Pahami Nasihat Dokter

Supaya sehat kita harus menjaga makanan yang kita konsumsi. Apalagi usia 40 tahun ke atas, tak boleh sembarangan makan. Sahabat saya pak Ali tiba-tiba tak bisa jalan ketika pulang dari kantor karena asam urat. Setibanya di rumah ia ditanya istrinya, “Habis makan emping, ya?” Pak Ali langsung menjawab, “Iya. Tapi cuma dua, kok.”

Sang istri tak percaya, “Kalau cuma dua biji gak mungkin asam uratnya kambuh.” Segera pak Ali menjawab, “Bukan dua biji, tapi dua toples.” Hehehe….

Keponakan saya seorang dokter. Dia memberi tahu bahwa lingkar perut kita tidak boleh dari 90 cm agar terhindar dari penyakit jantung. Makanan juga harus dijaga, tak boleh menyantap yang banyak mengandung kolestol. “Jangan biasakan makan malam terlalu malam nanti PMK alias Perut Mendahului Karir. Makan yang baik itu buah dulu baru makan besar. Banyak-banyaklah minum air putih,” ujarnya memberi nasihat.

Namun dokter bukanlah Tuhan, perintahnya tak harus selalu dituruti. Walau anehnya, banyak orang yang lebih taat perintah dokter dibandingkan perintah Tuhannya. Kisah berikut bisa menjadi pelajaran.

Alkisah, seorang lelaki paruh baya datang ke dokter karena kolesterol dan darah tinggi. Sang dokter memberi advis, “Anda harus kurangi daging terutama daging kambing. Untuk protein hewani Anda hanya boleh makan binatang yang berenang di air, ikan-ikanan, ya. Kalau tidak dijaga Anda bisa stroke. Anda juga harus rajin olah raga.”

Suatu saat, di hari liburan, sang dokter berkunjung ke pasien ini yang merupakan sahabat baiknya. Setibanya di rumah sang pasien yang kaya raya ini sang dokter langsung disambut istri dan anak pasien.

“Dimana bapak?” tanya sang dokter

“Bapak sedang di kolam renang.”

Mendengar jawaban itu, sang dokter membatin, “Alhamdulillah ia menuruti nasihat saya untuk olah raga.” Sang dokter pun berjalan menuju kolam renang. Begitu tiba di kolam renang, ternyata sang pasien sedang berenang bersama seekor kambing. Dokter itu terkejut. “Renang kok bareng kambing?” tanyanya.

Dengan enteng sang pasien menjawab, “Bukankah saya hanya boleh makan dari hewan yang berenang? Nah, kambing ini sedang saya ajari supaya bisa renang.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Banner ON


Bagikan:

18 thoughts on “Pahami Nasihat Dokter”

  1. iyu says:

    Heuheuheu lama2 ternak kambing di kolam beh 😀

  2. redhan says:

    wahahaha.Kakek pagi-pagi dah menocok perut.

  3. Wah bisa bisanya.Pagi hari disambut nashehat yang bermanfaat.

  4. nova says:

    heheheh,,,
    bisa aja ni Kek Jamol…

    Salam SuksesMulia

  5. Mhd Dolly says:

    hahahhaa…
    pasien kreatif..

  6. Sri Lestari says:

    teman sebelah yg lagi jutek bisa xi..xi..xi..juga tuuh !

  7. Baihaqi says:

    hehe….cukup menghibur beh …KerON

  8. Lyliana Thia says:

    politik pintar, hahaha…

  9. hahaha… ada2 aja Pak.

    😀
    Semangat SuksesMulia!

  10. yudi says:

    pengen ketawa tp malu blm gosok gigi

  11. siswanto says:

    walah akhir ceritanya bikin ngakak abis..tp bagus artikelnya..salam SuksesMulia

  12. Enhaka92 says:

    Pasien yg cerdas

  13. healthy resep kehidupan, bisa dilakukan setuju mas Jamil

  14. RIZQI MULIA says:

    😀
    Ayah saya juga bilang:
    “Yang ga boleh itu MAKAN KAMBING satu ekor sendiri, kalau cuma satu wadah saja ngak papa..”
    😀

    hidup harus ceria

    Salam SuksesMulia

  15. anisalatas says:

    Ikan kambing kambing dong, hahaha

  16. RIMAYANTI says:

    ayah yang pinter “pinter ngeles” hahahahah

  17. mahfudz says:

    ;d Patut di tiru….

  18. princess amanda says:

    wakakakkk…usahanya gigih juga pengusaha…mental pantang menyerahnya on banget..hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published.