Pemimpin Tidak Efektif

Pemimpin-Tidak-Efektif.jpg

Banyak pimpinan perusahaan yang curhat kepada saya tentang masalah yang mereka hadapi. Ketika saya berrtanya tentang apa masalahnya, sebagian dari mereka menjawab “komitmen karyawan kepada perusahaan rendah, banyak yang berpikir negatif kepada perusahaan dan pimpinan, karyawan sangat transaksional, tingkat kepuasaan karyawan juga rendah.” Begitu mereka selesai curhat, biasanya saya mengajukan pertanyaan “itu masalah atau gejala?”

Ternyata, sebagian besar mereka belum bisa membedakan masalah dan gejala. Padahal, dampak ketidaktahuan ini bisa salah memberikan solusi dan sangat merugikan. Untuk memahami perbedaan antara masalah dan gejala, bayangkan saat Anda pergi ke dokter. Seorang dokter akan bertanya dulu tentang gejala-gejala yang dirasakan oleh Anda kemudian menyimpulkan bahwa Anda menderita penyakit tertentu dan menentukan obat yang tepat.

Kata-kata, pusing, demam, batuk, dan pilek merupakan gejala atau tanda dari penyakit flu. Gejala adalah tanda terjadinya suatu masalah, sementara masalah adalah perbedaan antara kondisi yang terjadi dan kondisi yang diharapkan. Atau dengan kata lain diartikan sebagai perbedaan antara kondisi sekarang dengan tujuan yang diinginkan.

Terjebak pada gejala akan menimbulkan beberapa kerugian, diantaranya sumberdaya terrbuang sia sia, hubungan kerja antar karyawan bisa rusak dan kehilangan kesempatan baru. Sebagai pimpinan akhirnya kita hanya sibuk seperti pemadam kebakaran. Dipadamkan dinsuatu tempat timbul di tempat lain. Terlihat sibuk tetapi sangat tidak produktif.

Padahal, sebagian besar keluhan yang disampaikan kepada saya adalah gejala bukan masalah. Karena ternyata masalah utamanya adalah ketidakefektifan pemimpin dimperusahaan mereka. Ya, pemimpin yang tidak efektif menimbulkan banyak gejala yang bisa merusak kinerja. Segera perbaiki kualitas para pemimpin di perusahaan Anda agar semakin efektif yang ditandai tujuan tercapai dan semua sumberdaya bergerak mewujudkan tujuan tersebut, kerja pun menjadi mengasyikkan. Enak to?

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.