Newton dan Leadership

Share this
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

Salah satu hukum yang paling populer saat saya SMA adalah Hukum Newton. Salah satu pesan dari Hukum Newton yang palin saya ingat adalah “sebuah benda tidak akan bergerak atau bergerak konstan apabila tidak ada gaya yang bekerja dalam benda tersebut. Di dunia leadership, Hukum Newton ini lebih dekat kepada transformasi atau perubahan. Untuk terjadinya perubahan, memerlukan usaha yang dilakukan.

Apabila merujuk pada Hukum Newton ini, agar upaya transformasi (perubahan) bergerak dengan cepat, setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan oleh seorang leader. Menaikkan daya dorong (driving force) dan daya tarik (attracting force) serta menurunkan daya gesek (resisting force).

Menaikkan daya dorong, yang bisa menjadi daya dorong transformasi (perubahan) ada faktor luar dan internal perusahaan. Faktor external misalnya perubahan yang begitu cepat saat ini, akses kepada teknologi informasi yang semakin mudah dan cepat, peraturan pemerintah dan perubahan perilaku konsumen. Perubahan faktor exterrnal yang dipahami dan disadari oleh sebagian besar anggota tim akan menaikkan dorongan untuk melakukan perubahan.

Adanya kondisi internal yang dihadapi dan wajib segera dituntaskan dan atau ditingkatkan juga akan menaikkan dorongan untuk melakukan tramsformasi. Rasa kepemilikan, merasa dilibatkan dan adanya dorongan yang kuat untuk membesarkan bisnis merupakan pendorong yang wajib dihidupkan.

Menaikkan daya tarik, seorang leader yang terus menerus menanamkan visi menantang dan value yang kuat akan meningkatkan daya tarik yang luar biasa, khususnya bagi anggita tim yang memiliki talenta. Menyadari dampak positif dan besar dari apa yang dikerjakan bersama menjadi penarik yang luar biasa untuk mempercepat transformasi.

Sementara upaya untuk menurunkan gesekan bisa dilakukan dengan membentuk agen perubahan yang punya dedikasi tinggi, kedekatan antar anggota tim, komunikasi yang terjalin baik dan kepemimpinan yang efektif di semua level. Gesekan yang besar dan berjumlah banyak sangat menghambat transformasi bahkan bisa menggagalkan transformasi.

Baca Juga  Leadership Training di PT Angsa Emas Perdana

Menurut berbagai riset, lebih dari 80 persen transformasi gagal, baik karena benar-benar gagal, terrlambat atau menghasilkan program yang jauh dari harapan. Hanya sekitar 20 persen program transformasi yang berhasil. Dan salah satu sebab utamanya karena mereka menggunakan pendekatan Hukum Newton ini kedalam transformasi yang mereka jalankan. Selamat mencoba.

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook


Share this
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share

3 comments On Newton dan Leadership

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer