Penampilan yang Orisinal

rambut.jpg

Beberapa waktu yang lalu saya berdiskusi dengan tim manajemen Kubik Leadership Training. Mereka meminta agar penampilan saya lebih profesional saat memberikan training. Saya diminta mengenakan kemeja, dasi dan jas lengkap. Saya tidak boleh mengenakan batik seperti yang selama ini saya lakukan.

Tentu saya keberatan, sebab bagi saya batik bukan hanya sekadar busana. Ada banyak makna di belakangnya. Seperti makna kepedulian dan menghidupkan ekonomi lokal. Apabila sebagian besar orang mengenakan batik maka industri batik tetap bertahan. Para pengrajin masih bisa tetap bekerja. Kegiatan sosial-ekonomi semakin hidup. Pengrajin dan pedagang semakin sejahtera.

Selain itu, batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia. Saya ingin ikut melestarikannya. Batik adalah Indonesia. Saya lahir, besar dan mencari makan di Indonesia. Saya ingin berkontribusi untuk kelestarian ciri khas Indonesia, batik.

Akhirnya, kami bersepakat bahwa saya tetap boleh mengenakan batik. Syaratnya, saya mengenakan batik berlengan panjang saat memberikan seminar atau training. Memang setelah saya rasakan, terlihat lebih berwibawa. Hahahaha… Penampilan memang penting, namun saya tetap ingin terlihat orisinal sebagai orang Indonesia, pakai batik.

Dikisahkan, di sebuah sekolah yang sangat memperhatikan penampilan seorang murid datang terlambat dengan rambut yang sangat acak-acakan. Sang guru menegur, “Kenapa rambutmu tidak disisir?” Sang murid menjawab, “Saya tidak punya sisir.”

Guru itu langsung berkata, “Kan bisa pinjam saudara kamu?” Murid itu menjawab, “Saya anak tunggal, pak. Saya tidak punya saudara.” Guru itu menaikkan intonasi suaranya, “Kamu yang proaktif dong, kan kamu bisa pinjam ke ibumu!”

Murid itu agak terkejut, dengan nada yang agak pelan ia menjawab, “Ibu saya sudah meninggal, pak.” Walau ada perasaan iba, sang guru tetap mengajukan pertanyaan, “Apa bapak kamu tidak punya sisir?” Murid yang rambutnya acak-acakan itu langsung menjawab, “Pak guru, maaf bapak saya gundul.”

Hehehehe… Maaf ya untuk yang gundul.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

9 thoughts on “Penampilan yang Orisinal”

  1. mahfudz RZ says:

    Korban MOS sekolah 🙂

    1. Jamil Azzaini says:

      Hehehe. Pengalaman ya mas…

  2. ali samsudin says:

    walaaah.. mesakke men bocah kuwi, mbok gundul sisan kayak bapakke… he he he

    1. Jamil Azzaini says:

      Xixixixi…

  3. hery says:

    wah ..aku tersinggung kek…kebetulan aku gondrong janggutnya,,,yang atas tetap …plontos…wkwkwkk

    1. Jamil Azzaini says:

      Bisa jadi penerang 🙂

  4. Puji Lestari says:

    Setuju Kek, apalg kl hem batik lgn paanjangnya diberi furing di bag depan, dan bag blkg dr pundak ke punggung tapi separo aja..

    1. Jamil Azzaini says:

      Terima kasih infonya…

    2. Muttaqin says:

      hmmm…

Leave a Reply

Your email address will not be published.