Mereka yang Berjasa

Share this
  • 300
  •  
  •  
  •  
  •  
    300
    Shares

Kemarin pesawat yang hendak saya tumpangi delay 1 jam. Kesempatan itu saya gunakan untuk merenungi orang-orang yang sangat berjasa dalam hidup saya. Terlintas di benak saya wajah Prof Andi Hakim Nasution yang telah mengundang saya kuliah di IPB. Ketika itu, orang tua sudah menyatakan tak sanggup membiayai kuliah saya, namun berkat undangan Rektor IPB ini bapak saya “nekat” berhutang untuk memberangkatkan saya ke Bogor.

Setelah kuliah di IPB saya terbiasa dengan kompetisi yang sehat. Saya mengenal banyak aliran dan ajaran dalam kehidupan beragama. Saya juga memahami Islam ideologis dan bagaimana aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Sayapun semakin memahami hakikat kehidupan. Terima kasih pak Andi Hakim, semoga Anda tenang dan damai di dalam kubur.

Lalu muncul pula di benak saya sosok tinggi besar Erie Sudewo, sahabat sekaligus guru saya yang sama-sama membesarkan Dompet Dhuafa Republika. Beliau mengajarkan banyak hal tentang kehidupan kepada saya. Selama 12 tahun saya ditempa oleh lelaki yang expert dalam membangun character & social enterprise ini. Mas Erie, doaku selalu untukmu…

Kemudian tampak melintas wajah Farid Poniman dan Indrawan Nugroho. Dua orang inilah yang membantu saya menemukan passion di dunia training. Hidup saya semakin hidup setelah bertemu dengan kedua orang ini. Kini, kami bertiga menjadi pemilik Kubik Training & Consultancy yang terus berkembang maju. Saya bangga kepada Anda berdua.

Muncul pula wajah cantik nan ayu, dia adalah istri saya. Sampai sekarang saya masih heran, kok ada wanita cantik, cerdas, sholehah dan punya banyak kelebihan mau menikah dengan orang seperti saya. Karena ketimpangan ini, teman saya pernah menggoda, “Jamil, kamu keluarga ahli surga. Ciri keluarga ahli surga itu adalah keluarga itu bersyukur dan bersabar. Kamu bersyukur dapat istrimu. Sementara istrimu bersabar dapat kamu.” Oh, nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan…

Baca Juga  Kunci Hidup Lebih Hidup: TJA

Saat saya malas dan terlalu nikmat berada di zona nyaman, istri saya inilah yang “cerewet” memotivasi saya untuk terus move on dan memperluas zona nyaman. Dia yang mengawal saya untuk terus bertumbuh, dia yang mendorong saya untuk terus menuju hidup yang semakin berkelas: Kehidupan SuksesMulia pada strata yang terus meningkat.

Wanita ini pula yang rajin membangunkan saya sebelum Subuh untuk merendahkan diri dan berdoa kepada-Nya. Dia pula yang selalu mengingatkan agar saya selalu mendekat kepada Sang Maha. Tatkala saya gelisah, ialah yang rela mendengarkan “ocehan” dan menenangkan hati saya. Benar-benar surga dunia…

Rasanya, saya tak akan sanggup membalas semua kebaikan mereka. Saya berharap semoga Allah menjadikan mereka orang yang terhormat di dunia dan mendapat tempat yang tinggi di kehidupan nanti.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


TBnCbatch8



Share this
  • 300
  •  
  •  
  •  
  •  
    300
    Shares

36 comments On Mereka yang Berjasa

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer