Penampilan Menciptakan Nilai Anda

@SofieBeatrix
Saya ingin bertanya pada teman-teman sekalian, benarkah penampilan sungguh menentukan keberhasilan seseorang?

Ada orang yang bilang kepada saya, ”Ah, penampilan itu tidah penting! yang penting hatinya… Yang penting isi otaknya, kecerdasannya. Yang penting adalah kemampuan bernegosiasi, caranya berbicara yang memukau. Bukan penampilannya!”

Rasanya tak perlu diperdebatkan panjang. Kedua hal itu benar. Akan tetapi, tentunya pada porsinya masing-masing. Yang perlu kita cermati adalah bahwa hampir kebanyakan hubungan interpersonal yang kita jalin memiliki rentang waktu yang pendek. Dalam kebanyakan kontak manusia, hanya ada satu kesempatan pertama dan mungkin yang terakhir untuk menjalin suatu hubungan.

Dan TAK ADA KESEMPATAN lagi bagi anda untuk menunjukkan semua potensi dan kapasitas positif, terutama di menit – menit pertama saat jumpa untuk bisa lebih lanjut berinteraksi. Dan seringkali kesempatan pertamalah yang menentukan apakah akan ada kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya. Pada pertemuan pertama kita menciptakan kesan. Apabila pertemuan pertama ini kita mampu menciptakan kesan yang baik, maka terbentuklah kesempatan-kesempatan pertemuan berikutnya. Dan disinilah anda memperkuat kesan yang sudah terbentuk dan mulai menjalin kerja sama.

Nah, lalu mengapa kita tidak berpikir bahwa pertama kali berhubungan dengan orang lain yang terpenting adalah penampilan?

Penelitian seorang cendekiawan bernama Albert Mehrabian mengatakan bahwa ketika bertemu dengan seseorang pertama kali, maka kesan terkuat yang terekam diperoleh dari pengamatan visual atau penampilan. Karenanya, sudah barang tentu bagaimana kita berpakaian, bersikap, bertutur kata, dan membawa diri akan membantu menciptakan kesan pribadi yang positif pada orang lain.

Mari kita cermati contoh berikut. Suatu hari ketika kita bertemu dengan seseorang yang tidak kita kenal, dia berpakaian sangat rapih, berkerudung dengan hiasan bunga berwarna pastel yang harmoni, dengan make up natural. Hampir tak terlihat ia berbedak. Dengan senyuman yang tersungging dibibirnya dan sorot mata yang ceria sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman , ia menyapa, ”Selamat Pagi, bolehkah saya mengganggu waktu ibu sebentar?” Apakah yang terlintas dibenak anda tentang orang tersebut? Perasaan seperti apa yang kita rasakan ketika melihatnya pertama kali?

Dibandingkan, dengan ketika kita bertemu pertama kali dengan seorang yang berkerudung lusuh dan sedikit miring karena menggunakannya tidak rapih, wajahnya berkilau karena berminyak, kemudian dia menyapa, ”Selamat Pagi, ibu boleh saya mengganggu waktu ibu sebentar? Saya ingin memberikan sebuah informasi yang bagus untuk ibu”.

Sementara wajahnya terlihat jutek, tanpa senyum dan sikap tubuh membungkuk tak percaya diri. Apa yang terlintas dibenak anda? Yah, secara umum kita akan sepakat bahwa kita akan lebih dengan senang hati mendengarkan orang yang pertama melakukan pembicaraan dengan kita bukan?

Padahal, mungkin orang pertama ini mau MEMINJAM UANG kita. Sedangkan orang yang kedua menawarkan sebuah PELUANG BISNIS yang bisa jadi saat ini sedang sangat anda butuhkan untuk menambah penghasilan keluarga! Nah lo…

Dengan demikian berarti jangan remehkan pentingnya PERILAKU TAMPIL pertama kali yang kita munculkan ketika bertemu dengan seseorang. Tampillah selalu dalam kondisi terbaik setiap saat. Karena kita tidak tahu kapan suatu kesempatan yang baik akan datang. Kita tak akan pernah tahu hari ini kita akan bertemu dengan siapa, dalam kondisi bagaimana, serta kejutan dan kesempatan tiba-tiba apakah yang kiranya menanti kita. Karena penampilan akan menentukan nilai Anda apakah Anda layak untuk diajak berbicara…

Salam Sukses Mulia

@SofieBeatrix

writerpreneur

www.AsaMediaMu.com

Bagikan:

4 thoughts on “Penampilan Menciptakan Nilai Anda”

  1. Benar Bunda. Penampilan adalah awal mula, selanjutnya adalah peluang..
    Alhamdulillah, Maturnuwun Bunda Ilmunya..

  2. baihaqi says:

    Setuju Bu Sofie …. penampilan menunjukkan juga penghargaan seseorang terhadap dirinya.

  3. andriansyah says:

    Tulisannya keren Bu Sofie….

  4. sumarsono says:

    alhamdulillah…tambah ilmu meski telat bacanya….hatur nuhun bu, hati-hati jangan hanya sandiwara >>>>>>

Leave a Reply

Your email address will not be published.