Motor Mabur

Saat kecil dulu saya pernah tinggal di tengah hutan di Lampung. Setiap pagi, kurang lebih pukul 07.15, ada pesawat yang lewat di atas rumah. Begitu terdengar suara pesawat saya akan mencari tempat terbuka dan berteriak-teriak, “Aku melu… Aku melu…” Artinya, saya ikut… saya ikut…”

Biasanya bapak saya akan menghampiri, “Nanti kalau besar, kamu akan sering naik motor mabur alias pesawat terbang.” Mendengar ucapan bapak biasanya saya cuma tersenyum sembari membayangkan, “Naik pesawat itu duduknya menghadap samping atau ke depan ya? Tempat duduknya empuk gak ya?”

Pagi ini di Novotel Hotel Balikpapan saya teringat ucapan bapak saya: Nanti kalau besar, kamu akan sering naik motor mabur. Perjalanan tahun 2013 baru setengahnya tetapi saya sudah naik pesawat terbang lebih dari 100 kali tahun ini. Pergi ke berbagai propinsi dan beberapa negara untuk memberikan seminar atau training.

Ternyata, sesuatu yang sering kita lihat, saksikan, dengarkan dan inginkan saat kecil banyak yang menjadi kenyataan di masa tua. Bila seorang anak sering melihat orang tuanya bertengkar maka saat berumah tangga iapun berpeluang besar melakukan hal yang sama. Begitupula bila seorang anak setiap hari berjam-jam di depan televisi maka apa yang ia saksikan akan menjadi gaya hidupnya saat ia dewasa.

Saat ini anak-anak sekolah sedang liburan, bila kita hanya mengajarkan pergi ke tempat wisata maka yang tertanam di pikiran dan hati anak adalah liburan itu wisata dan bersenang-senang. Cobalah buat sesuatu yang berbeda yang lebih banyak memberi manfaat dan tidak menghambur-hambirkan uang.

Oprah Winfrey pernah melakukan riset, uang yang biasa dihabiskan untuk berlibur kemudian digantikan dengan diberikan kepada orang yang memerlukan. Ternyata, saat dikumpulkan dan ditanya mana yang lebih membahagiakan menghabiskan uang untuk berlibur atau saat memberikan kepada yang memerlukan? Mereka semua menjawab lebih bahagia saat uang itu dihabiskan untuk diberikan kepada orang lain yang memerlukan.

Liburan lebih baik diisi dengan menyiapkan mental anak-anak agar kelak ia bisa “mabur” (pergi) kemanapun mengejar impiannya dan berbagi manfaat. Setuju?

Salah satu alternatif kegiatan mengisi liburan adalah mengikuti “ON for Teens” di Surabaya, 5-7 Juli 2013. Tertarik? Segera hubungi 0878-533-688-52

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


seminarONparenting


Bagikan:

18 thoughts on “Motor Mabur”

  1. #InspirasiParenting

    Muantap kek…. “Setiap anak terlahir cerdas” Begitu kata pakar multiple intelligece, Howard Gardner. Mereka sesungguhnya adalah peniru ulung. Apa yang mereka lihat itu yang akan terekam, lalu terpikirkan.

    Anehnya dibalik Pikiran itulah mengandung vibrasi energi yang menentukan realitas perwujudan kelak.Karena itu orang bijak sering berkata: You see it, You get it. So, mari kita beri yang terbaik untuk anak dan keluarga kita.

    Bagaimanapun mereka adalah investasi utama kita.caranya? Boleh aktif mengikuti buah pikiran orang hebat, seperti acara kek Jamil, atau boleh juga tuh jika berkesempatan bertamu di http://www.rahmanpatiwi.net sebuah web Parenting khusus yang didedikasikan menuju keluarga berkualitas. Hehehe…Promosi nie..Salama SuksesMulia

    1. Keren… Maju terus dan salam SuksesMulia

      1. Siiiip… Kek Jamil, Matur Nuwun Guru. Termohon doanya selalu kek.

  2. Mantab kek, smoga anak-2 kita mampu mjd generasi penerus yg lebih baik dr ortunya….aamiin…

    1. Amin.. mas Zubairi… Wah, webnya keren mas, aku baru ngebaca, Trims for Inspirasinya.

  3. Menjadi orang tua tidak mudah. Meskipun hanya mengucapkan sepatah kata kepada anaknya. Namun kalimat yang terucap harus tertanam kuat dalam ingatan anak-anak kita. Hal ini butuh keahlian dan ketrampilan khusus sebagai orang tua. Mmh, sebagai orang tua kita semua sepertinya wajib membekali diri dan anak kita keahlian ini. Supaya kelak menjadi keluarga yang SPESIAL. Saya dan anak saya akan ikutan training kek… Salam SuksesMulia

    1. Asyik, nambah saudara

  4. Subhanallah kek, doa dan Suport orang tua memang segalanya. jangan biarkan anak kita mengisi liburan sekolahnya dengan hal-hal yg tidak menunjang masa depannya. :’) dan bisa menyusul kesuksesan kakek. amiin

  5. Subhannallah yaa babe 🙂
    Dare to Dream and Make it Happen.Semoga semangat berbagi selalu terjaga.

    Salam BerkahBerlimpah
    @yayanBATIK

  6. Tugas kita memang Perbaiki yang kurang baik, menjadi Lebih baik daripada sebelumnya…

  7. anne says:

    Dari kecil selalu mengidam2kan bisa keliling dunia, dan jadi pengusaha inshaa Allah sebentar lg tercapai

    1. Amin YRA, saya kirim doa ya

    2. Aminnnn… Mba Anne, Teriring Doa dari kota daeng, Makassar. Kata guru saya kalau impian itu sudah ngeklik dengan kejelasan arah yang akan dituju, maka komposisi suksesnya sudah mencapai 50%. Selebihnya tingal eksekusi berbasis 3 AS. Kerja kerAS, Kerja cerdAS, dan Kerja IkhlAS. Salam SuksesMulia.

  8. etis says:

    ikut parentingnya sekalian ya pak.. asyikkk

  9. Anang Mahmudi says:

    “hahahahaha…….. Tambah siip ae Pak Jamil ini”
    Kok sama ya impiannya…..
    Tetap semangat Pak, salam sukses mulia.

  10. muvitasari says:

    Inspiring, Pak. Aku ijin share ya..

    Terima kasih 😀

  11. niken ari astuti says:

    kebetulan rumah di jogja sll dilewati pesawat, bhkn kl diitung hampir tiap 15 menit, tp waktu itu hanya bs ngeliat sampe mendongak, krn kepikiran naik pesawat pasti mahal yach….alhamdulillah sekarang bs naik kaleng terbang itu, walaupun tdk sesering kakek heheheheehehe……alhamdulillah…

Leave a Reply

Your email address will not be published.