Obat Lelah Tidak Selalu Istirahat

Selama sepekan terakhir jadwal training dan seminar saya begitu padat. Selain di Jakarta, saya juga terbang ke Jambi, Jogjakarta, Sumbawa Barat dan pagi ini ke Palembang. Lelah? Pasti, apalagi perjalanan ke Sumbawa Barat harus ditempuh 16 jam alias 32 jam perjalanan pergi pulang.

Saat di bandara Lombok, saya sudah membayangkan tidur di kursi 2B pesawat Garuda menuju Jakarta. Ternyata yang duduk di kursi 2A adalah sahabat saya yang sekarang menjadi staf ahli menteri. Tentu ngobrol dan diskusi dengan sahabat lama lebih penting dibandingkan tidur di pesawat. Alhamdulillah, saya mendapat ilmu-ilmu bergizi dari lelaki yang juga dosen di IPB itu.

Perjalanan pulang dari Bandara ke Bogor sengaja saya memilih naik bus Damri. Sementara saya di perjalanan, anak-istri saya menjemput di Botani Square Bogor –mereka menunggu sambil berbelanja. Ternyata jalanan macet total dan itu menambah lelah yang amat sangat. Mengeluh? Ya, tetapi sebentar saja. “Saya harus melawan rasa lelah ini agar tidak semakin lelah,” batin saya.

Ada dua hal yang saya lakukan selama menikmati kemacetan dalam perjalanan. Pertama, berzikir kepada Allah. Saya mengingat semua nikmat yang telah Allah berikan dengan cuma-cuma: Oksigen, panca indera, kesehatan, air hujan, keindahan alam dan sebagainya. Sungguh tidak pantas mengeluh karena apa yang kita lakukan tidak sebanding dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

Tidak lupa sayapun memohon ampun kepada Allah. Mohon ampun atas dosa-dosa yang pernah ada. Mohon ampun atas berbagai penyakit hati yang masih sulit pergi. Memohon ampun karena sering tidak bersegera saat mendengar panggilan dan seruan-Nya. Memohon ampun karena betapa masih amat sedikit amal sholeh yang saya persembahkan kepada-Nya.

Selesai melakukan itu, saya membayangkan satu per satu wajah orang tua, istri dan anak saya.  Secara bergantian saya bayangkan memeluk mereka, mengingat semua kebaikan yang telah mereka lakukan kepada saya. Pengorbanan dan perhatian orang tua serta istri begitu banyak kepada saya. Walau hanya dalam imajinasi, saya peluk mereka dengan erat sambil berkata, “Terima kasih, I love you.”

Satu per satu anak saya juga saya peluk. Saya membayangkan saat bermain kartu, petak umpet, bermain air, berenang, kejar-kejaran bersama mereka. Saya membayangkan juga bagaimana mereka sering menggoda saya dan sayapun menggoda mereka, semua terbayang jelas di pikiran saya. Satu per satu kelucuan, keluguan dan keunikan mereka seolah nyata hadir di dalam imajinasi saya. Semua saya peluk erat dan merekapun memeluk erat saya. Saya berbisik kepada mereka, “Semoga engkau semua menjadi kekasih Allah.”

Setelah aktivitas itu saya lakukan, badan terasa lebih segar, energi kembali menggelora dan saya tidak terpejam sedetikpun saat perjalanan dari Bandara ke Bogor walau harus ditempuh selama 4 jam…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

15 thoughts on “Obat Lelah Tidak Selalu Istirahat”

  1. sulfiah says:

    baca ini langsung pengen nangis inget orang2 tersayang,harus lebih banyak bersyukur sama Alloh dan terima kasih untuk orang2 terdekat,supaya semakin semangat dalam menjalani hidup’

  2. Teguh says:

    🙂 terima kasih,pak

  3. Helmi says:

    Subhanallah, sy doakan smg Allah karuniakan Pak Jamil Usia (kebaikan) yg panjang, kesehatan yg mantap, ilmu yg bermanfaat, keikhlasan dlm setiap aktifitas.amin.

  4. Ratih Fitri Nugraheni says:

    Assalamu’alaykum pak Jamil.. SubhanaaLloh…
    Sangat menginspirasi pak..
    jazakumuLloh untuk inspirasi2 dan sharing2 ilmu’nya.. BarokaLlohu..

    Wassalamu’alaykum..

    1. Cantika Kusuman Nirmala says:

      Tips yang bermanfaat…bisa di terapkan di semua sendi kehidupan termasuk yang hutangnya banyak dan banyak masalah…>>matur nuwun kek jamil…sehat selalu ya

  5. Ashepi says:

    Assalamualaikum,wr,eb..pengalaman yang sangat menggugah dan memang benar..thanks for sharing

  6. yasya asgar says:

    Nuhun pisan de jamil, semoga kebarokahan dari Allah SWT selalu menyertai anda sekeluarga. Aamiin.

  7. @mekoh1268 says:

    Kok Bisa Ya Habis Melakukan Perjalanan Jauh Membayangkan Sesuatu Kemudian Bugar Lagi….

    Keren Banget….

    Nanti Ajarin Saya ya Guru…

    Minggu-Minggu Saya Sangat Kelelahan dengan Aktivias Saya, Mulai dari Kantor, Pindahan Rumah,
    Bisnis Optimasi dll
    Sehingga Sudah Seminggu ini agak Loyo…

    Tapi Sekarang lagi DiSehat-Sehatin Biar Besok Ketemu Guru sudah Fresh dan Siap Menerima Ilmu di TB&C…

    Terima Kasih Ceritanya Guru…

    Salam SuksesMulia…

  8. dwinur77 says:

    menetes air mata ini……salam suksesmulia

  9. Anas rahman says:

    Terima Kasih atas pelajaran ilmu syukur yang diberikan pak.

    semoga kami lebih peka seperti bapak. Amien.

  10. Khoirul umam says:

    Terimakasih ,KeK. Kuuerreeeen bgt tipsnya… 🙂

  11. yanto says:

    Saya pingin seperti itu cara menghilangkan penat dan lela mohon tips agar seger2 melulu

  12. @rivosiregar says:

    “Semoga engkau semua menjadi kekasih Allah.”

    subhanallah… :’)

    selalu berkaca² tiap baca tulisan ke jamil :’)

  13. hafiz says:

    sukses buat sy nangis mas. .
    bgtu bnyak knkmatan dr Allah yg srng terlpakn. .
    trimksh mas sudah mngingatkn.

  14. syafrial says:

    ilmu yang bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.