Orang Pribumi Boleh Juga Kaya Raya

Bambang NugrohoSuatu hari saya berkesempatan memberikan pelatihan di Malaysia, tepatnya di Darul Ehsan-Selangor. Pelatihan itu diperuntukkan bagi para distributor makanan yang orang sana menyebutnya sebagai pengedar. Semua hadirin tahu saya orang Indonesia karena sebelumnya sudah di-tie up oleh MC secara berlebih-lebihan yang tentu untuk menarik perhatian.

Yang menarik, disaat coffee break seorang bertampang bersih, berkumis rapi, klimis, gagah seperti Werkudoro dalam kisah pewayangan menghampiri dan menggajak bercakap-cakap dalam bahasa melayu yang kadang saya agak susah menangkapnya.

Diapun bertanya asal saya dan setelah saya jawab dia setengah berteriak; “O…….wong jowo (orang jawa), aku yo jowo Mas leluhurku”. Diapun sangat bergembira teramat sangat seakan bertemu dengan saudaranya yang telah hilang.

Sejak itu dia berbicara dengan bahasa jawa ngoko dengan fasihnya meski dia belum pernah menginjakkan kakinya di tanah jawa. Dia bukanlah seorang TKI tetapi warga negara Malaysia yang semua leluhurnya berasal dari jawa meski sudah puluhan tahun keluarga dan leluhurnya menikmati udara negeri jiran itu.

Dia bercerita, orang-orang keturunan jawa di Malaysia kaya-kaya bahkan melebihi keturunan Melayu asli. Dia bahkan sangat bangga sebagai keturunan jawa karena orang jawa disana dikenal tangguh-tangguh dan pinter-pinter cari duit.

Mendenggar ceritanya yang menggebu-gebu pandangan saya justru menerawang lari ke pelosok desa saya dilereng timur Gunung Merbabu melihat wajah-wajah tetangga saya seperti Supardi, Samino, Nawawi, Zumrotun, Suyekti dan lain-lain yang rata-rata hidup dibawah garis kemiskinan.

Orang Malaysia tadi seandainya saja tinggal di desa saya pasti menyebut dirinya sebagai orang pribumi. Tetapi ngomong-ngomong ‘orang pribumi’ yang tinggal di Malaysia ini mengapa justru kaya raya tidak seperti saudara-saudaranya yang masih tinggal di negeri asal?

Saya kembali teringat juga saat berkesempatan tinggal beberapa waktu di Zuhai, Cina daratan yang berbatasan dengan Hongkong. Saya melihat orang-orang Cina yang miskin-miskin yang tidak seperti saudara-saudaranya yang telah tinggal diluar negerinya.

Fenomena ini cenderung terjadi dibelahan dunia manapun, mengapa biasa terjadi? Yuk kita analisa untuk diambil pelajaran.

Sampai jumpa dipuncak kemakmuran dan kemuliaan.

Bambang Nugroho

Bagikan:

One thought on “Orang Pribumi Boleh Juga Kaya Raya”

  1. Ora Dadi Opo says:

    Dr seminar yg pernah saya ikuti, dgn berhijrah akan muncul kemampuan optimal seseorang dlm mempertahankan hidupnya. Mungkin itu salah satu penyebab org2 perantauan banyak yg sukses ya bang…

Leave a Reply

Your email address will not be published.