetensinya….org terlalu kaku, tdk ramah…..karena kurang bersyukur, dan tidak mau bersedekah walaupun dengan yang paling sederhana dengan senyumnya……thanks inspirasinya Pak Jamil…Salam EPOS selalu….

  6. fariz ahmad says:

    Betul kek!

    Sebarkan virus 3H: Honour, Humble, Happy!

Leave a Reply

Your email address will not be published.