Nenek yang Kuat Mental

nenek.jpg

Januari tahun ini saya sudah menjadi kakek dari seorang cucu. Sejak saat itu, saya mencari berbagai artikel tentang kakek, nenek dan cucunya. Banyak tulisan yang menarik yang saya dapatkan, salah satunya akan saya share di paragraf-paragraf berikut ini.

Berikut adalah dialog seorang nenek dan cucunya.

Cucu: Halo nenek, nenek lagi ngapain?
Nenek: Lagi nyari daun kelapa cucuku.
Cucu: Untuk apa daun kelapa nek?
Nenek: Untuk dibuat ketupat sayang.

Cucu: Memang ketupat buat apa nek?
Nenek: Untuk kita makan bersama-sama nanti.
Cucu: Oh masih nanti, kalau sekarang nenek lagi ngapain?
Nenek: Lagi ngambil daun kelapa.
Cucu: Untuk apa?
Nenek: Untuk dibuat ketupat. Kan, sudah nenek bilang tadi.

Cucu: Ketupat itu untuk apa?
Nenek: Ya, untuk dimakan, masak, untuk sabun mandi.
Cucu: Oh gitu ya nek?
Nenek: Iya, pergi main saya, jangan ganggu nenek.
Cucu: Kenapa?
Nenek: Nenek lagi sibuk.
Cucu: Sibuk ngapain sih, nek?

Nenek: Nyari daun kelapa, kan sudah dibilang tadi.
Cucu: Daun kelapa untuk apa nek?
Nenek: Untuk buat ketupaaaaaaaaatttttt.
Cucu: Nenek marah sama siapa, sih?
Nenek: Sama kamu.
Cucu: Kenapa harus teriak, saya kan dekat sama nenek. Saya juga gak tuli.

Nenek: Karena kamu gak ngerti-ngerti juga, gak lihat apa nenek lagi kerja?
Cucu: Kerja apa sih, nek?
Nenek: Ah, ya ampun… nyari daun kelapaaaaaa.
Cucu: Daun kelapa untuk apa?
Nenek: Ya ampun cucuku, daun kelapa ya untuk dimakan.
Cucu: Kan, sudah ada nasi di rumah, kenapa nenek makan daun kelapa?

Nenek: Cucuku, sebelum nenek dapat stroke, kamu pergi main sana, jangan ganggu nenek.
Cucu: Kok, dapat stroke? Sebenarnya nenek cari daun kelapa atau nyari stroke?
Nenek: Aduh, nenek stre… Nenek stress.
Cucu: Kalau nyari daun kelapa bisa bikin stres kenapa nenek masih nyari?
Nenek: Cukup, jangan bertanya lagi. Kamu pulang ke rumah orang tuamu sana.

Cucu: Baik, nenek. Nenek gak ikut pulang?
Nenek: Gak, nenek lagi kerja.
Cucu: Kerja apa nek?
Nenek: Cari daun kelapa.

(Bersambung)

Terima kasih kepada yang telah menuliskan kisah ini.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

5 thoughts on “Nenek yang Kuat Mental”

  1. dedy ananta says:

    Hehehe… indahnya pikiran anak-anak, positive thinking terus, makasih Kek.

  2. Mahfudz RZ says:

    Hehehe… Cucu yang pintar, cucunya kek jamil ya

    1. Jamil Azzaini says:

      Cucuku belum bisa ngomong 🙂

  3. siti janiah says:

    hahaha…
    gak abis-abis nih ceritanya ya kek?

    1. Jamil Azzaini says:

      Siap-siap jadi nenek dan punya cucu seperti itu ya, hehehehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published.