Nasihat

wbt1Selama tiga hari, 28-30 Juni 2013, saya full time hadir di acara Wanna Be Trainer (WBT). Senang mendengar komentar dan hasil yang didapat oleh 90 peserta. Keberhasilan ini tentu salah satunya karena peran 15 fasilitator yang membantu saya. Dedikasi, pengalaman, kesungguhan dan kemauan untuk terus berbagi dari para fasilitator sangat membantu proses pelatihan.

Setiap pagi, satu jam sebelum acara dimulai para fasilitator melakukan briefing menyiapkan diri untuk memberikan yang terbaik. Setelah acara di hari itu selesai, para fasilitator mendiskusikan hasil kerja dan perkembangan setiap peserta. Selain itu, saat evaluasi ini, para fasilitator saling memberi masukan dan juga saling menasihati satu dengan yang lain.

Tak semua nasihat itu enak di dengar. Nasihat terkadang juga “memaksa” kita harus meninggalkan zona nyaman. Sesuatu yang selama ini sudah nikmat dan enak dijalani namun harus ditinggalkan. Namun bagi orang-orang yang ingin terus bertumbuh, ia tidak hanya melihat saat ini (zona nyaman), ia lebih memprioritaskan kepentingan masa depan.

Apa yang seharusnya dilakukan saat mendengar nasihat? Rendahkanlah hatimu, sebab nasihat itu ilmu. Tabiat ilmu itu seperti air, ia akan mendatangi tempat yang rendah. Nasihat tak akan masuk ke dalam pikiran dan hati bila Anda tinggi hati alias sombong, keras kepala dan penikmat zona nyaman.

Saat mendengar nasihat, kita juga harus menjauhi prasangka. Tak perlu berkata dalam hati “sok suci kamu” atau pikiran lain, “Memangnya siapa kamu? Kok, nasihatin aku.” Ketahuilah, nasihat itu seperti susu segar yang menyehatkan. Namun bila susu itu dituangkan ke gelas yang kotor maka susu menjadi rusak dan khasiatnya tak berfungsi bahkan bisa menimbulkan penyakit.

Nasihat yang baik akan menjadi rusak bila wadahnya kotor. Apa itu wadah nasihat? Wadahnya adalah pikiran dan hati Anda. Apabila kita mendapat nasihat justru kita marah, jengkel, emosi dan hal negatif lainnya, maka itu pertanda pikiran dan hati Anda sedang kotor.

Saya sangat yakin para fasiliator yang membantu saya akan terus bertumbuh karena mereka sangat senang saling memberi dan menerima nasihat. Nasihat itu obat, terkadang rasanya pahit tapi menyehatkan. Teruslah saling memberi dan menerima nasihat wahai sahabatku…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Keterangan foto:
Dari atas ke bawah; Peserta WBT sedang berlatih, fasilitator tengah melakukan briefing, foto bersama 90 peserta WBT.


seminarONparenting


Bagikan:

16 thoughts on “Nasihat”

  1. Andi Hakim says:

    Nasihat yang pas di awal Juli. Nasehat ibarat media evaluasi, karna kita sulit sekali untuk evaluasi diri sendiri, maka nasehatlah wadah terbaik utk evaluasi diri. Malah harusnya kita sering2 meminta nasehat ya beh? Sangat bersyukur apabila banyak org yg nasehati kita karna itu berarti banyak jg org2 yg peduli dan sayang sm kita. Nasehat yang baik, untuk kearah yg lebih baik. Salam Sukses Mulia.

    1. Siip, carilah nasehat dari orang yg tepat, hehehe

      1. Andi Hakim says:

        Iya beh siap! InsyaAllah.syukrON.
        Pengen bgt bisa ikut WBT, semoga bisa dilain kesempatan,Amiiin..tapi itu kok sepertinya ga seusia sy yah? Hehe

  2. jumadi says:

    saya ingin mengikuti WBT maupun TBnC namun belum rejeki bertemu. insya allah ingin segera ikut. saya membaca buku2 pak jamil mulai dari kubik leadership, inilah proposal hidup sampai ON, alhamdulillah sangat menginspirasi. saya juga follow pak jamil, dan rajin mengikuti twit-nya. sungguh menginspirasi, saya ingin mengikuti jejak pak jamil.

    1. Ditunggu ya, asyik nambah saudara

  3. Wahhhh luar biasa yaa babe…pengen ikut WBT belum kesampaian 🙁
    Alhamdulillah kemarin ikut mendampingi acara Super Camp Yatim Mandiri di Pesantren Kemandirian Gemolong Sragen. semoga next event bisa gabung.

    Salam BerkahBerlimpah
    Follow @yayanBATIK

    1. Menjadi pendampingnya akan lebih keren kalau sudah ikut WBT 🙂

  4. weningati says:

    karena dalam nasehat ada KEPEDULIAN wujud dari CINTA di dalamnya…

  5. Yes, akur. Toss. Salam SuksesMulia

  6. #Inspirasi Parenting

    Muantab… Luar biasa…. Selamat Acarabya kek.

    Nasehat, kerap memang seperti jamu. Kadang harus mengerem ego, harus Mengalah, bahkan juga kerap menyesakkan dada. Tapi kalau itu menyehatkan dalam jangka panjang, seharusnya, bisa lebih legowo ka kek…

  7. Mengikuti acara WBT 10 selama 3 hari kemarin, sungguh tiada terduga acaranya bisa sedahsyat ini.

    Sangat inspiratif dan aplikatif.
    Superb pokoknya kek Jamil Azzaini dan Tim Akademi Trainer.

    Semakin siap Saya menjadi Inspirator Muda Daerah Brebes ^_^

    let’s be @MudaSuksesMulia

  8. Semoga diri kita selalu jernih fikiran dan hatinya dengan prasangka yang baik untuk mendapat yg Terbaik…

    Semangat SuksesMulia!

    😀

  9. harwanto primantoro says:

    Senangnya membaca dan melihat fotonya #WBT 10. saya alumni training tersebut kemarin. saya, harwanto dari kelompok 12 – D-gokil. SuksesMulia untuk kita semua. Amiin ya Rabb.

    follow @hprimantoro dan @negeriternak ya. terima kasih

  10. abu raeesa says:

    Bismillah, jadi penasaran pengin ikut wbt, tapi kapan ya bisa hadir di jawa tengah …. btw, PNS boleh ikut gak ya(maklum orang jawa…. katanya bagusnya jadi PNS aja)

    salam SuksesMulia

  11. IIS ENDARWATI says:

    BERUNTUNG bisa ikutan #WBT10 kmrn selama 3 hari,NAMBAH ILMU, NAMBAH SODARA.
    Materi yg disampaikan langsung nempel di KEPALA saya kek,saya dr KELOMPOK 2–> KELOMPOK TERBAIK:) sampe ktemu lagi di TBnC .

    Salam #KoyoAJaib

    @iisendarwati

  12. dengan hati tulus, nawaitu ingin berubah menjadi lebih baik dan bisa memberi inspirasi bagi orang lain. makasih pak jamil atas segala inspirasinya yang betul-betul memotivasi ON

Leave a Reply

Your email address will not be published.