Menyamakan Persepsi

Share this
  • 23
  •  
  •  
  •  
  •  
    23
    Shares

Apa yang kita pikirkan tentang sesuatu belum tentu sama dengan yang dipikirkan orang lain. Itulah pentingnya menyamkan maksud dan persepsi saat berkomunikasi atau berdiskusi. Seorang leader pun wajib sering mengkomunikasikan dan menyamakan persepsi tentang kebijakan, keputusan dan hal-hal yang dilakukan agar selaras dengan timnya.

Begitu pula saat berkomunikasi di rumah dengan pasangan hidup dan anak, kita perlu memiliki kesamaan persepsi agar komunikasi semakin memiliki arti dan menambah kedekatan hati. Kisah berikut bisa menjadi pelajaran.

Al kisah, seorang anak berlari menemui ibunya dan berkata “mama…mama ml itu apa sich?” Mendengar pertanyaan itu sang ibu terkejut dan membatin “ini anakku masih SD koq sudah tanya macam-macam, pengaruh buruk dari mana ini.” Sang anak yang lama menunggu tidak ada jawaban mengajukan pertanyaan lagi “mama, ayo dong dijawab ml itu apa?”

Kali ini, sang ibu yang balik bertanya “hayo, kamu dapat istilah itu dari mana? Nanti kalau sudah menikah kamu paham apa itu ml. Hayo siapa yang ngajarin kamu? Dengan siapa kamu bergaul?”

Anak yang masih SD kelas 1 itu bingung mendapat pertanyaan ibunya. Dengan sedikit agak takut sang anak menjawab “mama, jadi saya gak boleh tahu apa itu ml ya? kenapa untuk tahu harus menunggu kalau sudah menikah? Tadi khan saya lihat botol air mineral, disitu ada tulisan 250 ml dan botol yang satunya tertulis 600 ml. Nah, saya ingin tahu apa itu arti ml dibelakang angka-angka itu.

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Group
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Baca Juga  Tergantung Sudut Pandang

Share this
  • 23
  •  
  •  
  •  
  •  
    23
    Shares

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer