Nasibku Mengapa Beda?

Banyak orang yang lahir ditahun yang sama, sekolah atau kuliah di jurusan yang sama, namun di saat tua kehidupannya sangat berbeda. Ada yang hidupnya semakin bahagia namun ada juga yang hampa bahkan merepotkan banyak orang. Bagaimana agar kita tidak termasuk orang yang semakin tua justru semakin menderita?

Salah satunya adalah dengan cara “kerjakanlah yang Anda cintai atau cintailah apa yang Anda kerjakan”. Apabila Anda kerja asal kerja tapi tak ada rasa cinta di dalamnya maka Anda berpeluang besar menyesal di masa tua. Mungkin saat ini Anda bekerja di perusahaan ternama dengan gaji di atas rata-rata, namun bila tak ada rasa cinta, itu adalah tipuan yang menjerumuskan.

Mengapa tak ada rasa cinta di pekerjaan yang Anda tekuni padahal Anda bukanlah pemalas? Sebab utamanya adalah karena Anda bekerja tidak menggunakan “kekuatan atau kesaktian” Anda. Memang Anda pergi bekerja, namun pikiran dan hati Anda tidak ikut bekerja. Hasilnya, Anda menjadi orang yang hidupnya tidak selaras, mudah galau dan cepat kehilangan semangat.

Segeralah temukan “kekuatan atau kesaktian” Anda. Sesuatu yang “gue banget” dan bekerjalah dengan itu. Saat bekerja dengan “kekuatan atau kesaktian” Anda akan merasa tidak pernah bekerja tetapi menjalankan hobi. Hidup menjadi nikmat, penuh gairah dan semangat. Peluang berprestasi dan menghasilkan karya-karya besar terbuka lebar.

Apabila Anda bingung menemukan apa kekuatan Anda, silakan ikut Workshop STIFIn pada 4 Mei dengan menghubungi 0812-2088-2800. Insya Allah saya bersama trainer yang lain akan berbagi tentang menemukan “kekuatan” diri.

Sebagai manusia, tugas kita melakukan yang terbaik dengan cara terbaik serta menggunkan kekuatan terbaik. Saya sangat yakin Allah SWT pasti juga akan memberikan hasil yang terbaik untuk kita.

Rancanglah nasib Anda dimasa yang akan datang dengan cara menemukan “kekuatan atau kesaktian” Anda dari sekarang. Jangan tunda- tunda, hidup hanya sebentar. Hidup bukan untuk mengadu nasib. Hidup itu berusaha merancang nasib yang kita impikan.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

29 thoughts on “Nasibku Mengapa Beda?”

  1. imanudin says:

    bener banget Kek, saya lahir hari kamis legi di tahun Naga api, katanya bakal jadi pemimpin hebat, tapi karena gak menemukan letak kekuatan dan kesaktian dan bagaimana cara mengasahnya jadi banyak kalahnya….

  2. niken says:

    kek..kekuatan atau kesaktian itu passion kita kan kek?
    gimana cara mudah untuk menemukan passion kita kek?

    menurut pengalaman kakek, efeknya lebih baik yang mana kek?mengerjakan yang kita cintai atau mencintai yang kita kerjakan??

    mohon jawabannya ya kek..
    terimakasih

    1. Mbak Niken dua2nya baik, tetapi menurut pengamatan saya mengerjakan apa yang kita cintai dan sesuai dengan passion kita hasilnya lebih optimal. Salam SuksesMulia

  3. ///AJI says:

    Kadang harus bekerja di bidang yang bukan passionnya karena kebutuhan. Jika mengejar passionnya, harus mengorbankan keluarga. Gimana ya solusinya kek?

    1. Pilihlah yang sesuai passion tanpa harus mengorbankan keluarga.

      Salam SuksesMulia

  4. utami says:

    Mantep kek…sebenranya saya sudah menemukan kelebihan dlm diri , tapi kendala ekonomi sehingga blm bs menemukan kekuatan dan keajaiban hidup….kek..mohon saran dari kakek jamil NUHUNNN

    1. Segeralah rancang masa depan Anda yang sesuai dengan passion Anda

      Salam SuksesMulia

  5. ida says:

    kek buat acara donk di balikpapan…

    1. Mbak Ida, ayo dong saya diundang, hehehee

    2. Elin says:

      Ayo mba Ida, kita buat bareng-bareng acara untuk pak Jamil..

  6. Kecintaan adalah hal penting dalam sebuah pekerjaan…

    Nice Post!

  7. Oriza Sativa Rahmadhani says:

    Setuju kek, semoga saya bisa menentukannya dari sekarang. Aamiin.
    Good! (^_^)

  8. agustina says:

    Kek…. mohon doanya agar bisa mencintai apa yang saya kerjakan.
    Mungkin tak mudah menemukan “kekuatan atau kesaktian”, namun bukan berarti tidak mungkin.
    karena tak ingin sia-sia dengan apa yang saya kerjakan. Aamiin..
    Salam Sukses Mulia 🙂

  9. Kinanti says:

    Terimakasih Kek…artikelnya pas banget, aku lagi mencari kekuatanku niih….ikut Workshopnya Ah! Sampai ketemu disana ya kek…

  10. Dawan says:

    bagaimana jika pekerjaan yang kita jalani sekarang menjadi kebanggaan keluarga? apakah salah jika kita mengejar kebahagian diri sendiri walaupun pada mulanya membuat keluarga kecewa? salam sukses mulia

  11. zuhandri says:

    Bacaan yg pas utk seorang pekerja yg lg “galau” memulai karir spt saya ini.

    Terima kasih kek pencerahan nya 😉

  12. Ini artikel Gue Banget, sy adalah praktisinya, TERBUKTI nyata dan saya sudah banyak mencerahkan warga banten untuk menemukan potensi Genetik dirinya yang diberikan Allah SWT.

  13. @DidiCahya says:

    Hobi saya siaran, Kek :D. Lumayan…kerja pakai mulut doang dibayar…

  14. muhammad says:

    tempatnya dimana kek?

  15. dnur77 says:

    insyALLAH….

  16. Mencintai pekerjaan??? Itu akkkuu kek…

  17. Susu Kambing says:

    Kalau sudah mencintai PEKERJAAN, maka KERJA pun jadi IKHLAS

    Salam SukseMulia

  18. Siswanto says:

    Saya tambah “ON” setelah baca bukunya alias terus “menyala” kagak ada matinya. Tugas kita selalu bergerak dan berupaya untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan.
    Hasilnya kita serahkan kepada Sang Maha Penentu. Rasa cinta yg dalam alias “gandrung” terhadap pekerjaan yg kita lakukan menjadikan kita akan selalu senang. Niat dengan tekad yg bulat, berproses dg penuh semangat, kiranya hasilnya nikmat.

  19. Passion saya mengajar dan menulis tentang Ilmu Kedokteran Timur. Tapi rasanya belum ketemu saluran atau jalan yang pas. Ada cara cara yang mudah dan murah agar kita terbebas dari sakita hipertensi, gula, jantung, prostat, wasir, migren dsb. lihat htpp://esmetuntungmardiyatmo.wordpress.com

  20. damar says:

    Selain ikut pelatihan kakek, cara menemukan kesaktian diri itu menurut saya dengan mengingat2. Kira2 apa ya yang selama ini saya lakukan ketika ada waktu senggang?

    Atau:

    Apa ya, yang dari duluuu ingin saya lakukan?

    Nah, bekerja/berbisnis lah di bidang tersebut. Semoga membantu.

  21. Saya baru membaca artikel ini setelah P Jamil kultwit ttg #selfleadership..membaca artikel dan tanyajawabnya membuat malam ini mjd malam penuh syukur untuk saya. Makasi udh share ya P Jamil.

    Saya mencintai apa yg saya kerjakan, Sy kerjakan apa yg sy cintai..ini kerjaan idaman. Jebakannya cuman 1..comfort zone..bantu sy ya P Jamil agar senantiasa jd pembelajar 🙂

    Al Fatihah untuk Bapak dan Team

Leave a Reply

Your email address will not be published.